Mengenang Letusan Gunung Krakatau 1883


Oleh T. BACHTIAR
TERDENGAR
dentuman yang sangat
keras, lalu langit
Pelembang gelap
gulita. Debu turun
tiada henti. Rentetan
letusan dahsyat Gunung
Krakatau di Selat
Sunda itu puncaknya
terjadi pada
tanggal 27 Agustus
1885 pukul 10.02 dan
10.52. Dentumannya
terdengar hingga di
Australia. Batu
apung dan debunya
dilontarkan ke
angkasa hingga
mencapai ketinggian
80 km. Abu yang
melayang-layang itu
telah menurunkan
suhu selama dua
tahun. Abunya kemudian
jatuh di
kawasan seluas
827.000 km2.
DENTUMANNYA
terdengar sampai ke
Sri Langka dan
Karaci (di barat). Dan ke
timur sampai ke Perth dan
Sydney. Abu letusan yang
disemburkan ke angkasa lalu
menyebar ke sebagian besar
dunia. Cahaya matahari
menjadi redup. Warna matahari
terlihat hijau, kadang
merah, atau kuning.
Abu Krakatau memenuhi
atmosfer, sehingga memengaruhi
cahaya matahari.
Kejadian di Surabaya, misalnya,
matahari terlihat
berwarna kuning beberapa
hari. Sedangkan di Tokyo
Jepang, warna matahari
menjadi merah tembaga.
Empat bulan setelah letusan
Krakatau, warna matahari
yang terlihat dari Hong Kong
berubah-ubah secara mengejutkan.
Kadang hijau, merah,
kemudian hijau kembali. Sedangkan
di Missouri Amerika,
6 bulan setelah letusan,
matahari menjadi kuning dengan
dikelilingi lingkaran
warna hijau.

