Media FOX, Media Penghasut yang Jadikan Islam Sebagai Musuh

Jika ada satu jaringan televisi Amerika yang selalu konsisten menanamkan benih kebencian, pernyataan anti-Muslim, itu adalah Fox Network. Kedua pakar di jaringan Amerika ini dan rekan-rekan media mereka di Inggris , yaitu media sayap kanan juga dimiliki oleh Rupert Murdoch, secara konsisten mengisi gelombang media dengan rasis, dan pidato kebencian. Mereka sering disebut sebagai penyebar kebohongan, melebih-lebihkan, dan menyesatkan pelaporan “berita”. 

Namun, mereka hingga saat ini tidak menunjukkan tanda-tanda untuk menghentikan berkampanye negatif terhadap Islam. Sementara banyak orang hanya memahami sampai batas tertentu bahwa Fox menyuarakan pandangan politik tertentu, padahal mereka adalah penyebar kebohongan yang luar biasa keterlaluannya yang dilakukan secara konsisten oleh beberapa pakar dan wartawan mereka , sehingga sulit untuk dipahami jika satu orang waras pun percaya kepada mereka. Secara keseluruhan gambaran dunia yang dilukiskan oleh Jaringan Fox tidak diragukan lagi bernuansa suram atas Islam .

Sangat mengherankan bagi orang percaya atas kebohongan ini, padahal dengan perbuatan mereka , mereka dapat bebas keluar dari tempat tidurnya di pagi hari tanpa dilempari batu sampai mati oleh umat Muslim yang marah! Tetap saja mereka secara konsisten mengumpulkan narasi di mana Muslim dijadikan sebagai musuh abadi . 

Motonya yang tersirat “kita lawan Muslim” dengan menggunakan bahasa yang tegas. Untuk sebagian besar dari pemirsa, Fox Network adalah hanya sebuah ruang gema dengan tingkat wacana yang menjadi berita telah menjadi penuh kebencian yang sangat mengerikan. Jika saja para pakar di jaringan Fox itu adalah benar, maka kita benar-benar dalam keadaan perang. Islam dianggap sebagai teroris keji yang berniat menyebarkan hukum Syariah secara paksa ke setiap sudut dunia. 

Bayangkan sejenak bahwa seandainya yang dikatakan para pakar jaringan Fox itu adalah benar, maka umat Islam akan mengejar Anda sebagai warga AS dan keluarga Anda hingga mati . Dan umat Islam tidaklah membangun sebuah pusat komunitas di New York City karena mereka membutuhkannya, tetapi karena mereka ingin mengejek korban serangan 11 September, dan Muslim Amerika mendukung penuh teroris yang berniat membom masyarakat Amerika. 

Dengan situasi tersebut , maka sungguh tidak bermoral jika masyarakat barat tidak pergi berperang juga dengan setiap muslim ? Sementara yang terjadi , salah satu contohnya seperti pembantaian Muslim di Norwegia, hanya membutuhkan individu barat yang gila yang benar-benar percaya kebohongan Fox tersebut sehingga mengakibatkan terjadinya sesuatu yang mengerikan. Sementara pembunuhan di Norwegia yang terjadi sebagai akibat orang gila yang melakukan tindakan penuh kebencian, tentunya media Fox mempunyai andil dalam aksinya sebagai penyebar kebencian. Mereka bermain dengan api. Mereka menghasut kebencian, tindak kekerasan untuk menggugah pemirsa barat untuk menyerang Muslim . Namun, untuk percaya kebohongan ekstrim mereka sepenuhnya akan selalu menghasilkan tindakan ekstrim keputusasaan dan kekerasan. (Nn) 

sumber: eramuslim

 /@putra_f4jar

selengkapnya...

Menyoal Lontaran Quraish Shihab, Nabi Muhammad SAW Tidak Dijamin Masuk Surga.

Oleh Hartono Ahmad Jaiz

Pada tayangan “Tafsir Al-Misbah” yang disiarkan oleh Metro TV pada Sabtu, 12 Juli 2014/ 14 Ramadhan 1435H, Prof DR Quraish Shihab mengeluarkan pernyataan kontroversial bahwa Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam tidak dijamin masuk surga.

