Petunjuk Kewaspadaan


Petunjuk Al Qur-an Sebagaimana telah dipaham, bahwa “ nafsu manusia” adalah menjadi sarang bisikan syaithon [Qs An Nisa : 118 ], Maka cara mengatasi dari berbagai upaya kejahatan yang direncanakan oleh kelompok atau golongan atau organisasi syaithon, telah dipandukan oleh al Qur- an surah Al A’rof 201 debagai berikut:
إِنَّ الَّذِينَ اتَّقَوْا إِذَا مَسَّهُمْ طَائِفٌ مِنَ الشَّيْطَانِ تَذَكَّرُوا فَإِذَا هُمْ مُبْصِرُونَ ( ٢٠١)‎
“Sesungguhnya orang-orang yang  bertaqwa itu apabila mengena mereka  golongan daripada syaithon, mereka ingat, maka tiba-tiba mereka  dapat, menjadi golongan orang-orang yang sadar”.
Ayat tersebut berdasarkan ayat-ayat sebelum dan sesudahnya, maka pengertian dari lafadz ”alladzi-nat taqau” adalah orang-orang yang senantiasa melakukan amalan intiqod [Qs Al Hasyr : 18 ], kemudian mengkondisikan diri mereka untuk menyatakan sebagi Muslim[Qs Fushilat : 33 ]. Dan lafadz ”tho-ifun minasy syaithon” adalah golongan manusia syithon, maksudnya  adalah  mereka yang merencanakan kejahatan terhadap Islam dan umat Islam secara beralibi melalui 9 aktor intelektual[Qs An Naml : 48-49 ]. Pembahasan Bahwa sebenarnya kebencian kafirin ahli kitab dan musyrikin terhadap Islam dan umat Islam [Qs Al Baqarah : 120 ], bermula dari kebejatan moral yang muncul dari sebahagian dari kalangan ‘ Ulama Yahudi dan Nasrani [Qs At Taubah : 34 ]. Dan ini merupakan imbrio bagai bermunculan tokoh-tokoh ahli fikir dunia yang bersandar kepada rasio dan hawa nafsu, yang  tumbuh pada 400 tahun sebelum Masehi, untuk memisahkan agama dengan Negara, yang disebut sebagai Kaum Logika [Qs Al Jatsiyah : 23- 24 ]; Inilah yang disebut “golongan syaithon” sebagai  pendiri globalisasi dengan segala program makarnya terhadap Dunia Islam. Maka diantara bukti dari dampak globalisasi, antara lain menimbulkan: 1 . Berbagai hambatan mental, antara lain  muncul  kecemasan (:anxiety) dan depresi (:depression). 2 . Pergaulan bebas dengan berbagai perilaku seksual bebas (:sexual promiscuity). 3 . Sebahagian besar masyarakat awam telah terkondisi dan terkontaminasi oleh berbagai bentuk kehidupan yang spekulatif. Dengan gambaran tersebut maka hanya dapat terantisipasi melalui keberfihakan kepada Kebenaran al Qur-an sebagai jalan muthlaq [Qs Al An’am : 153].

/@cwi

selengkapnya...

Takut Kiamat? Bohong!