Willard Person Wayne
memperkirakan besarnya letusan
Gunung Krakatau saat
itu mencapai 21.428 kali
bom atom yang diledakkan
di atas Los Alamos tahun
1945. Energi yang dipancarkannya
sebesar 0,019 mega
ton. Besarnya letusan Gunung
Krakatau 1883 mencapai
6 VEI-Volcanic Explosivity
Index (Tom Simkin,
1981). Sebagai bandingan,
letusan Gunung Galunggung
di Kabupaten Tasikmalaya
pada tahun 1982-1983
hanya berada pada level 2-3
VEL
Letusan maha dahsyat itu
telah meruntuhkan tubuh
gunungnya ke dalam laut.
Ambruknya tubuh gunung
seluas 18 km2 itulah yang
telah menimbulkan tsunami
raksasa yang menyapu pantai
Banten dan Lampung.
Menurut Matahelumual
(1992), tsunami Krakatau itu
bukan hanya akibat runtuhnya
tubuh gunung, namun
berbarengan dengan itu terjadi
pula gempa tektonik
yang berpusat di Selat Sunda.
Tsunami yang menyapu
pantai Banten dan Lampung
itu telah menewaskan 36.417
orang. Sebanyak 165 kampung
dan dusun musnah,
dan 132 lainnya hancur sebagian.
Napi berzikir
Kisah nyata Ny. Lindeman
yang berada di Kapal Loudon
dengan posisi di Selat Sunda
saat terjadi letusan Krakatau,
akan menambah penghayatan
kita terhadap bencana
tersebut.
Pagi sekitar pukul 7.00 tiba-
tiba datang gelombang
yang sangat besar dan semakin
dekat dengan kapal.
Kapal kami seperti dinding
terjal yang menjulang tinggi.
Gelombang sudah sangat
dekat. Tiba-tiba kapal terasa
seperti tercampakkan dan
terbenam ke jurang air yang
sangat dalam. Gelombang
segera berlalu, Loudon terbebas
dari malapetaka.
Pagi itu kami juga
menyaksikan gelombang seperti
air terjun raksasa yang
dahsyat mengamuk dan
menerjang kota Telukbetung.
Tiga kali gelombang
beruntun menghancurkan
ibu kota Keresidenan Lampung.
Kami menyaksikan bagaimana
mercusuar patah,
dan menyaksikan bagaimana
dahsyatnya gelombang
menyapu pemukiman penduduk.
Kapal Berauw ternyata
diterbangkan ke dataran
tinggi. Dari tempat kami
berdiri, diperikirakan setinggi
pohon kelapa. Telukbetung
yang indah, untuk beberapa
saat menjelma menjadi
bagian dari laut, dengan
keadaan yang sulit
dilukiskan.
Kejadian-kejadian itu berjalan
sangat cepat, dengan tiba-
tiba, dan tak terduga.
Terjadi pemusnahan yang
sukar ada tandingannya dengan
menelan korban jiwa.
Karena Telukbetung tak
bisa dihubungi dari laut,
akhirnya nakhoda Loudon
mengambil keputusan untuk
memutar haluan, balik lagi
ke Anyer, guna menyampaikan
laporan mengenai
apa yang terjadi di Telukbetung.
Semua penumpang
Loudon merasa beruntung,
dan sangat bersyukur, mereka
telah terhindar dari maut.
Pada malam yang mengerikan
itu, air laut
bergelombang raksasa, sehingga
penumpangnya tak
jadi turun karena kapal sulit
untuk merapat.
Walau baru jam 11.00,
hari semakin gelap, bahkan
tangan sendiri pun tak tampak.
Keadaan ini berlangsung
selama 18 jam. Dalam
kegelapan itu turun hujan
lumpur yang menimbun kapal
setebal setengah meter.
Lumpur gunungapi ihi telah
menutupi lubang telinga,
mulut dan hidung, sehingga
pernapasan menjadi sangat
terganggu.
Laut bergejolak hebat. Angin
kencang berubah menjadi
topan, menjadi puting beliung.
Terjadi serangkaian
gempa laut. Gelombang raksasa
terus mengancam.
Gelombang yang sangat besar
telah menyebabkan
Loudon terombang-ambing,
sehingga para
penumpangnya ketakutan,
khawatir kapal yang ditumpanginya
akan karam.
Suasana bertambah
mencekam. Di atas tiang kapal
yang tinggi, bermunculan
bunga-bunga api kecil warna
biru. Kami menyebutnya api
St. Elms. Menurut kepercayaan
para pelaut, bila ada
tanda-tanda itu, pertanda
kapal akan tenggelam.
Penumpang berusaha untuk
memadamkan api namun
gagal. Api muncul di tempat
lainnya. Saat-saat yang
mencemaskan. Menakutkan.
Di antara selang satu gempa
dengan gempa berikutnya,
suasana benar-benar
mencekam. Sunyi. Dalam kehampaan
itu, tak ada sesuatu
yang bergerak, kecuali suara
para narapidana yang diangkut
dengan kapal kami.
Mereka mendiami bagian
depan kapal. Mereka
dicekam oleh perasaan getir
melihat kenyataan bencana.
Tak henti-hentinya mereka
berzikir, La ila ha Illallah. La
ila ha Illallah. Terus bergema
tiada henti.
Nirca Sultan Muda
Sultan Palembang mempunyai
anak, sultan muda
yang bernama Prabu Jain.
Entah kenapa, sultan muda
itu kemudian diasingkan
