Hangatnya Mentari Hanya Untuk Pagi

Ini bukan sebuah pembelaan. Ini hanyalah pembelajaran dari sekedar alasan. Dimana ketika kamu ingin membuat seseorang yg mendapat ruang istimewa di hatimu meraih kebahagiaan bersamamu. Dimana kamu rela melakukan apa saja untuk kebahagianya bahkan kata ‘alainya mati pun kamu rela untuk membeli kebahagiannya. Tapi fakta yang kamu dapati ternyata kebahagiannya bukan untuk kamu. Tapi kebahagiannya ada pada seseorang yang menyalahi hukum syariat. Kebahagiaannya hanya ada dikala bersama seseorang yang dapat menggoyahkan ikatan suci kalian. Kebahagiannya hanya hadir dikala memikirkan orang yang sebenarnya tak layak ada d antara kalian. 

Aku bilang ‘tak layak bukan karena ingin memaksakan kehendak. Bukan karena ada kebencian yang menyelinap. Bahkan bukan pula menganggap rendah. Kalau di lihat dari kacamata hati tak ada tak ada seseorang yg bisa d katakan tak layak. Kalo di pandang dangan teropong hak individu, setiap orang berhak untuk di cintai dan mencintai. Tapi hak-hak itu bukan bukan tanpa tak terbatas. 

Hak-hak seseorang dibatasi oleh hak-hak orang lain. Hak-hak seseorang juga d batasi oleh benteng ke Imanan dan keTakwaan kepadaNya. Hak-hak itu juga ada pengecualian melalui koridor hukum yang berlaku. Masalahnya hanya pada keinginan dan niatan saja. Kalau dari segi pengetahuan sudah jelas, akhlak, etika dan hukum sosial aku rasa tinggal melihat kedalam hati nurani yang paling dalam dan tanyakan, apa yang tengah dilakukannya itu adalah sesuatu hal kebenaran ataukah penyesatan. 

Rasionalis dan objektif thp diri sendiri jauh lebih manusiawi daripada harus mengumbar pembenaran dari sekedar nafsu yang membutakan. Sementara kamu Sebagai kepala keluarga, sebagai imam dari keluarga kecilmu, sekaligus orang yang di berikan amanahNya untuk menjaga, memelihara dan merawat setiap langkah yg telah di buatnya supaya bisa kamu pertanggungjawabkan kelak di yaumul akhir apa yang akan kamu lakukan mendapati hal yang demikian itu? Apa kamu akan menutup mata saja. Apa kamu akan memberi pencerahan kepadanya. Atau kamu akan cepat menyelesaikannya dg cara pintas dengan mengajukan Gugata ke Pengadilan Agama. 

Sakit sudah pasti. Kecewapun sudah tentu. Tap jangan sampai emosi menguasai kepalamu. Hati boleh panas, tapi kepala mesti tetap dingin. Kalau tidak masalah ini hanya akan menjadi bumerang untuk kehidupanmu selanjutnya. Disini harga dirimu tengah d pertaruhkan. Kebijakanmu jadi sorotan dan kedewasaanmu tengah di uji. Bersikaplah sewajarnya msk akan sulit utk mengendalikan emosi jadi potensi.

 Pengendalian diri menjadi satu hal penentuan kemenanganmu atau kekalahanmu dalam menghadapi badai ini. Berbijaklah terutama pada diri sendiri. Ini aib, tidak semua orang harus tau apa yang tengah terjadi dalam urusan pribadimu. Kerena kejelaknnya adalah kejelekanmu juga. Apa yang telah ia lakukan padamu bukan mutlak kesalahannya. Kamu juga berperan di dalamnya. peranmu di sini adalah telah memilihnya untuk menjadi pendamingmu. 

Peranmu ialah kebijakanmu dalam menentukan siapa yg kamu rasa cocok dengan karaktermu. Dan peranmu adalah telah memberi penilaian padanya sebelum kamu memutuskan utk memilihnya. Meski toh pada akhirnya ternyata dia tidak sesuai dengan harapanmu dan diluar dari perkiraanmu. Itu yang harus di ingat dan di jadikan salah satu dasar kamu dalam mengambil kebijakan. 

Aku rasa, kalau semua faktor d atas sudah kamu pelajari, sudah kamu pahami dan telah kamu kuasai, makan kamu akan tahu apa yang mesti kamu lakukan tanpa takut lagi. Ketegasan akan menentukanmu untuk masa depanmu. Seburuk apapun efek yang akan menimpamu jangan pernah kamu menyesalinya kelak. Karena apapun yang akan terjadi, hidup haruslah teteap berjalan. Langkah kaki mstilah tetap berlanjut.

 Akan ada banyak orang di baelakangmu yang akan memberimu kekuatan, yang senantiasa mengulurkan tangannya untuk membantumu dan menopang kegoyahanmu. Itulah orang-orang hebat yang harus kamu pertahankan. Teman-teman setiakawanmu akan memberimu kekuatan untuk terus melangkah bahkan berlari. Jangan pernah ada dendam. 