oleh Nurudin
“ Abi….sini deh ! “ kudengar suara putriku memanggil dari dalam rumah, kemarin sore saat aku baru pulang kerja. Sepertinya ada hal penting yang ingin dia tanyakan atau sampaikan secepatnya, sampai-sampai salamku tak dijawabnya. Aku ulangi salamku sekali lagi. Kulihat wajah mungilnya tersenyum, keluar dari pintu. Dijawabnya salamku dan diciumnya tanganku. “ Ada apa sayang, kayaknya ada yang penting banget? “ tanyaku sambil melepas sepatu di teras rumah. “ Kata orang-orang tahun 2012 kiamat, abi percaya ngga ? “ “ Percaya, tapi tidak ! “ jawabku sambil tersenyum. Kuletakkan sepatuku di tempatnya. Kugandeng tangannya masuk ke dalam rumah. Aku tahu dia masih bingung dengan jawabanku tadi. “ Abi percaya kalau kiamat itu bakal terjadi, karena salah satu dari enam rukun iman kan percaya akan datangnya hari akhir ( kiamat ). Tapi abi nda percaya dengan ramalan yang mengatakan tahun 2012 bakal terjadi kiamat. Rosululloh saja tidak tahu kapan pastinya hari kiamat akan terjadi, apalagi para peramal itu. Rosululloh hanya menunjukan tanda-tanda menjelang terjadinya kiamat, tapi tidak pernah sekalipun menyebutkan kapan waktunya secara pasti. Jika ada peramal yang mengatakan kiamat akan terjadi tanggal sekian bulan sekian dan tahun sekian, jelas itu dusta. Hati-hati, percaya omongan peramal bisa membuat kita jadi musrik” jawabku panjang lebar. Kulihat putriku beberapa kali mengangguk. Dia tak bertanya apa-apa lagi, aku rasa dia sudah paham dengan penjelasanku. Bukan saja anak-anak seperti putriku, tapi beberapa teman kantorku juga belakangan ini sering membahas isyu mengenai kiamat yang diprediksi akan terjadi tahun 2012. Tak hanya di kantor, di lingkungan tempat tinggalku, pembicaraan seputar ramalan ini juga masih saja menjadi topik yang sering dibicarakan. Meski rata-rata tidak percaya, tapi dari seringnya terjadi pembicaraan serupa, paling tidak membuktikan bahwa mereka sebenarnya merasa khawatir jika ramalan itu benar-benar akan terbukti. Rata-rata mereka mengaku takut jika kiamat benar terjadi dalam waktu yang amat dekat ini. Mereka mengaku merasa takut dengan kedasyatan hari kiamat. Tapi benarkah mereka merasa takut? Sebagian mungkin, tapi sebagian bisa kupastikan bahwa mereka berbohong. Kenapa aku bisa mengatakan bahwa sebagian mereka sebenarnya berbohong? Jika benar- benar takut dengan kedasyatan hari kiamat, mengapa ketika azan berkumandang mereka tak segera menjawabnya dengan mendatangi masjid dan mushola. Mengapa mereka tak segera mengambil wudlu. Mereka tetap saja asyik, beralih dari kegiatan satu ke kegiatan lainnya. Sebagian dari mereka melaksanakan sholat ketika waktu sudah hampir berakhir, bahkan sebagian lagi tetap tak beralih dari aktifitas duniawainya sampai datang waktu sholat berikutnya. Begitulah dari waktu ke waktu, hari ke hari. Mereka lebih senang membahas kedasyatan kiamat daripada mempersiapkan bekal untuk menghadapi kiamat. Bohong jika mereka mengatakan takut dengan kedasyatan hari kiamat, sebab di handphone- handphone mereka masih tersimpan film-film porno. Bahkan mereka masih menjadikannya sebagai hiburan di sela-sela kesibukan duniawi mereka. Jika mereka takut dengan kedasyatan hari kiamat, mengapa usai jam kerja, mereka tidak langsung pulang ke rumah menemui keluarga yang menunggunya dengan setia tapi justru janjian dengan teman selingkuhannya yang sama-sama sudah berkeluarga. Jika merasa takut dengan kiamat, mengapa judi masih mereka jadikan mata pencaharian. Bahkan kereta yang sedang lewatpun, jumlah gerbongnya mereka jadikan taruhan. Jika merasa takut dengan kiamat, mengapa minum-minuman keras masih mereka jadikan suguhan diberbagai acara. Mereka mengangap mabuk-mabukan sebagai hal yang membanggakan. Mereka menjadikan zina sebagai jalan untuk mendapatkan kepuasan. Jika merasa takut dengan kiamat, mengapa mereka dengan congkaknya menari-nari diatas penderitaan anak-anak yatim, fakir miskin yang ada disekitar mereka. Bahkan orang tua yang telah melahirkan, merawat dan mendidik mereka hingga besar dan menjadi orang yang sukses, mereka telantarkan. Astaghfirulloh! Jika merasa takut dengan kiamat, mengapa, mengapa dan mengapa mereka masih melakukan hal-hal yang justru mengundang datangnya kiamat. Bibir mereka seribu kali berucap takut akan kiamat, tapi sejuta perbuatan mereka justru mengundang dipercepatnya kiamat. Mereka terlalu was- was membahas kiamat, tapi mereka selalu sibuk melakukan maksiat. Semoga ‘mereka’ bukanlah kita, istri atau suami kita, anak- anak kita, keluarga kita, dan orang-orang sekitar kita. Amin.