oleh pemerintah kolonial ke
suatu tempat. Dalam pengasingannya
itulah Prabu
Jain mengadakan hubungan
terlarang dengan anak
tirinya yang bernama Bunju.
Nirca (perbuatan yang
melanggar hukum agama)
sultan muda dengan anak
tirinya itu diungkap oleh
A.B. Lapian dari Lembaga
Kebudayaan nasional-IJPI
(1983)."
Hubungan nirca itu diketahui
Sultan Palembang
bertepatan dengan bencana
Krakatau yang tiada henti.
Sultan percaya, penyebab
bencana itu karena seorang
gadis yang bernama Bunju,
yang mengadakan hubungan
terlarang dengan bapak
tirinya yang bernama Prabu
Jain. Agar bencana itu segera
berhenti, maka Bunju harus
segera dihukum mati.
Sovinisme laki-laki di kesultanan
itu memang tidak
adil. Perbuatan nirca dilakukan
berdua, namun,
yang harus menerima deritanya
hanya seorang diri,
yaitu Bunju. A.B. Lapian
menulis, "Walau pun ada
dua manusia yang
melakukan perbuatan dosa
dalam kisah percintaan gelap
tersebut, si wanitalah yang
dianggap sebagai "biang keladi
perbuatan iblis" itu.
Melihat kenyataan itu,
Residen Palembang (pejabat
kolonial) segera mengambil
tindakan untuk menyelamatkan
gadis malang tersebut.
Sultan Palembang terus
mendesak residen agar Bunju
diserahkan kepadanya
untuk dihukum mati agar
bencana segera berakhir.
Namun residen berketetapan
hati bahwa Bunju harus
diselamatkan. Sultan memberikan
pilihan, karena
Bunju tidak diserahkan,
Bunju harus segera meninggalkan
Palembang. Residen
setuju, akhirnya Bunju diasingkan
ke Kau, tempat yang
. berada di Pulau Halmahera.
Bunju yang telah menyimpan
benih dari sultan
muda harus berlayar sejauh
+ 2.500 km. untuk sampai
di Kau yang berada dekat
muara Sungai Kau, di
bagian utara Teluk Kau. Pulau
Halmahera merupakan
satu dari sekian puluh gugus
pulau yang berada di
tepian Samudra Pasifik.
Pulau Halmahera mempunyai
deretan gunung, terlebih
di bagian tengahnya.
Dataran rendahnya hanya
terdapat di sepanjang pantai,
seperti yang terdapat di
Kau seluas 15.000 ha. Pulau
ini beriklim tropis dengan
musim hujan berlangsung
antara Desember-Maret. Selama
musim hujan ini angin
bertiup dari barat dan barat
laut yang tidak teratur, dengan
curah hujan rata-rata
3.000 mm per tahunnya.
Pulau Halmahera termasuk
pulau yang cukup menerima
hujan bila dibandingkan dengan
pulau-pulau di selatannya.
Musim kemarau terjadi
antara Mei-Oktober.
Angin timur, tenggara, dan
selatan yang kering meniup
kawasan ini dengan suhu
rata-rata 26,30 °C. Suhu
puncaknya bisa mencapai
330 "C, dan terdingin mencapai
150 "C. Selama April-
November terjadi musim
pancaroba/peralihan.
Penduduk yang pertama
kali datang di kawasan ini
adalah keturunan ras Austro-
Melanesia dan Proto
Melayu. Suku Halmahera
adalah satu dari sedikitnya
43 suku bangsa yang ada di
kawasan ini. Di sini setiap
suku bangsa mempunyai bahasanya
sendiri. Tak kurang
dari 210 bahasa yang terdapat
di sini, namun bahasa
Halmahera cukup luas
penyebarannya.
Rumah aslinya bertiang
dengan atap daun sagu.
Dindingnya terbuat dari gaba-
gaba, tangkai daun sagu
yang kuat.
Halmahera terkenal dengan
hasil rempah-rempah,
seperti cengkeh, pala, dan
kelapa. Perairan lautnya
kaya rumput laut, ikan,
udang, kerang, penyu, cumicumi,
dan teripang. Sedangkan
dari kebun petani dihasilkan
jagung, ubi kayu, uji
jalar, kacang tanah, sayuran,
dan buah-buahan. Dari
hutannya dihasilkan kayu
meranti, kayu besi, kayu
linggua, kayu goppasa, cendana,
damar dan rotan. Pulau
ini menyimpan banyak
potensi bahan tambang,
seperti minyak bumi, nikel,
dan krom.
Di Pulau Halmahera itulah
Bunju diasingkan. Tak
ada kejelasan, apakah Bunju
terus menetap di Kau,
atau mendapatkan pengampunan
sehingga bisa pulang
ke Palembang?
Kalau masih di Halmahera,
pasti Bunju sudah
meninggal saat gugus kepulauan
di tepian Samudra
Pasifik ini dijadikan basis
pertahanan tentara Jepang
dan Sekutu saat berkecamuknya
Perang Pasifik. Tak
terkecuali di Kau. Di Pulau
Morotai, misalnya, ada prajurit
Jepang yang tertinggal
sendirian. Ia bertahan hidup
di hutan hujantropis dalam
perasaan masih berperang.
Saat ditemukan tahun 1980-
an, Nakanmra masih terus
bertahan layaknya dalam
situasi pertempuran.***
Penulis, anggota
Masyarakat Geografi Indonesia
dan Kelompok Riset
Cekungan Bandung./@cwi

