Misteri Injil Kuno Barnabas di Turki


Ankara, Turki – Munculnya kitab kuno di Turki pada Februari 2012, yang diyakini sebagai Injil Barnabas, membuat perdebatan di dunia internasional makin panas. Namun, perdebatan masih berkutat soal klaim benar tidaknya kitab itu sebagai Injil Barnabas. Adu pendapat belum masuk ke ranah isi kitab yang memang belum diterjemahkan oleh pemerintah Turki. Kepala Direktorat Jenderal Museum dan Aset Budaya Turki, Zulkuf Yilmaz, mengakui memang ada satu kitab kuno yang masuk ke Museum Etnografi Turki pada Februari 2012. Kitab itu diberikan militer ke museum, setelah selama 12 tahun tersimpan di dalam lemari besi di kantor Pengadilan Tinggi Ankara. Zulkuf berjanji, direktoratnya akan segera menganalisis isi kitab itu. Rencananya, kitab setebal 40 lembar itu akan dikirim ke Laboratorium Pusat Bahasa Turki untuk diteliti lebih lanjut. “Di laboratorium itu akan dianalisa dan diterjemahkan isinya,” ungkap Zulkup kepada televisi Hurriyet. Injil Barnabas versi Turki ini ditulis di atas kulit hewan yang berwarna cokelat kehitaman. Penulisnya menggunakan tinta dari emas dan isinya dalam bahasa Aramaic, bahasa yang diperkirakan bahasa ibu Yesus Kristus. Umum kitab ini diduga mencapai 1.500 tahun. Ada tiga versi Injil Barnabas, yakni Injil Barnabas berbahasa Italia, Injil Barnabas berbahasa Spanyol, dan terakhir yang ditemukan di Turki. Manuskrip Injil Barnabas versi Spanyol hilang dari peredaran, namun sebagian teksnya muncul di transkrip pada abad ke-18. Munculnya Injil Barnabas di Turki yang ternyata berbahasa Aramaic menjadi penting karena bisa jadi inilah kitab yang lebih tua dari dua kitab sebelumnya. Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Turki, Ertugrul Gunay, juga percaya kalau kitab Bernabas asal Turki ini adalah versi asli Injil Barnabas. (Oleh: Deden Mauli Darajat, Kontributor Republika di Ankara, Turki. Redaktur: Heri Ruslan. Sumber: Republika) Turki Terjemahkan Injil Barnabas Usia 1500 Tahun Selasa, 05 Juni 2012, 00:28 WIB – Sebuah media di Timur Tengah Alarabiya melaporkan bahwa pemerintah Turki akan menerjemahkan alkitab berusia 1.500 tahun. Injil kuno yang menyebut kerasulan Muhammad SAW itu memang sempat mengundang perhatian dunia. Selain menyebut akan datangnya Nabi Muhammad, Injil itu juga menyebut bahwa Yesus adalah manusia fana dan tak pernah disalib. Injil Barnabas yang di percaya para analis sebagai tambahan dari kitab-kitab injil asli seperti Markus, Matius, Lukas, dan Yohanes menarik perhatian awal tahun ini. Dalam kitab Yesus telah meramalkan kedatangan Nabi Muhammad. Pada Februari lalu, Vatikan secara resmi telah meminta untuk melihat alkitab yang
ditemukan Turki selama operasi penyelundupan pada tahun 2000. Pekan ini kutipan dari dokumen asli tersebut telah di terjemahkan. Dokumen yang ditulis dengan bahasa Syriac dialek Aram tersebut menyangkal Ketuhanan Yesus. Laporan sebuah majalah online Y-Jesus yang berbasis di Amerika Serikat dalam analisisnya mengenai Injil Barnabas mengungkapkan, teks dokumen secara efektif menyangkal keilahian Yesus dan menolak konsep trinitas, kepercayaan kristen yang mendefinisikan Allah dalam tiga pribadi, Bapa, Anak, dan Roh Kudus. Laporan itu juga menyatakan dalam Injil Barnabas, Yudas Iskariot disebut sebagai orang yang mati disalib dan bukan Yesus. Sementara dalam Perjanjian Baru, Yudas disebut mengkhianati Yesus. Pernyataan dari laporan kajian terhadap Injil Barnabas tersebut menantang pesan Kristen selama ini. Pesan selama ini, kematian Yesus dikatakan sebagai pengorbanan Juru Selamat bagi dosa-dosa Kristen dan kebangkitanya sebagai harapan kehidupan kekal. Pernyataan Injil Barnabas mendukung keyakinan Islam bahwa penyaliban Yesus tidak pernah terjadi.
