1 Dari 4 Orang Di Dunia Adalah Muslim

Setelah diberitakan bahwa pada 2050, benua Eropa menjadi benua dengan Muslim terbesar di dunia, kini, sebuah peta baru diungkap: 1 dari 4 orang di dunia adalah Muslim. Begitu laporan CNN pada Rabu (7/10). Jumlah Muslim ini mencakup keseluruhan dunia, dan laporan itu cukup terperinci. Adalah Pew Forum on Rleigion & Public Life yang merilis laporan ini dengan judul “Mapping the Global Muslim Population.”

India, negara dengan mayoritas penduduknya Hindu, mempunyai pemeluk Muslim demikian banyak, di bawah Indonesia dan Pakistan. Itu artinya, India mempunyai Muslim dua kali lipat banyaknya daripada Mesir.

China mempunyai Muslim lebih banyak daripada Syria. Jerman memiliki Muslim lebih banyak daripada Lebanon, dan Russia mempunyai Muslim lebih banyak daripada Yordan dan Libya bahkan jika keduanya digabungkan.

Dua dari tiga orang Muslim di dunia tinggal di Asia, tersebar dari mulai dari Turki sampai Indonesia. Timur Tengah dan Afrika Utara, yang menjadi rumah bagi 1 Muslim dari 5 penduduk di dunia menduduki peringkat kedua dalam penyebarannya.



Sekarang ini, di dunia terdapat lebih dari 1,57 milyar Muslim di dunia. Ini merepresentasikan 23 % dari total keseluruhan penduduk dunia yang berjumlah 6,8 milyar.

Kristen mempunyai pemeluk 2,25 milyar—berdasarkan laporan World Relgiions Database pada tahun 2005. Brian Grim, peneliti senior di proyek Pew Forum, sangat terkejut dengan perkembangan jumlah Muslim ini—ia mengatakannya langsung kepada CNN. “Jumlahnya melebihi apa yang saya perkirakan,” ujarnya.

Berita gembira ataukah ancaman?

Laporan ini—menurut Reza Aslan, penulis buku laris “No God but God”—bisa memengaruhi kebijakan PBB. “Penduduk di Timur Tengah semakin membuat kecil persentase pemeluk Muslim di seluruh dunia.” Komentarnya. “Jika sudah menyangkut Muslim di dunia, jumlah ini akan mengindikasikan bahwa pencapaian ini tak bisa difokuskan demikian kecil hanya di Timur Tengah saja.”

Reza Aslan yang mempunyai darah Iran-Amerika ini menambahkan bahwa jika tujuan dari laporan ini seharusnya untuk menyatukan pengertian antara PPB dan umat Muslim, maka fokusnya seharusnya di Asia selatan dan Asia Tenggara, bukan Timur Tengah. Reza sendiri mengatakan hal tersebut sebelum laporan Pew Forum dipublikasikan kepada publik. Komentar Reza sangat beralasan mengingat sekarang umat Muslim dipojokkan dengan irsyu teroris.

Muslim, sebuah proyek besa

Menurut Grim, laporan ini dikerjakan selama tiga tahun dengan melibatkan 232 negara di dunia. Tujuan mereka adalah mendapatkan gambaran yang jelas akan populasi Muslim di dunia pada saat ini. Mereka mendatangi sensus dan survey nasional di setiap negara. Pew Forum menyebutkan laporan ini sebagai “proyek terbesar”. Detail penuhnya dan bahkan apa yang ditemukan oleh para peneliti ini sangat mengejutkan.

“Ada negara yang kami perkirakan tak ada umat Muslimnya, ternyata jumlahnya sangat besar,” ujar Alan Cooperman, associate director Pew Forum, seraya menyebutkan India, Russia, dan China.
Yang lainnya, 2 dari 5 orang Muslim hidup di negara dimana mereka menjadi minoritas. Menurut Cooperman, sementara orang berpikir bahwa populasi Muslim di Eropa lebih banyak imigran, itu hanya terjadi di Eropa bagian barat saja. “Sisanya di Russia, Albania, Kosovo, dan yang lainnya, adalah penduduk Asli. Lebih dari separuh Muslim di Eropa adalah penduduk asli.”