selengkapnya...

JAMES WATT (1736-1819)
Indotoplist.com : James Watt, orang Skotlandia yang sering dihubungkan dengan penemu mesin uap, adalah tokoh kunci Revolusi Industri. Sebenarnya, Watt bukanlah orang pertama yang membikin mesin uap. Rancangan serupa disusun pula oleh Hero dari Iskandariah pada awal tahun Masehi. Di tahun 1686 Thomas Savery membikin paten sebuah mesin uap yang digunakan untuk memompa air, dan di tahun 1712, seorang Inggris Thomas Newcomen, membikin pula paten barang serupa dengan versi yang lebih sempurna, namun mesin ciptaan Newcomen masih bermutu rendah dan kurang efisien, hanya bisa digunakan untuk pompa air dari tambang batubara.
25. JAMES WATT (1736-1819)
Watt menjadi tertarik dengan ihwal mesin uap di tahun 1764 tatkala dia sedang membetulkan mesin ciptaan Newcomen. Meskipun Watt cuma peroleh pendidikan setahun sebagai tukang pembuat perkakas, tetapi dia punya bakat pencipta yang besar.

Penyempurnaan-penyempurnaan yang dilakukannya terhadap mesin bikinan Newcomen begitu penting, sehingga layaklah menganggap sesungguhnya Wattlah pencipta pertama mesin uap yang praktis.

Keberhasilan Watt pertama yang dipatenkannya di tahun 1769 adalah penambahan ruang terpisah yang diperkokoh. Dia juga membikin isolasi pemisah untuk mencegah menghilangnya panas pada silinder uap, dan di tahun 1782 dia menemukan mesin ganda. Dengan beberapa perbaikan kecil, pembaruan ini menghasilan peningkatan efisiensi mesin uap dengan empat kali lipat atau lebih.

Dalam praktek, peningkatan efisiensi ini memang merupakan hasil dari suatu kecerdasan namun tidaklah begitu merupakan peralatan yang bermanfaat dan bukan pula punya kegunaan luar biasa ditilik dari sudut industri.

Watt juga menemukan (di tahun 1781) seperangkat gerigi untuk mengubah gerak balik mesin sehingga menjadi gerak berputar. Alat ini meningkatkan secara besar-besaran penggunaan mesin uap.

Watt juga berhasil menciptakan pengontrol gaya gerak melingkar otomatis (tahun 1788), yang menyebabkan kecepatan mesin dapat secara otomatis diawasi. Juga menciptakan alat pengukur bertekanan (tahun 1790), alat penghitung kecepatan, alat petunjuk dan alat pengontrol uap sebagai tambahan perbaikan lain-lain peralatan.