St Barnabas secara tradisional diidentifikasikan sebagai pendiri Gereja Siprus. Ia adalah orang Kristen pertama yang dianggap sebagai rasul bagi umat Kristen. Menteri Pariwisata dan Kebudayaan Turki, Ertugrul Gunay, mengatakan, teks dari Injil Barnabas tersebut dilaporkan bernilai sekitar 22 juta dolar. “Sejalan dengan keyakinan Islam, Injil memperlakukan Yesus sebagai manusia bukan Tuhan. Ini menolak ide dari tritunggal kudus dan penyaliban. Serta ramalan Yesus akan kedatangan Nabi Muhammad,” Kata Gunay seperti dilaporkan dalam salah satu surat kabar setempat. Saat ini injil dijaga ketat oleh pihak berwenang Turki sebelum diserahkan pada Museum Etnografi Ankara. Rencananya teks asli injil tersebut akan dipamerkan di museum. (Redaktur: Dewi Mardiani / Reporter: Gita Amanda. Sumber: Republika) Militer Turki Jaga Ketat Injil Barnabas Rabu, 06 Juni 2012, 14:49 WIB – Militer Turki mengamankan secara ketat naskah kuno yang diklaim sebagai Injil Barnabas dari abad kelima masehi. Naskah itu dijaga dengan ketat agar tak lepas ke tangan yang tidak bertanggung jawab. Media Iran Basij Press melansir, alasan di balik pengambilalihan naskah kuno oleh pihak militer itu dikarenakan adanya upaya dari kaum Zionis dan pemerintah negara-negara Barat untuk mensabotase isinya. “Militer Turki mengambil alih kepemilikan naskah kuno itu karena Zinonis dan Barat berusaha memusnahkannya,” tulis surat kabar Iran itu seperti dilansir wnd.com. Sebagian isi Injil kuno tersebut memang menyalahi doktrin Kekristenan pada umumnya. Bahkan pada bab 41 tertulis lafal syahadah dan pengakuan terhadap kerasulan Muhammad. “Ketika Adam berbalik, ia melihat di atas pintu gerbang
surge tertulis kalimat ‘Tiada tuhan selain
Allah dan Muhammad adalah utusan- Nya’.” Injil Barnabas itu juga menyebutkan bahwa Yesus tidak pernah disalib. Yesus juga disebut telah memprediksi kedatangan Muhammad. (Redaktur: Heri Ruslan / Reporter: Adi Wicaksono. Sumber: Republika) Selembar Fotokopi Injil Barnabas Rp14 M Kamis, 07 Juni 2012, 13:43 WIB - Naskah kuno berusia 1.500 tahun yang diyakini sebagai versi asli Injil Barnabas, terus mengundang perhatian dunia. Bahkan, fotokopi satu lembar manuskrip jadul tersebut bisa dihargai hingga 1,5 juta dolar AS (sekitar Rp 14 miliar). Naskah kuno tersebut ditulis dalam bahasa Aramaic yang diyakini sebagai bahasa yang dipakai Bunda Mariam, ibunda Yesus Kristus. Naskah itu ditulis dengan tinta emas dalam lembaran berbahan kulit. Di dalamnya disebutkan berbagai hal yang bertentangan dengan doktrin Kekristenan pada umumnya. Pada bab 41 tertulis lafal syahadat dan pengakuan terhadap kerasulan Muhammad SAW. “Ketika Adam berbalik, ia melihat di atas pintu gerbang surge tertulis kalimat ‘Tiada tuhan selain Allah dan Muhammad adalah utusan- Nya’.” Selain itu, Injil Barnabas tersebut juga menyebutkan Yesus tidak pernah disalib. Yesus juga dikatakan telah memprediksi kedatangan Muhammad. Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Turki, Ergrul Gunay mengatakan, manuskrip itu bisa jadi merupakan versi asli dari Injil. Dibeberkan Gunay, Vatikan