Pernyataan Quraish Shihab itu dapat dinilai, menimbulkan keraguan bagi Umat Islam. Karena mengandung mafhum mukhalafah (pengertian tersirat), lha Nabi saja tidak dijamin masuk surga, apalagi hanya sahabatnya, apalagi hanya pengikutnya dan seterusnya. Lha Nabi yang diutus membawa Islam untuk umatnya saja tidak dijamin masuk surga, kenapa yang hanya umatnya cape’-cape’ mengikutinya? Dan ungkapan lain yang senada. 

Tentu saja lontaran itu dari segi kehidupan da’wah Islamiyah membahayakan. Karena akan menimbulkan aneka macam perendahan terhadap Rasulullah shallalahu ‘alaihi wa sallam, yang dampak buruknya beraneka macam, menyangkut akan timbulnya keraguan terhadap benarnya Islam. Di samping membahayakan, memang lontaran Quraish Shihab itu secara metode pemahaman (Islam) perlu dipertanyakan. Karena Quraish Shihab berbicara masalah sangat besar, tentang Nabi tidak dijamin masuk surga, itu adalah wilayah ghaib. Berbicara tentang hal ghaib hanya boleh bila berdasarkan dalil yang jelas. Sedangkan Quraish Shihab tidak menempuh jalan itu. Coba mari kita simak tentang pernyataan Nabi shallalahu ‘alaihi wasallam kaitannya dengan dirinya di surga. Dalam hadits shahih riwayat Imam Al-Bukhari sebagai berikut : 5304-

 حَدَّثَنَا عَمْرُو بْنُ زُرَارَةَ ، أَخْبَرَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ أَبِي حَازِمٍ ، عَنْ أَبِيهِ عَنْ سَهْلٍ قَالَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم : أَنَا وَكَافِلُ الْيَتِيمِ فِي الْجَنَّةِ هَكَذَا وَأَشَارَ بِالسَّبَّابَةِ وَالْوُسْطَى وَفَرَّجَ بَيْنَهُمَا شَيْئًا.

 Rasulullah Shallalahu ‘alaihi wasallam bersabda: Saya dan penjamin / pemelihara anak yatim itu di surga begini, dan beliau mengisyartkan dengan jari telunjuk dan jari tengah, dan beliau merenggangkan antara keduanya sedikit. (HR Al-Bukhari nomor 5304).

Dari hadits riwayat Al-Bukhari itu, apakah mungkin, Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam (kalau mengikuti faham Quraish Shihab bahwa Nabi saw tidak dijamin masuk surga) berani menjamin orang lain? Sedangkan Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam tidak pernah bohong. Lagi pula beliau hanya mengikuti wahyu. Dan itu telah ditegaskan dalam Al-Qur’an, 

 { قُلْ مَا كُنْتُ بِدْعًا مِنَ الرُّسُلِ وَمَا أَدْرِي مَا يُفْعَلُ بِي وَلَا بِكُمْ إِنْ أَتَّبِعُ إِلَّا مَا يُوحَى إِلَيَّ وَمَا أَنَا إِلَّا نَذِيرٌ مُبِينٌ } [الأحقاف: 9] 9. 

Katakanlah: “Aku bukanlah Rasul yang pertama di antara Rasul-rasul dan aku tidak mengetahui apa yang akan diperbuat terhadapku dan tidak (pula) terhadapmu. aku tidak lain hanyalah mengikuti apa yang diwahyukan kepadaku dan aku tidak lain hanyalah seorang pemberi peringatan yang menjelaskan”.(QS Al-Ahqaf/46:9).