Watt sendiri tidak punya bakat bisnis. Tetapi, di tahun 1775 dia melakukan persekutuan dengan Matthew Boulton, seorang insinyur, dan seorang pengusaha yang cekatan. Selama dua puluh lima tahun sesudah itu, perusahaan Watt dan Boulton memproduksi sejumlah besar mesin uap dan keduanya menjadi kaya raya.
25. JAMES WATT (1736-1819)
Mesin uap bekerja ganda penemuan Watt tahun 1769


Memang sulit melebih-lebihkan arti penting mesin uap. Sebab, memang banyak penemuan-penemuan lain yang memegang peranan penting mendorong berkembangnya Revolusi Industri. Misalnya, perkembangan dunia tambang, metalurgi, dan macam-macam peralatan mesin. Sekoci yang meluncur bolak-balik dalam mesin tenun (penemuan John Kay tahun 1733), atau alat pintal (penemuan James Hargreaves tahun 1764) semuanya terjadi mendahului kreasi Watt.

Sebagian terbesar dari penemuan-penemuan itu hanyalah merupakan penyempurnaan yang kurang berarti dan tak satu pun punya arti vital dalam kaitan dengan bermulanya Revolusi Industri. Lain halnya dengan penemuan mesin uap yang memainkan peranan penting dalam Revolusi Industri, yang tampaknya keadaan akan mengalami bentuk lain. Sebelumnya, meskipun tenaga uap digunakan untuk kincir angin dan putaran air, sumber pokok tenaga mesin terletak pada tenaga manusia. Faktor ini amat membatasi kapasitas produksi industri. Berkat penemuan mesin uap, keterbatasan ini tersingkirkan.

Sejumlah besar energi kini dapat disalurkan untuk hal-hal yang produktif yang menanjak dengan teramat derasnya. Embargo minyak tahun 1973 membuat kita sadar betapa sengsaranya jika bahan energi berkurang dan mampu melumpuhkan industri. Pengalaman ini, pada tingkat tertentu, mendorong kita membayangkan arti penting Revolusi Industri berkat penemuan James Watt.

Di samping manfaat tenaga untuk pabrik, mesin uap juga punya guna besar di bidang-bidang lain. Di tahun 1783, Marquis de Jouffroy di Abbans berhasil menggunakan mesin uap untuk penggerak kapal. Di tahun 1804, Richard Trevithick menciptakan lokomotif uap pertama. Tak satu pun dari model-model pemula itu berhasil secara komersial. Dalam tempo beberapa puluh tahun, barulah baik kapal maupun kereta api menghasilkan revolusi baik di bidang pengangkutan darat maupun laut.

Revolusi Industri berlangsung hampir berbarengan dengan Revolusi Amerika maupun Perancis. Meskipun waktu itu tampaknya sepele, kini tampak jelas betapa Revolusi Industri itu seakan digariskan mempunyai makna jauh lebih penting untuk peri kehidupan manusia ketimbang arti penting revolusi politik. James Watt, oleh sebab itu tergolong salah seorang yang punya pengaruh penting dalam sejarah.

Web:
http://media.isnet.org/iptek/100/index.html
http://en.wikipedia.org/wiki/James_Watt

Referensi:
Seratus Tokoh yang Paling Berpengaruh dalam Sejarah
Michael H. Hart, 1978
Terjemahan H. Mahbub Djunaidi, 1982
PT. Dunia Pustaka Jaya
Jln. Kramat II, No. 31A
Jakarta Pusat
Sumber : media.isnet.org
/@cwi

selengkapnya...