/@cwi

selengkapnya...

Shalihah di Tengah Modernitas

Kamu kelihatan cantik dan seksi deh,” komentar Anto pada Nila di sebuah kafe. Dalam sekejap pipi si gadis tersipu-sipu merah. “Ah kamu bisa aja.” Denger rayuan sedemikian rupa, perempuan mana yang ga klepek-klepek hatinya. Ga kuku atuh kang. By the way, di lain tempat, seorang cowok ngeledekin dandanan ceweknya yang bakal bareng ama dia jalan-jalan. “Dandananmu kok ga matching ya? Pake make up apa tuh.” Aaagh, ibarat mau keserempet bajaj, si cewek ngerasa kudu renovasi total neh. Dari kostum, make up, sepatu, tas, pokoknya dijamin harus beda deh! Gals, komentar dua cowok di atas udah ngasih gambaran ama kita, kalo budaya barat telah berhasil nyeting image baru kecantikan dan kepribadian. Gadis modern adalah yang modis, cantik, menarik, trendy, wangi dan cerdas. Perempuan, pada pandangan pertama bakal dinilai dari penampilan fisiknya. Se-oke apapun kualitas personalnya, skill, kecerdasan, talenta, perilaku dan akhlak, tetap saja poin kecantikan lebih tinggi dari yang lain. Ya nggak??? Gals, ga bisa dipungkiri, standar cantik dan menarik udah jadi ukuran masyarakat umum, untuk nentuin nilai sesosok wanita. Seakan- akan, cantik menentukan tinggi rendahnya derajat kaum hawa. Daya tarik fisik identik ama pribadi seseorang. Ini semua udah jadi contoh, ga cuma di kalangan artis. Bahkan anak sekolah, mahasiswa, sampe buruh pabrik, hingga pembantu rumah tangga. Mereka semua ngikut standar gaya hidup yang katanya “ modern” ini (aduh, sedih rasanya). Ga peduli kaya atau miskin, suku, agama dan bahasa. Semuanya berlomba-lomba jadi ranking satu, khususon berwajah cakep dan berbodi aduhai. Bak gayung bersambut, ini semua dibarengi dengan gempuran tanpa henti, promosi berbagai kosmetik dan fashion. Bagai sayur dan garam yang klop, sekolah kepribadian-pun banyak bermunculan. Di dalamnya si cewek diajari cara memandang dan bahasa tubuh. Konon, tujuannya agar memiliki kepribadian yang unggul. Tapi sayang, faktor akhlak, nilai etika dan moral, kecerdasan otak, apalagi agama menjadi faktor kesekian. Parah tuh neng!!! Nah gals, apa memang muslimah yang berpenampilan eye catching adalah nilai plus yang hakiki di benak cewek? Beneran nih? Yuk kita teliti lagi, apa nilai lebih itu memang kudu kita cari? Ehm.., penampilan diri sebatas berpijak pada keindahan, kebersihan, keselarasan dan tentu kehalalan, ga dilarang kok dalam Islam. Suer..., ga dilarang. Allah menyukai segala sesuatu yang indah, bersih dan rapi. “Sesungguhnya Allah itu Maha Indah dan mencintai keindahan. ” (HR. Muslim). Rasulullah juga bersabda: “ Bersihkan dengan segala apa yang kamu bisa, karena Allah telah mendirikan Islam ini diatas kebersihan, dan tak akan masuk surga melainkan orang-orang yang bersih.” Tuh kan, yang jarang mandi...ayo cepet mandi... Gals, memakai pakaian layak, bagus, bergaya dan rapi, itu semua ga dilarang. Asal sesuai aturan Islam lho. Jangan sampe deh kita sebagai