telah mengajukan permintaan resmi pada pihaknya untuk melihat manuskrip yang mengundang kontroversi itu. Sementara Media Iran, Basij Press melaporkan, adanya upaya-upaya dari kaum Zionis dan pemerintahan negara- negara Barat untuk mensabotase isi manuskrip itu. Namun, Pemerintah Turki merespon cepat dengan menerjunkan militer untuk menjaga keamanan manuskrip. Banyaknya pihak yang merasa berkepentingan membuat nilai naskah itu meroket. Media Inggris Daily Mail menaksir harga manuskrip itu bisa mencapai 14-28 juta dolar AS. Salinan fotokopi per lembarnya saja bisa dihargai hingga 1,5 juta dolar AS. (Redaktur: Karta Raharja Ucu / Reporter:
Adi Wicaksono. Sumber: Republika) Misteri Injil Kuno Barnabas Mengguncang Dunia Sabtu, 09 Juni 2012, 09:08 WIB – Munculnya Injil Barnabas di Turki yang ternyata berbahasa Aramaic menjadi penting karena bisa jadi inilah kitab yang lebih tua dari dua kitab sebelumnya. Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Turki, Ertugrul Gunay, juga percaya kalau kitab Bernabas asal Turki ini adalah versi asli Injil Barnabas. Dari dua versi itu terungkaplah versi lain
soal Yesus Kristus dan munculnya Islam serta Nabi Muhammad SAW. Itu mengapa Injil Barnabas disebut ajarannya lebih pararel dengan Islam. Dalam analisisnya, majalah Y-Jesus asal Amerika Serikat, menyatakan isi teks secara efektif menyangkal keilahian Yesus dan menolak konsep trinitas, kepercayaan kristen yang mendefinisikan Allah dalam tiga pribadi, Bapa, Anak, dan Roh Kudus. Laporan itu juga menyatakan dalam teks, Yudas Iskariot disebut sebagai orang yang mati disalib dan bukan Yesus. Sementara dalam Perjanjian Baru, Yudas disebut mengkhianati Yesus. Perdebatan soal isi dua kitab Barnabas sebelumnya pun kembali marak setelah Injil Barnabas Turki muncul. Phil Lawler, editor Catholic World News (CWN), menyatakan, kitab Barnabas Turki dapat saja diterima. Namun, karena manuskrip itu belum diterjemahkan, tidak ada yang tahu persis apa isi dari kitab itu. Phil mengatakan, satu media Iran, Basij, melaporkan penemuan Kitab Barnabas Turki ini. Oleh Basij disebutkan, Injil Barnabas Turki ditulis pada abad ke-5 atau ke-6 Masehi. Phil membantah keras pendapat ini. Argumen yang dia ajukan adalah, Barnabas hidup bersamaan dengan Yesus Kristus dan termasuk 12 muridnya. “Ini pasti ditulis oleh seseorang yang mengaku mewakili Barnabas,” kata Phil, seperti dikutip Daily Mail. Ramalan tentang datangnya Nabi Muhammad SAW yang tertulis dalam kitab Barnabas sebelumnyna juga ia sangkal. Sebab, menurut Phil, aspek penanggalan manuskrip itu sangatl penting. “Jadi apa yang Turki miliki sekarang adalah sebuah dokumen tua, tetapi kami meragukan kitab yang saat ini diperdebatkan,” kata Phil. Teolog Turki, Omer Faruk Harman, mengatakan, untuk mengungkap berapa usia kitab Barnabas Turki itu perlu diadakan riset mendalam. “Scan ilmiah dari kitab mungkin satu-satunya cara untuk mengungkapkan berapa usia sebenarnya,” ujarnya kepada Todays Zaman. Analis terorisme dan pengamat Iran dari Christian Broadcasting Network, Erick Stakelbeck, mengatakan kemunculan Injil Barnabas Turki adalah akal-akalan Iran. Menurut dia, pemberitaan Injil Barnabas oleh media Iran, Basij adalah bentuk propaganda rezim Iran terhadap umat Kristen. (Kontributor Republika di Ankara, Turki, Redaktur: Heri Ruslan. Sumber: Republika)/@cwi