Tak perlu ada benci tercipta. Semua perkara pasti ada hikmahnya. Fokuskan saja pada kehidupanmu. Mencari kesibukan jangan terlarut lama dalam kedukaan. Pembelajaran hidup itu penting tpm lebih penting lagi jika kamu bisa menerapkannya tanpa harus ada perasaan trauma. Karena hidup ini sudah ada yang menentukannya.
 Berfikirlah secara positif. Tak perlu minder. Bangun kembali peradaban pribadimu. Insyallah, Allah tengah menuntunmu kearah yang lebih baik lagi. Berjuanglah kawan, kamu bisa....... Dari sahabat-sahabat /@cwi

selengkapnya...

Bahagia Itu Sederhana

          Bahagia itu ada ketika hanya ada keinginan utk berbahagia. Namun meskipun begitu kebahagiaan tidak bisa di cari, hanya bisa diciptakan. Setidaknya itulah dua hal prinsip yg aku ketahui. Ketika kebahagiaan itu tak kunjung ku temukan, bukan berarti aku tak bisa menciptakannya. Ini bukan sebuah kepesimisan, ini adalah sebuah perjalanan hidup di mana pengalaman selalu menuntun ke arah mana jiwa ini akan menemukan jati dirinya. 
          Terlepas dari itu semua, setiap insan tentunya memiliki sebuah cerita untuk mereka jadikan sebuah kisah untuk masa depan. Senang susah, bahagia dan derita, sedih juga derita. Semua tak terlepas dari yang namanya keindahan. Ketika semua orang menganggap kepedihan, kesengsaraan, derita dan bencana adalah sebuah kutukan dan kenangan pahit, maka mereka telah terjebak dan terlarut dalam pemikiran yang semoit. Pemikiran negatif. Hati yg kotor. Serta jiwa yg tengah terluka. Yak, itu sangat manusiawi. Karena kepanikan telah menguasai jiwanya. Namun ketika meraka tak juga tersadarkan akan kepedihannya berulang kali datang dan terus terjebak dalam keadaan yg demikian itu, tentunya mrk termasuk oang-orang yang merugi dan inkar terhadap anugrah yang mana mereka telah menganggapnya itu adalah sebuah bencana. Padahal kalau saja mereka bisa sedikit rileks dan menikmati sebuah permainan, aku yakin mereka akan menghadapinya dan daoat melaluinya dg senyum sumringah.   
       
         Sedikitpun aku tak pernah berniat memberi arahan dan memberi masukan. Setidaknya hal-hal itu yang aku temukan dalam petualangan jiwaku. Mereka boleh menganggap itu suatu hal yg normatif. Dan merekapun berhak untuk menganngap itu hanya suatu teori di mana hanya bisa di ucapkan tapi faktanya akan sulit untuk di terapkan. Terserah. 

       Seperti yang aku katakan d atas, sedikitpun aku tek pernah ingin memberi solusi apalagi memberi nasihat. Aku hanya menulis apa yang sudah aku alami dan lalui saja. Dan bagiku itu adalah sebuah perjalanan yang maha dahsyat. Gejolak yang sanagat bergemuruh. Karena banyak mengira ketika sebuah bencana melanda, tak sedikit dari mereka yang mengeluh. Aku sering mendengar keluihan keluhan d media sosila yang mengatakan derita dan sengsara tak hentinya datang menghampiri. Ada yg berhasil bangkit dari keterpurukan. Namun tak sedikit malah justru terjebak dalam keputus asaan yang tiada berujung. dalam hati aku merasa senang pada mereka yg mampuberhasil melalui ujian itu denngan sempurna. Namun aku juga merasa iba pada mereka yg terus terlarut dalam kepedihan yg tiada berujung. keputus asaan yg mereka alami bukanlah hal yang kecil. dari hal hal cemacam inilah aku rasa pembangunan mental perlulah di lakuakan. Bagiku ini adalah sebuah pelajaran yg sangat penting dan berharga. 
Karena mental mental cengeng selayaknya serbuah perjalanan yang tak akan pernah berujung. mereka akan senantiasa terpuruk dalam keadaan demikian. Ini sanagatlah membahayakan dan tak bisa di biarkan tanpa penanganan yang serius. Yang pada akhirnya mereka akan depresi dan tak akan lagi bergairah dalam menjalani kehidupan. Apalagi kalau mereka terjerumus lebih dalam seperti melampiaskan keputusasaan mrk pada ‘narkoba. Ini sudah satadium 4!.