Cooperman juga mengatakan terkejut mendapatkan populasi Muslim di Afrika bagian gurun Sahara. Ada 240 juta Muslim di sana—dan itu artinya 15% dari jumlah keseluruhan Muslim di dunia.
Islam tak pelak menjadi satu-satunya agama yang berkembang sangat pesat di dunia, dengan negara seperti Nigeri yang jumlahnya Muslim-nya sekarang sama dengan Kristen. Menurut Pew Forum, Nigeria juga menjadi negara keenam terbesar penduduk Muslim-nya.

Islam di masa depan

Secara kasar, sembilan dari 10 Muslim di dunia adalah pemeluk Sunni, dan satunya lagi adalah Syi’ah. Satu dari tiga Syi’ah tinggal di Iran. Sisanya di Iraq, Azerbaijan, dan Bahrain. Dan dari data statistik ini, sangat sulit menemukan Islam sektarian.

Penemuan ini hanya tahap pertama dari proyek Pew Forum. Tahun depan, mereka rencananya akan mengeluarkan laporan tentang perkembangan Muslim di masa depan, dan focus penelitian mereka akan melibatkan umat Kristen, dan pemeluk agama lainnya. Kata Grim, “Kami tidak hanya peduli kepada Muslim. Kami mencoba memotret perkembangan agama di dunia ini.” (sa/cnn)

/@cwi

selengkapnya...

Anak Jangan Nonton TV Sampai Umur 2 Tahun

SYDNEY - Anak-anak semestinya tidak menonton televisi hingga mereka berusia dua tahun. Sebab hal itu dapat merusak perkembangan bahasa dan kemampuan mereka berkonsentrasi.

Hal tersebut merupakan rekomendasi Pemerintah Australia dan akan dirilis pekan depan. Rekomendasi juga menyebutkan bahwa anak berusia antara dua dan lima tahun tidak boleh menonton televisi lebih dari satu jam setiap hari.

Rekomendasi itu ditujukan bagi pusat perawatan anak-anak dan juga nasihat bagi orangtua. Rancangan rekomendasi yang diperoleh The Australian itu dimaksudkan untuk mengekang penyebaran epidemi obesitas yang semakin banyak terjadi di kalangan anak-anak Australia.





"Berdasarkan penelitian terbaru, direkomendasikan anak-anak di bawah dua tahun untuk tidak menghabiskan waktu menonton televisi atau menggunakan media elektronik (DVD, komputer, dan permainan elektronik)," tulis salinan rancangan rekomendasi itu, yang dikutip dari The Australian, Senin (12/10/2009).

"Menghabiskan waktu di depan layar akan mengurangi jumlah waktu mereka untuk bermain aktif, berkontak sosial dengan yang lain, dan kesempatan untuk pengembangan bahasa."

"Itu akan mempengaruhi perkembangan pergerakan mata secara penuh dan mengurangi panjang waktu mereka untuk tetap fokus." (jri)

/@cwi

selengkapnya...