selengkapnya...

Siapa Generasi Thaifah Manshurah yang Dijanjikan Kemunculannya di Akhir Zaman?


DALAM berbagai hadits yang shahih telah
dijelaskan bahwa akan senantiasa ada
sekelompok umat Islam yang berpegang
teguh di atas kebenaran. Mereka
melaksanakan Al-Qur’an dan As-Sunnah
dengan konskuen, memperjuangkan tegaknya syariat Islam, dan meraih
kemenangan atas musuh-musuh Islam, baik
dari kalangan kaum kafir maupun kaum
munafik dan murtadin. Kelompok Islam ini disebut ath-thaifah al-
manshurah atau kelompok yang mendapat
kemenangan. Kelompok ini akan senantiasa
ada sampai saat bertiupnya angin lembut
yang mewafatkan seluruh kaum beriman
menjelang hari kiamat kelak. Kelompok ini diawali dari Rasulullah saw beserta
segenap sahabat, berlanjut dengan
generasi-generasi Islam selanjutnya,
sampai pada generasi Islam yang
menyertai imam Mahdi dan Nabi Isa dalam
memerangi Dajjal dan memerintah dunia berdasar syariat Islam. Hadits-hadits tentang ath-thaifah al-
manshurah diriwayatkan banyak jalur dari
sembilan belas (19) shahabat. Menurut
penelitian sejumlah ulama hadits, hadits-
hadits tentang ath-thaifah al-manshurah
telah mencapai derajat mutawatir. Kelompok umat Islam ini adalah kelompok
elit umat Islam. Mereka adalah sekelompok
kecil kaum ‘fundamentalis Islam’, di tengah
kelompok umat Islam yang telah mulai lalai
dari kewajiban berpegang teguh dengan Al-
Qur’an dan As-Sunnah. Mereka adalah ‘muslim-muslim militan’ yang sangat
dikhawatirkan oleh AS dan Barat akan
mengancam kepentingan mereka.
Rasulullah saw menamakan kelompok ini
sebagai ath-thaifah al-manshurah,
kelompok yang mendapatkan kemenangan. Penamaan ini merupakan sebuah janji
kemenangan bagi kelompok ini, baik dalam
waktu yang cepat maupun lambat, baik
kemenangan materi maupun spiritual. Di antara hadits-hadits tentang ath-
thaifah al-manshurah tersebut adalah
sebagai berikut:
“Akan senantiasa ada satu kelompok dari
umatku yang meraih kemenangan (karena
berada) di atas kebenaran, orang-orang
yang menelantarkan mereka tidak akan
mampu menimbulkan bahaya kepada
mereka, sampai datangnya urusan Allah sementara keadaan mereka tetap seperti itu .”[1] “Akan senantiasa ada satu kelompok dari
umatku yang berperang di atas urusan
Allah. Mereka mengalahkan musuh-musuh
mereka. Orang-orang yang memusuhi
mereka tidak akan mampu menimpakan
bahaya kepada mereka sampai datangnya kiamat, sementara keadaan mereka tetap konsisten seperti itu.”[2] Ashabu Rayati Suud, Generasi Akhir
Thaifah Mansurah yang dijanjikan Dalam sebuah riwayat tentang Thaifah
manshurah disebutkan, “Akan senantiasa
ada sekelompok umatku yang berperang di
atas kebenaran. Mereka meraih
kemenangan atas orang-orang yang
memerangi mereka, sampai akhirnya kelompok terakhir mereka memerangi Dajjal.”[3] Riwayat tersebut menjelaskan bahwa di