       Aku tak akan mengatakan aku sudahpun terjebak dalam situasi seperti itu. Aku hanya bisa mengatakan semua itu tak akan pernah manghadirkan sesutau yg kamu harapkan. Kalaupu tak ada sesuatu yang kamu harapakan, dalam keputus asaan yang tengah kamu alami ini, percayalah, keadaannya tidak akan lebih baik dari keadaanmu saat itu. Bahakan akan tambah menyakitkan lagi. Aku tidak sedang membicarakan apa pendapat khalayak ramai mengenai keadaannmu yang demikian, tapi aku hanya ingin berkata bahwa setiap individu mempunyai dan berhak menilai seseorang sekehendaknya. Suka atau tidak suka kita semua harus menerimanya. Ini semua tak terlepas dari peranan kita dalam menyikapi sebuah permasalahan. Ketika rasa iba itu berubah jadi cemoohan maka apalagi yang hendak kamu pedulikan. Karena kehidupanmu adalah dirimu sendiri. Bukanlah dia atau mereka yang senantiaasa tertawa dan tak pernah sedikitpun menghiraukanmu. Yang mereka tau adalah kamu tengah mengalami depresi dan kamu adalah seorang ‘pesakitan. Hanya itu saja. Sejauh kehidupanmu tidak merugikan mereka, merekapun tak akan pernah menghiraukanmu. 

       Intinya, aku hanya ingin menuliskan kepedihan yang tengah aku alami ini. Kesengsarasan dan kesulitan yg datang silih berganti ini adalah sebuah ujian yang akan mengangkatku untuk lebih baik lagi dari sekarang. Sungguh hal ini tak akan membuat aku berputus asa. Tak akan membuatku jatuh dalam keterpurukan. Apalagi sampai kufur nikmat. Tidak akan. Berpikirpun aku tak akan pernah bisa nyampa ke arah itu. Justru inilah kenikmatan hidup yg patut aku syukuri. Bukannya aku mengharap bencana dalam setiap langkah jejak kakiku, siapa yang tak ingin hidup bahagia. Aku hanya berusaha mempertahankan apa yang telah aku temukan dan aku miliki tanpa da keinginan untuk melepasnya.

     
Perjuangan itu perlu karena itu sudah bagian daripada perjalalan kehidupan ini. Menyerah dan rasa pesimis hanya ada pada jiwa-jiwa pengecut yang tak mengerti dan memahami makna daripada kehidupan. Maka aku berlepas diri dari haL-hal yang demikian itu. Baiklah, aku rasa masih banyak pelajaran dan hikamah daripada ini semua. Daripada d ratapi lebih baik d khayati dan terus mengkoreksi diri jauh kedalam hati. Terus membersihkan hati dari penyakit-penyakit yang menyebabkan keruntuhan moral dan mental dalam diri. Terus berjuang untuk melapangkan dada dalam situasi apapun. Ikhlas dalam menerima semua ujian dan terus menguatkan diri dalam kebahagiaan yang senantiasa tercipta dengan penuh rasa cinta. Wallahualam bil sowab.... /@cwi

selengkapnya...

sebersit assa

Bahkan aku cuma menginginkan apa yg oernah aku dapatkan. Sesuatu yg pernah kuraih itu kini terasa lenyap terkubur oleh keserakahan dan ambisi diroi ygmana hanya aku seorang yang tau bagaimana ini bisa terjadi.
Makadaritupula, darimana aku pernah memulai kehidupan ini maka darisanalah aku mst mengulang kembali semua kehidupan ini. Semua berawal dari nol kembali. Tak mengapa utk menata kehidupan yg lbh baik lg, mendapatkan teman² yg lbh baik lg dan tentunya kenyamananlah akhirnya tujuan dari semua ini. 
        Berbagai kebahagian telah aku rengkuh. Dan berbagai gejolak hidup sudah aku lewati. Semua telah membawaku dan menuntunku ke jalan ini. Dan tak hentimya aku mengucap Syukur pada kehadirat Rabbi Illahi yg terus menuntunku dari kesesatan yg awalnya aku pikir itu adalah semua bencana bagiku. Berbagai tragedi yg telah aku lewati higg puncaknya mmg sangat pantas aku terima, bahkan aku baryukur dg adanya berbagai musibah yg menimpa aku, berbagai kesusahan yg tiada henit, dan kegelisahan yg senantiasa menghantuiku, semua berawal dari ketersesatanku dal lembah hitam yg melenakan anganku.
       Dan akhir dari semua ini tentulah karena dorongan dan doa² org terkasih terutama Ibuku yg ttunya jg akan merasa kebingungan dg nasib yg aku alami ini. Ibuku sll mengerti dg apa yg tengah aku menimpaku ini. Namun utk yg ini, beliau msh blm menjangkaunya. Karena aku sendiripun baru menyadarinya. Namun beliau aku yakin bisa merasakan kegelisahanku msk aku sendiri tak prnh ingin melibatkannya dlm setiap urusanku. Tapi aku maklumi sikapnya sbg ibuku ttu inginkan yg terbaik bagi anak²nya.
       /@cwi

selengkapnya...

Gabung bersama kami

About Me

admin jg menerima pelayanan jasa

admin jg menerima pelayanan jasa
Jasa arsitek rumah; desain arsitek / desain rumah, gambar denah rumah, bangun rumah baru, renovasi rumah dan pembangunan mesjid, mushola, ruko, disaign taman, dll. klik gambar utk kontak personal.

Syiar Islam On Twitter

Site info

Kalkulator Zakat Fitrah

  © Syiar islam Intisari Muslim by Dede Suhaya (@putra_f4jar) 2015

Back to TOP  

Share |