AUGUSTUS CAESAR (63 SM-14M)


Indotoplist.com : Pendiri empirium Romawi, Agustus Caesar, tak salah lagi bagaikan poros penting dalam perputaran jalannya sejarah. Dia mengakhiri perang saudara yang sudah membikin Republik Romawi berantakan di abad pertama sebelum Masehi dan sesudah itu dia organisir kembali pemerintahan Romawi sehingga keamanan dan perdamaian di dalam negeri terjamin dan kesejahteraan penduduk terawat. Ini berlangsung selama dua abad. Gaius Octavius. (yang lebih kesohor dengan julukan Octavian, tidak bersedia menerima gelar Agustus sampai umurnya tiga puluh lima tahun), dilahirkan tahun 63 SM. Dia cucu kemanakan Yulius Caesar yang merupakan tokoh politik Romawi di masa muda Octavian. Karena Yulius Caesar sendiri tak punya anak, amatlah sayangnya ia kepada Octavian dan mendidiknya menjadi seorang politikus. Tetapi, tatkala Caesar terbunuh tahun 44 SM, Octavian baru seorang pelajar berumur delapan belas tahun.
19. AUGUSTUS CAESAR (63 SM-14M)
Kematian Caesar menimbulkan pergulatan sengit dan lama diantara pemuka politik dan militer untuk menduduki kursi kekuasaan. Octavian terlibat dalam pergulatan ini. Pada mulanya, lawan-lawannya yang punya pengalaman dan berumur lebih tua, menganggap enteng Octavian, dianggapnya tak lebih dari anak ingusan, bukanlah saingan yang perlu diperhitungkan. Sedangkan Octavian karena merasa seakan anak Caesar, ingin mengambil keuntungan dari situasi ini. Dengan kecermatan yang ada padanya ia berusaha merebut kemenangan politik dengan mencari dukungan pasukan-pasukan Caesar dan menunjuk Mark Anthony sebagai pendukung utamanya karena Mark Anthony merupakan sahabat terdekat Caesar. Serentetan pertempuran pada tahun-tahun berikutnya dapat melenyapkan lawan-lawan politiknya dalam rangka merebut jenjang kekuasaan.

Pada tahun 36 SM Roma dan banyak lagi daerah-daerah lain yang sudah ditaklukkan dibagi dua oleh Mark Anthony dan Octavian. Mark Anthony menguasai negeri bagian timur dan Octavian bagian barat. Ada beberapa tahun hubungan antara keduanya kurang akrab karena soal perempuan. Mark Anthony malas-malasan masuk kantor karena dia mabuk kepayang dengan Cleopatra. Sebaliknya, Octavian dengan tekunnya mengurus pemerintahan dan memperkuat kedudukannya. Dibanding orang yang lagi slebor cinta, dengan sendirinya orang yang bebas dari gitu-gituan mampu bikin rupa-rupa prestasi. Pikiran lebih terpusat, tidak semrawut seperti benang kusut. Karena beda kondisi mereka berdua terlampau berkepanjangan, tak bisa tidak ujung-ujungnya senjata ikut bicara. Perang pecah antara Mark Anthony dan Octavian pada tahun 32 SM. Kemelut akhirnya terselesaikan lewat perang laut yang menentukan di Actium tahun 31 SM yang sudah barang tentu dimenangkan oleh Octavian secara mutlak. Risau, kecewa, putus asa, hilang akal, cinta buta yang sinting mendorong Mark Anthony dan Cleopotra berkeputusan bunuh diri berbarengan. Sepasang merpati yang senewen itu sama-sama jadi cacing tanah.

Kini Octavian menggenggam kekuasaan yang setara dengan apa yang pernah dialami Yulius Caesar lima belas tahun sebelumnya. Caesar dibunuh karena ketahuan mau menghapus pemerintahan Republik Romawi dan menggantinya dengan sistem kerajaan. Tetapi, di tahun 30 SM, sesudah bertahun bergelimang perang saudara dan pemerintah sistem republik nyata-nyata tak membawa faedah, umumnya orang Romawi tak keberatan menerima sistem pemerintahan despot yang bijak dan tak terlampau keras serta asal secara formalitas sistem republik tetap berjalan.