akhir zaman, kelompok Thaifah Manshurah
adalah mereka yang bergabung dengan Al-
Mahdi untuk memerangi musuh-musuh Islam,
dimana Dajjal adalah salah satu yang
akan dikalahkan oleh kelompok ini. Parameter kebenaran saat itulah adalah
mereka yang bersama Al-Mahdi, sedang
mereka yang menolak Al-Mahdi adalah
munafik (hal itu sebagaimana yang telah
dijelaskan dalam hadits fitnah duhaima’).
Sedangkan kelompok Thaifah Manshurah yang memberikan dukungan kepada Al-
Mahdi telah dijelaskan ciri-ciri mereka
dalam beberapa riwayat yang kemudian
dikenal dengan nama Ashabu Rayati Suud
(Pasukan Panji Hitam dari Khurasan). Benar, membicarakan kemunculan Al-Mahdi
tidak bisa terlepas dari membicarakan satu
kelompok manusia yang menamakan dirinya
sebagai pasukan panji hitam (Ashhabu
Rayati Suud / The Black Banner). Kelompok
ini memiliki beberapa ciri khusus yang akan lebih memudahkan bagi seseorang untuk
mengenalinya. Meskipun demikian, tidak
mudah bagi seseorang untuk menjustifikasi
kelompok tertentu bahwa mereka adalah
Ashhabu Rayati Suud. Sebab ciri-ciri
tersebut juga banyak dimiliki oleh banyak manusia dan kelompok, sedang riwayat yang
menunjukkan asal keberadaan mereka
(Khurasan) merupakan sebuah wilayah luas
yang dihuni oleh banyak manusia. Siapakah sebenarnya Ashahbu Rayati Suud
yang kelak menjadi pendukung Al Mahdi ?
Benarkah riwayat yang membicarakan
kemunculan kelompok ini ? Ada beberapa riwayat yang menjelaskan
keberadaan kelompok ini, di antaranya
adalah sebagai berikut □ “Akan keluar sebuah kaum dari arah
Timur, mereka akan memudahkan
kekuasaan bagi Al Mahdi.” □ “Dari Khurasan akan keluar beberapa
bendera hitam, tak sesuatupun bisa
menahannya sampai akhirnya bendera-
bendera itu ditegakkan di Iliya (Baitul
Maqdis).” □ “Akan keluar manusia dari Timur yang
akan memudahkan jalan kekuasaan bagi Al ‘
Mahdi.” Namun riwayat-riwayat tersebut memiliki
cacat dari sisi sanad dan periwayatannya.
Sedangkan riwayat tentang Ashhabu Rayati
Suud yang sampai pada derajat hasan
adalah sebagaimana yang diriwayatkan
oleh sahabat Tsauban : “Akan berperang tiga orang di sisi
perbendaharaanmu. Mereka semua adalah
putera khalifah. Tetapi tak seorang pun di
antara mereka yang berhasil
menguasainya. Kemudian muncullah
bendera-bendera hitam dari arah timur, lantas mereka membunuh kamu dengan
suatu pembunuhan yang belum pernah
dialami oleh kaum sebelummu.” Kemudian
beliau saw menyebutkan sesuatu yang aku
tidak hafal, lalu bersabda: “Maka jaika
kamu melihatnya, berbai’atlah walaupun dengan merangkak di alas salju, karena dia adalah khalifah Allah Al-Mahdi. [4] Riwayat tersebut tidak banyak menjelaskan
ciri-ciri fisik tertentu secara detil
sebagaimana yang disebutkan dalam