 Ketika hanya mengikuti wahyu, berarti perkataan Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bahwa dia dan yang menjamin/ memelihara anak yatim itu di dalam surga, berarti perkataannya itu tentu dari wahyu. Pasti itu jaminan Allah Ta’ala yang disampaikan oleh Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam kepada umatnya. Lantas ketika Quraish Shihab mengatakan bahwa Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam tidak dijamin masuk surga, itu mengikuti wahyu siapa? Wahyu hanya bisa dibatalkan oleh wahyu pula. Tidak bisa wahyu dari Allah Ta’ala yang telah disampaikan Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam itu dibatalkan oleh siapapun, karena wahyu sudah sempurna, tidak ada wahyu yang datang lagi untuk membatalkan yang telah diterima dan disampaikan oleh Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam. Hal itu telah ditegaskan dalam Al-Qur’an, 

 الْيَوْمَ أَكْمَلْتُ لَكُمْ دِينَكُمْ وَأَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِي وَرَضِيتُ لَكُمُ الْإِسْلَامَ دِينًا 

 Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu. (QS Al-Maaidah: 3).

 زاد المسير في علم التفسير (2/ 170، بترقيم الشاملة آليا) أنه أمن هذه الشريعة من أن تنسخ بأخرى بعدها ، كما نسخ بها ما تقدمها 

Bahwasanya syari’at Islam ini aman dari penghapusan/penggantian dengan yang lainnya setelahnya, sebagaimana (telah diketahui, justru) syari’at Islam telah menghapus/ mengganti syari’at yang sebelumnya. (Zadul Masir 2/170 menurut maktabah syamilah).

 Kasus Quraish Shihab mengatakan Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam tidak dijamin masuk surga itu ada beberapa kelancangan, di antaranya: Dia berbicara tentang Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam bahkan dikatakan tidak dijamin masuk surga, namun bicaranya tanpa nash (dalil yang jelas). Mestinya, Quraish Shihab mengemukakan nashnya bahwa Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam tidak dijamin masuk surga. Yang dilakukan Quraish Shihab hanyalah seperti dalam berita ini: 

 Pada tayangan “Tafsir Al-Misbah” yang disiarkan oleh Metro TV pada Sabtu, 12 Juli 2014, Prof DR Quraish Shihab mengeluarkan pernyataan kontroversial bahwa Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam tidak dijamin masuk surga. Tayangan yang akhirnya diunggah di Youtube itu, alumni universitas Al Azhar ini berdalil dengan hadits tentang amalan shalih itu merupakan salah satu faktor yang bisa memasukkan seseorang ke dalam surga. “Tidak benar. Saya ulangi lagi tidak benar bahwa Nabi Muhammad mendapat jaminan Surga. Nahh.. surga itu hak prerogratif Allah. Ya tho? memang kita yakin bahwa beliau mulia. kenapa saya katakan begitu? Karena ada seorang sahabat nabi dikenal orang… terus teman-teman disekitarnya berkata, bahagialah engkau akan mendapat surga. Kemudian nabi dengar, siapa yang bilang begitu, nabi berkata, tidak seorang pun orang masuk surga karena amalnya, dia berkata baik amalnya akan masuk surga, surga adalah hak prerogratif Tuhan,” ujar Quraish Shihab dalam rekaman yang diunggah di Youtube.“Kalau ditanya, kamu pun tidak wahai Muhammad? kecuali kalau Allah menganugerahkan rahmat kepada saya. jadi kita berkata, kita berkata dalam konteks surga dan neraka tidak ada yang dijamin tuhan kecuali kita katakan bahwa tuhan menulis di dalam kitab sucinya bahwa yang taat itu akan dapat surga. Ada ayatnya,” tambah Quraish Shihab yang kemudian langsung menuai kecaman.

 Demikianlah beritanya. Penjelasan itu hanyalah rekaan Quraish Shihab. Bukan nash. Sedangkan tentang Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam di surga, coba kita lihat kembali hadits shahih tersebut:

 أَنَا وَكَافِلُ الْيَتِيمِ فِي الْجَنَّةِ هَكَذَا

 Saya (Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam) dan penjamin/ pemelihara anak yatim itu di dalam surga begini… 