Octavian, meski menunjukkan sikap beringas dalam tahap pergulatan mencapai puncak, anehnya menjadi lembut dan menampakkan gaya kebapakan begitu berada di atas tahta kekuasaan. Di tahun 27 SM, untuk memikat perhatian senat, dia bikin pengumuman ingin membangun kembali sistem republik dan menyatakan kesediaan mundur dari semua jabatan yang dipegangnya. Tetapi nyatanya dia tetap bertahan pada kedudukannya selaku penguasa propinsi Spanyol, Gaul, Suriah. Berhubung mayoritas kekuatan angkatan bersenjata berada di ketiga propinsi itu, kekuatan dan kekuasaan yang sesungguhnya masih tetap berada di tangannya. Senat dalam pemungutan suara menetapkannya bergelar Augustus, tetapi dia tak pernah menganggap dirinya seorang raja.

Teoritis, Romawi tetap berbentuk republik dan Augustus tak lebih dari seorang princeps (warga utama). Kenyataan yang sesungguhnya menunjukkan, senat yang jinak dan murah hati siap sedia mempersembahkan jabatan apa saja yang dipilih Augustus dan dalam sisa hidupnya dia merupakan seorang diktator efektif dalam arti makna yang sebenar-benarnya. Tatkala dia wafat di tahun 14 SM, Romawi sudah sepenuhnya melampaui masa transisi dari bentuk republik ke bentuk kerajaan dan anak pungut Augustus menggantikannya tanpa mengalami kesulitan samasekali.

Augustus boleh dibilang satu contoh seorang despot yang berkemampuan dan murah hati dalam sejarah. Dia betul-betul seorang negarawan, pendekatannya yang bijak berhasil menutup celah-celah perpecahan yang ditimbulkan oleh perang saudara.

19. AUGUSTUS CAESAR (63 SM-14M)
Augustus memerintah Romawi selama 40 tahun dan tindak-tanduk serta garis politiknya jadi anutan kekaisaran pada masa-masa sesudah dia tiada. Di bawah Augustus pasukan Romawi melakukan penaklukan mutlak atas Spanyol, Swiss, Galatia di Asia Kecil dan di sebagian besar daerah Balkan. Pada saat akhir pemerintahannya, perbatasan sebelah utara wilayah kekuasaannya tidak banyak berbeda dengan garis sungai Rhine Danube yang menjadi batas belahan utara di abad-abad sesudahnya.

Augustus betul-betul seorang administator luar biasa dan berkemampuan tak terbandingkan dalam hal mengatur urusan pemerintahan sipil dan pelayanan masyarakat. Dia merombak sistem perpajakan dan sistem keuangan negara Romawi, menata kembali angkatan bersenjata dan membangun angkatan laut permanen. Dia juga membangun pasukan pengawal pribadi, meletakkan dasar komandan pengawal kaisar yang di abad-abad mendatang memegang peranan penting dalam hal memilih dan memberhentikan kaisar-kaisar.

Di bawah pemeeintahan Augustus, dibangun jaringan jalan raya yang luas di segenap wilayah kekuasaan Romawi, membangun perumahan rakyat yang indah, begitu pula kota-kota baru yang megah. Kuil-kuil didirikan dan Augustus mendorong ketaatan kepada Agama Romawi. Diaturnya peraturan tentang perkawinan, dan mengatur cara-cara pendidikan dan mengasuh anak-anak.

Sejak tahun 30 SM keadaan dalam negeri Romawi aman tenteram di bawah Augustus. Sumber-sumber alam memberikan kemakmuran besar untuk rakyat. Akibat sampingan dari semua ini, seni budaya pun berkembang dengan pesatnya sehingga masa pemerintahan Augustus merupakan jaman emas bagi kesusastraan. Penyair terbesar Romawi, Virgil, hidup dalam masa ini, begitu pula pengarang-pengarang terbesar termasuk Horacc dan Livy. Sedangkan budayawan Ovid yang menimbulkan rasa tidak senang Augustus, diusir dari Romawi.