riwayat-riwayat lainnya. Tentang maksud
perbendaharaan dalam riwayat tersebut
Ibnu Katsir berkata, “Yang dimaksud dengan perbendaharaan di dalam hadits ini ialah
perbendaharaan Ka’bah. Akan ada tiga
orang putera khalifah yang berperang di
sisinya untuk memperebutkannya hingga
datangnya akhir zaman, lalu keluarlah Al-
Mahdi yang akan muncul dari negeri Timur. Zaman Kemunculan Ashabu Rayati Suud Berdasar riwayat Tsauban di atas,
kemunculan Ashhabu Rayati Suud adalah di
saat kemunculan Al-Mahdi. Riwayat tersebut
mengisyaratkan bahwa keberadaan Ashhabu
rayati Suud dan embrionya sudah muncul
jauh-jauh hari sebelum kemunculan Al- Mahdi. Sebab, kemunculan sebuah kelompok
yang kelak mewakili satu-satunya kelompok
paling haq di antara kelompok umat Islam
yang ada jelas tidak mungkin muncul
dengan sekejab, sim salabim. Keberadaan
mereka sudah ada dan embrio mereka terus tumbuh di tengah kerasnya kecamuk perang
dan debu-debu mesiu. Ciri khas mereka
dalam riwayat di atas – memiliki
kemampuan membunuh lawan yang tidak
pernah dimiliki oleh kaum sebelumnya –
menggambarkan betapa dahsyatnya daya tempur dan strategi militer yang mereka
punyai. Riwayat ini juga mengisyaratkan
bahwa aktivitas mereka sebelum kemunculan
Al-Mahdi adalah perang dan pembunuhan,
hal yang menjadi ciri khas thaifah
manshurah di akhir zaman. Riwayat Tsauban di atas juga
mengisyaratkan bahwa kemunculan Ashabu
Rayati Suud dari Khurasan ini terjadi di
saat kematian seorang raja Saudi yang
dilanjutkan dengan pertikaian tiga putra
khalifah untuk memperebutkan Ka’bah. Dalam hal ini, banyak analisa menyebutkan
bahwa boleh jadi kondisi itu akan segera
menjadi realita demi melihat apa yang
saat ini terjadi di Saudi. Adalah Tony Khater[5], seorang analis politik Amerika dengan spesialisasi kajian Timur Tengah
khususnya Arab Saudi, telah secara
konsisten menyebutkan tentang terpecahnya
pemerintahan Arab Saudi menjadi empat
kelompok sebelum wafatnya Raja Fahd,
seakan-akan kelompok-kelompok itu memunyai pemerintahannya sendiri-
sendiri, yaitu pemerintahan Putra Mahkota
Pangeran Abdullah, pemerintahan
Pangeran Nayef, pemerintahan Pangeran
Sultan, dan pemerintahan Pangeran
Salman. Dengan wafatnya Raja Fahd, lalu Putra Mahkota Abdullah yang telah berusia
80 tahun naik menjadi raja, maka di
bawahnya terdapat tiga pangeran dengan
pemerintahannya sendiri-sendiri yang
bersiap-siap menggantikannya ketika ia
wafat nanti, yaitu Pangeran Nayef, Pangeran Sultan, dan Pangeran Salman. Jika ini kelak terjadi, akankah ia menjadi
tanda kemunculan Al-Mahdi dan menjadi
tanda keluarnya Ashabu Rayati Suud? Lalu
siapakah kelompok yang layak untuk disebut
sebagai Ashabu rayati Suud, kelompok
Thaifah Manshurah akhir zaman yang dijanjikan? [granadamediatama]/@cwi