 Itu nash, jelas. Di dalam Islam, nash (dalil ayat atau hadits yang jelas tegas) itu tidak dapat dibantah dengan dalil yang maknanya belum/ tidak tegas. Lha ini, sudah ada nash, lalu Quraish Shihab membuat analisa sendiri, yang tingkatnya bukan dalil. Bagaimana jadinya ketika memahami Islam apalagi hal ghaib tentang surga dan ketentuan Allah tapi landasannya hanya analisa ? Tentu saja analisa itu gugur sebelum berkembang. Apalagi ketika ternyata ada nash dan jelas bertentangan dengan analisa itu. Kecuali kalau Quraish Shihab sengaja mendudukkan diri sebagai pembawa agama baru, misalnya, maka itu soal lain. Selama masih mengaku bahwa itu berbicara untuk memahami Islam, maka Quraish shihab hanya disebut lancang itu sudah terlalu halus. Bagaimanapun, ungkapan Quraish Shihab itu berbahaya. Baik secara makna, dampak, maupun apalagi manhaj (metode) dalam memahami Islam. Yang jadi pertanyaan sekarang, orang yang manhajnya membahayakan, masih layakkah menyiarkan fahamnya terhadap Umat Islam di negeri yang jumlah Islamnya terbesar di dunia ini ? Dan masih layakkah bukunya yang disebut Tafsir Al-Misbah itu disodorkan ke hadapan Umat Islam ? Lagi pula masih layakkah dia jadi guru besar di perguruan tinggi Islam ? 

 (Ditulis dalam perjalanan Jakarta-Semarang, Selasa 17 Ramadhan 1435H/ 15 Juli 2014).

 /@putra_f4jar

selengkapnya...

Prabowo Ajak Bantu Gaza dan Palestina lebih Nyata

Prabowo dan tim Koalisi Merah Putih di tengah massa
Calon Presiden (Capres) yang diusung Koalisi Merah Putih, Prabowo Subianto mengajak dunia mengecam tindakan Israel terhadap Palestina.
Paksakan dunia internasional diharapkan agar segera mengakhiri kekejaman Ziois-Israel.
“Kita kecam dan tuntut. Paksakan seluruh dunia hentikan Israel,” tegas Prabowo Subianto saat berorasi  dalam aksi peduli kemanusiaan untuk rakyat Palestina di Bundaran Hotel Indonesia hari Jumat (11/07/2014).
Dalam aksi yang diprakarsai oleh Komite Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP) bersama sejumlah Organisasi Masyarakat (Ormas) Islam ini mantan Danjen Kopassus tersebut juga mengajak massa  melakukan sesuatu yang lebih nyata untuk rakyat Gaza, Palestina. Misalnya dengan kumpulkan dana, darah dan relawan.
“Saya hari ini uang pribadi saya komit Rp 1 miliar,” tuturnya.
Tindakan ini ia nilai lebih nyata dibanding dengab hanya berteriak kecaman yang efeknya tidak terlalu besar.
Prabowo Subianto, juga mengajak rakyat Indonesia agar segera rapatkan barisan dan tidak terpecah-belah dalam menanggapi masalah ini.
“Rapatkan barisan. Kita harus bersatu, kuat, dan jangan terpecah,” tutupnya.
Acara yang berlangsung di HI, Jakarta kemarin (11/07/2014), dihadiri ribuan lebih massa dari berbagai elemen ormas. Di antaranya Dompet Dhuafa, FUI, KISPA, FSLDK, FPI, Gerakan Pemuda Ka’bah, dan ormas Islam lainnya.*
Rep: Robigusta Suryanto
Editor: Cholis Akbar
Berita ini juga dapat dibaca melalui m.hidayatullah.com dan aplikasi hidcom untuk Android .Install Sekarang !/@cwi

selengkapnya...

Gabung bersama kami

About Me

admin jg menerima pelayanan jasa

admin jg menerima pelayanan jasa
Jasa arsitek rumah; desain arsitek / desain rumah, gambar denah rumah, bangun rumah baru, renovasi rumah dan pembangunan mesjid, mushola, ruko, disaign taman, dll. klik gambar utk kontak personal.

Syiar Islam On Twitter

Site info

Kalkulator Zakat Fitrah

  © Syiar islam Intisari Muslim by Dede Suhaya (@putra_f4jar) 2015

Back to TOP  

Share |