Augustus tidak punya anak laki-laki, sedangkan kemanakan dan dua cucunya meninggal sebelum dia sendiri menutup mata. Itu sebabnya Augustus memungut anak tirinya, Tiberius, dan menetapkannya jadi penggantinya. Tetapi, dinastinya (yang kemudian termasuk juga penguasa-penguasa yang tidak populer seperti Caligula dan Nero) segera menjadi merosot dan layu, walaupun perdamaian dan keamanan dalam negeri yang dasar-dasarnya diletakkan oleh Augustus (yang disebut Pax Romana) masih bisa bertahan sekitar 200 tahun. Di masa perpanjangan kondisi yang aman dan makmur ini, kebudayaan Romawi meresap dengan dalamnya di wilayah taklukan dan binaan Augustus dan pemimpin-pemimpin Romawi lainnya.

Kekaisaran Romawi terkenal dengan keantikannya, dan memang kenyataannya begitu. Romawi merupakan bukan saja titik puncak kebudayaan purba tetapi sekaligus merupakan penyalur utama gagasan dan hasil besar kultural bangsa-bangsa beradab seperti Mesir, Babylon, Yahudi, Yunani dan lainnya ke Eropa Barat.

Adalah menarik membandingkan Augustus dengan pamannya, Yulius Caesar. Lepas dari kerupawanan Agustus, kecerdasan, kekuatan watak dan sukses-sukses militer, dia tidak mampu menandingi karisma yang melekat pada diri pendahulunya. Yulius Caesar punya daya pukau orang-orang sejamannya lebih besar dari apa yang dimiliki Augustus dan dia tetap masyhur hingga kini. Tetapi pengaruh terhadap sejarah, Augustus masih punya kelebihan.

Dan juga adalah menarik membandingkan Augustus dengan Alexander Yang Agung. Keduanya memulai kariernya sejak usia muda belia, walau Augustus harus mengatasi hambatan-hambatan dengan lebih keras dan getir dalam perjalanan mencapai puncak kemampuan militernya tidaklah lebih luar biasa ketimbang Alexander Yang Agung, tetapi benar-benar mengesankan dan penaklukan-penaklukannya lebih menggemparkan. Kenyataan ini merupakan faktor yang membedakan antara Augustus dan Alexander Yang Agung. Augustus dengan penuh kecermatan membangun masa depan, dan sebagian hasil pengaruhnya yang berjangka lama dalam sejarah kemanusiaan lebih luas.

Augustus bisa juga dibandingkan dengan Mao Tse Tung atau George Washington. Ketiga-tiganya memainkan peranan besar dan hampir berkemiripan dalam sejarah. Tetapi diukur dari lamanya masa kekuasaan Augustus, sukses-sukses politiknya dan arti penting kekuasaan Romawi dalam sejarah, saya yakin Augustus layak ditempatkan pada daftar urutan lebih tinggi dari kedua tokoh lainnya.

Web:
http://media.isnet.org/iptek/100/index.html

Referensi:
Seratus Tokoh yang Paling Berpengaruh dalam Sejarah
Michael H. Hart, 1978
Terjemahan H. Mahbub Djunaidi, 1982
PT. Dunia Pustaka Jaya
Jln. Kramat II, No. 31A
Jakarta Pusat

Sumber : media.isnet.org /@cwi

selengkapnya...

Gabung bersama kami

About Me

admin jg menerima pelayanan jasa

admin jg menerima pelayanan jasa
Jasa arsitek rumah; desain arsitek / desain rumah, gambar denah rumah, bangun rumah baru, renovasi rumah dan pembangunan mesjid, mushola, ruko, disaign taman, dll. klik gambar utk kontak personal.

Syiar Islam On Twitter

Site info

Kalkulator Zakat Fitrah

  © Syiar islam Intisari Muslim by Dede Suhaya (@putra_f4jar) 2015

Back to TOP  

Share |