selengkapnya...

Apa Itu Sistem Dajjal, Umur Umat Islam, Kapan Imam Mahdi Keluar, Dan Perang-Perang Akhir Zaman


Apa itu sistem Dajjal? Sistem Dajjal adalah sistem kepalsuan,
seperti yang terjadi sekarang ini. Orang
menyebutnya The New World Order (Tatanan
Dunia Baru), meski kenyataannya malah
tidak ada tatanan. Yang disebut pejuang
hak asasi manusia justru yang sebenarnya teroris. Sedangkan mereka yang dituduh
teroris justru sebenarnya orang yang mulia
di hadapan Allah. Apakah sistem Dajjal itu adalah
tatanan kehidupan yang kini
dikomandani AS? Ya. Itu tercermin dalam lembaran uang satu
dollar AS. Bagian depan itu bergambar
Presiden AS pertama, George Washington,
dan bagian belakangnya bergambar piramid
yang terpotong. Letak gambar piramida
ada di belakang, sebagai sinyal bahwa di belakang AS ada kekuatan lain. Pada
piramida tersebut ada segitiga bergambar
mata satu. Di atasnya ada tulisan “annuis
coeptis” (semoga dia senang dengan proyek
ini). “Dia” yang dimaksud adalah Si Mata
Satu. Di bawahnya ada tulisan “novus ordo seclorum” (tatanan dunia baru). Artinya,
ummat seluruh dunia diharapkan masuk
proyek tatanan dunia baru dan menerima
kepemimpinan Si Mata Satu. Orang yang
familiar dengan hadits-hadits Rasulullah
shallallaahu ‘alaihi wasallam akan paham bahwa yang dimaksud Si Mata Satu adalah
Dajjal. Kapan sosok Dajjal akan muncul? Dajjal sudah ada sejak zaman Rasulullah
shallallaahu ‘alaihi wasallam. Hal ini
dijelaskan dalam sebuah hadits shahih
yang panjang yang diriwayatkan oleh Imam
Muslim dari Fathimah binti Qais. Ada seorang pengembara Nashrani yang
terdampar di suatu pantai. Ia turun dari
kapalnya dan kemudian bertemu binatang
aneh. Binantang itu mengantarkannya ke
sebuah biara. Di biara tersebut ada seorang
pria terpasung. Dia bertanya, “Apakah Sungai Tiberia sudah mengering? Apakah
muncul seorang lelaki yang bernama
Muhammad yang disebut sebagai nabi akhir
zaman? Apakah lelaki itu sudah diusir oleh
penduduk di negerinya sendiri? ” Pengembara Nashrani itu penasaran. Dia
kemudian menelusuri jazirah Arab untuk
mencari lelaki yang dimaksud. Dia
kemudian bertemu Rasulullah shallallaahu
‘alaihi wasallam. Dia bertanya pada beliau,
“Siapa orang yang dipasung itu?” Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam
menyatakan bahwa pria itu adalah Dajjal.
Namun Dajjal tidak akan muncul sebelum
Imam Mahdi keluar. Kapan Imam Mahdi keluar?
Menurut Rasulullah shallallaahu ‘alaihi
wasallam, salah satu tandanya adalah
meninggalnya atau terbunuhnya seorang
khalifah. Namun sekarang sudah tidak ada
kekhalifahan. Menurut saya, khalifah yang
dimaksud adalah seorang pemimpin negeri Muslim yang sangat nyata. Amin Muhammad
Jamaluddin, seorang penulis asal Mesir
yang menulis buku “Umur Umat Islam”,
menafsirkannya sebagai pemimpin
Kerajaan Arab Saudi. Kalau memang benar
seperti itu, berarti sudah dekat. Menurut hadits tersebut, kelak Al-Mahdi
akan muncul lalu di-baiat oleh sekelompok
pemuda di Ka’bah. Penguasa semenanjung
Arab akan langsung mengirim pasukan untuk
menangkap para pemuda itu. Tetapi tim itu
akan dibenamkan ke bumi oleh Allah, kecuali dua orang saja. Dua orang tersebut sengaja diselamatkan
agar mereka bisa menceritakan pada publik
bahwa teman-teman mereka telah
tenggelam ke Bumi. Begitu kabar ini tersiar,
semua Mukmin yang paham hadits-hadits
shahih tentang munculnya Al-Mahdi akan sadar bahwa Imam Mahdi telah muncul.
Mereka akan berbondong-bondong untuk ber-