muslimah jadi orang yang amit-amit joroknya. Ihh..ga keren. By the way gals, ngebahas tren barat, ga berarti semua dari barat ditolak. Agar bisa milih dan milah tren barat yang sesuai syariat Islam, kita perlu memahami beberapa hal lho gals! Attention please…, nah, kalo yang ada tuh berupa ide-ide nyleneh, semisal gay ama lesbi, HAM, kebebasan berpakaian seksi, dan bebas goyang dombret, pastinya ga boleh kita terima, apalagi kita ikuti. So, soal pakaian, sekali lagi, kudu sesuai ama aturan Islam. Yup, pastinya udah tahu jawabnya, kita kudu pake jilbab dan kerudung kan… Nah, soal kosmetik yang mayoritas bukan dari timur. Kudu kita jamin, kalo bahan dan model perawatan kulit, ga kecampur ama zat yang haram, semisal enzimnya babi, plasenta (tali pusar) hingga remukan tulangnya bayi..hiii ngeri. Jadi, ati-ati lho, klo beli kosmetik, bedak dan sejenisnya, kudu kita periksa bahan- bahannya. Ga cuma harus aman, tapi juga kudu halal. Iya kan... Nah, selain tentang dua hal di atas, kita juga harus ngerti gimana sih hukumnya benda- benda hasil kemajuan teknologi. Soal benda- benda hasil perkembangan iptek, seperti hairdryer, maskara, dll, monggo keso dipake. Ga haram kok. Asal kita makenya untuk tujuan yang bener gitu…Gampangannya, ga boleh ya hairdryer dipake nimpuk kepala temenmu. hehe. Jadi gals jelas kan, mana yang kudu kita pilih dan mana yang harus dihindari. Kita pasti bisa kok, asal kita mau untuk belajar. Belajar apa? Belajar Islam tentunya. Supaya kita ga gampang dikibuli dan punya pegangan hidup. Gals, walau sekarang budaya barat lagi merajalela, jati diri muslimah kita harus tetep dipegang teguh. Karena cuma itulah yang bisa ngebawa kita menuju jannah-Nya. Siapa sih yang ga pengen masuk surga? Allah SWT berfirman, “Hai orang- orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul ( Nabi) dan Ulul Amri diantara kami. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatum, maka kembalilah ia kepada Allah (Al Qur’an dan Rasul (sunnahnya)), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu, lebih utama ( bagimu) dan lebih baik akibatnya.”(TQS. An Nisa : 59). Nah, moga ayat tadi bisa jadi motivasi buat kita yang selalu ingin mulia di hadapan-Nya. Taat pada aturan Allah di masa sekarang memang ga mudah. Tapi bukan berarti ga mungkin. Insya Allah, kalo kita punya tekad, kita bisa kok tetep tegar di bawah naungan Islam. Bahkan, mungkin aja kita bisa menjadikan Islam kembali bercahaya dengan syariah-Nya. Amin (Rh)

/@cwi

selengkapnya...

Gabung bersama kami

About Me

admin jg menerima pelayanan jasa

admin jg menerima pelayanan jasa
Jasa arsitek rumah; desain arsitek / desain rumah, gambar denah rumah, bangun rumah baru, renovasi rumah dan pembangunan mesjid, mushola, ruko, disaign taman, dll. klik gambar utk kontak personal.

Syiar Islam On Twitter

Site info

Kalkulator Zakat Fitrah

  © Syiar islam Intisari Muslim by Dede Suhaya (@putra_f4jar) 2015

Back to TOP  

Share |