baiat. Bagaimana bila dihubungkan dengan
umur ummat Islam? Menurut Amin Muhammad Jamaluddin,
ketika dia menafsirkan beberapa hadits
mengenai umur umat Yahudi, Kristen, dan
Islam, diisyaratkan bahwa umur umat Islam
adalah 1500 tahun. Sekarang sudah 1424
Hijriah [tulisan ini dibuat pada 2003], jadi tinggal 76 tahun lagi. Itu belum dipotong
waktu perjuangan Rasulullah shallallaahu
‘alaihi wasallam ketika di Mekkah, yang
memakan waktu 13 tahun. Jadi umur ummat
Islam tinggal sekitar 63 tahun. [Berarti
sekarang tinggal sekitar 54 tahun] Kapan masa kekhalifahan di akhir zaman –
yang menurut hadits akan berlangsung
selama 40 tahun – terjadi pada masa
damai, maka huru-hara besar itu akan
terjadi dalam kurun waktu kurang dari 23
tahun ke depan ini [sekarang berarti kurang dari 14 tahun ke depan]. Kemunculan
khilafah akan didahului oleh terjadinya
huru-hara dan kaum Muslim akan di bawah
komando Imam Mahdi. Kemunculan Imam Mahdi juga akan
ditandai dengan munculnya komet. Menurut
yang saya tahu dari para astronom, komet
akan muncul pada 2022. Jadi kalau saat itu
Imam Mahdi muncul, maka perhitungan itu
menjadi sangat mungkin. Atau bisa jadi kemunculan Imam Mahdi justru akan lebih
cepat dari itu. Apa fitur-fitur khusus Imam Mahdi? Menurut Rasulullah shallallaahu ‘alaihi
wasallam, namanya seperti nama
Rasulullah shallallaahu’ alaihi wasallam
dan nama ayahnya pun sama dengan nama
ayah Rasulullah shallallaahu ‘alaihi
wasallam. Bicaranya kurang lancar, sehingga kalau bicara harus menepuk
pahanya dulu. Apakah itu berarti dia
gagap? Wallahu’alam. Berapa usia Imam Mahdi ketika
muncul? Usia Imam Mahdi adalah seusia ketika
Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam
pertama kali berperang. Rasulullah
shallallaahu ‘alaihi wasallam pertama kali
berperang di Perang Badar di usia 55
tahun. Apakah itu berarti sebenarnya Imam
Mahdi sudah ada? Ya, sudah ada, tapi oleh Allah belum
dimunculkan. Sekarang kita tidak tahu
Imam Mahdi itu siapa. Dan hal itu bukan
hal aneh, karena memang ia akan muncul
mendadak. Bukankah sudah ada beberapa orang
yang mengaku sebagai Imam Mahdi? Tidak bisa. Imam Mahdi di-baiat oleh 313
pemuda di Ka’bah. Jumlah itu sama dengan
jumlah pasukan saat Perang Badar.
Baiatnya terbuka meski sebenarnya Imam
Mahdi enggan dijadikan pemimpin. Bila
ada yang mengaku-ngaku Imam Mahdi, maka itu adalah omong kosong. Apakah kelak Imam Mahdi akan
memimpin kekhalifahan Islam? Ya. Sebelum itu ia akan memimpin beberapa
peperangan untuk meruntuhkan The New
World Order ini. Perang meruntuhkan
maalikan jabariyan ini dimaksudkan untuk
mewujudkan The Next World Order . Perang apa saja itu? Ada empat perang besar. Pertama, perang
melawan penguasa semenanjung Arab. Kaum
Muslim menang. Kedua adalah perang
melawan penguasa zhalim Persia, Muslim
juga menang. Perang selanjutnya adalah
melawan Rum atau Eropa, dan menang juga. Ke empat adalah perang melawan Dajjal
dan 70.000 tentara Yahudi. [Disarikan dari
wawancara Ust Ihsan Tandjung/
bolehjadikiamatsudahdekat]/@cwi

selengkapnya...

Gabung bersama kami

About Me

admin jg menerima pelayanan jasa

admin jg menerima pelayanan jasa
Jasa arsitek rumah; desain arsitek / desain rumah, gambar denah rumah, bangun rumah baru, renovasi rumah dan pembangunan mesjid, mushola, ruko, disaign taman, dll. klik gambar utk kontak personal.

Syiar Islam On Twitter

Site info

Kalkulator Zakat Fitrah

  © Syiar islam Intisari Muslim by Dede Suhaya (@putra_f4jar) 2015

Back to TOP  

Share |