Jilbab Hati Dan Jilbab Kepala

Kala menulis ini , saya lagi nonton iklan premier ayat – ayat cinta the movie di sebuah station tv . Entahlah apa saya harus bangga karena ada sebuah film yang berkomitmen dalam sebuah ajaran agama , terutama pemakaian Hijab atau Jilbab bagi kaum perempuannya , cuma agak sedikit terkecoh saat melihat Aisha membuka jilbabnya dan berpakaian tidur lengan pendek , Ya Allah , ada apa ini . Meski itu di rumah , lalu apakah memang di perbolehkan ? Mungkin juga karena saya memang belum menonton Film nya kali ya , jadi itu seperti ada yang hilang. Sebenarnya persoalan atau tema Jilbab ini , mungkin akan jadi perbincangan sepanjang masa . Menilik di masa lalu , saat Jilbab masih menjadi suatu keanehan di negeri yang mayoritas penduduknya muslim ini , banyak kasus dulu , orang yang mengenakan jilbab di bilang mengikuti aliran sesat , untuk urusan sekolah mereka di persulit , apalagi untuk kerja , kayaknya sulit banget . Tapi salut buat perjuangan mereka yang kekeuh mempejuangkan jilbab sebagai pakaian syar`i dan identitas sebagai muslimah. Kalau dulu yang pake Jilbab , identik dengan orang yang sudah bergelar hajjah , orang tua , dan yang bersekolah di madrasah . Ya.. jilbab juga menjadi tema sentral dalam setiap cerpen atau novel islami yang terbit , jadinya booming dech di taon 2000. Tapi menarik , sekarang lagi dibahas mengapa tema nya selalu sama , tentang hidayah yang di dapat untuk mengenakan jilbab , bukan pada konsistensi si pemakai. Mohon maaf , ada trend di kalangan artis yang ramai – ramai memakai jilbab , namun tak kalah menariknya adalah mereka yang melepas jilbab saat di rundung masalah . Sebenarnya mereka memakai jilbab hanya untuk eksistensi atau sekedar menarik simpati publik , entahlah . Saya juga tak pantas memberikan penilaian , saya juga manusia biasa yang tak luput dari salah. Di sisi lain ada selebriti yang sudah pulang berhaji dan mendapat gelar hajjah , justru tidak mengenakan hijab dengan alasan masih ada pekerjaan duniawi yang dia kejar . Sebegitu penting kah nilai dunia ini dibandingkan dengan Tuhan . Apakah dengan jilbab , seluruh popularitasnya akan hilang ? rezekinya mendadak hilang ? apakah dengan memakai kerudung atau jilbab ia akan kehilangan kecantikan ? Lalu saya juga melihat betapa cantiknya Rianti pemeran Aisha yang mengenakan cadar plus hijabnya , dia terlihat cantik dan anggun sekali , semua orang memujanya . tapi sekali lagi kita dihadapkan pada kenyataan ia tak mengenakan jilbab setelah syuting film itu selesai . Apakah memang hidayah jilbab itu tidak nyampe meski ia sudah mendalami karakter Aisha ? menurut opini saya , ia gagal memerankan peran itu . Maaf ya ini opini pribadi saya . Yang menarik adalah Saskia yang memerankan noura yang jahat , dengan penampilan nya yang syar`i dengan jilbab yang ia kenakan sehari – hari , tapi saya rasa ia memang telah mendapatkan hidayah jauh dari sebelum main film ini. Saya berharap memang ada alasan masuk akal . Tapi yang saya lihat adalah seorang seleb bergelar diva penyanyi baru pulang haji , pertama kali ia berkomitmen menutup penampilan , tapi kok saya liat sekarang , rok nya juga tambah pendek , selutut . Lalu ada juga artis yang pulang haji dan bergelar hajjah , masih nyaman saja mengenakan pakaian u can see tapi menutup bagian lehernya . Astagfirullah hal azim . Ketika di tanya sungguh simple jawabannya ” Yang penting hati saya sudah berjilbab “ Sama seperti jawaban Dessy Ratnasari saat ia membuka jilbabnya , lalu Ulfa pun juga mulai melakukannya sekarang ( Mohon maaf pada artis yang saya sebutkan di atas , saya percaya kalian punya alasan yang kuat juga ) hemm … lalu sebenarnya yang bagus yang mana Jilbab hati atau jilbab kepala ? Mungkin kita harus meninjau dulu apa sich jilbab hati dan jilbab kepala itu ? menurut pengertian pribadi saya Jilbab hati itu adalah seseorang yang memiliki hati dengan sebuah pelindung yang melindunginya dari berbuat yang dilarang agama , menyadari sepenuhnya kewajiban seorang muslimah , berprilaku syar`i sesuai Islam Jilbab kepala adalah identitas dan penutup aurat bagi seorang muslimah. Menurut hemat saya jika ia sudah mengenakan jilbab hati , berarti ia akan sadar juga mengenakan jilbab kepala , karena esensinya ia sudah sadar sepenuhnya mengenai kewajiban sebagai seorang muslimah . Jadi bagus mana ? yang berjilbab hati atau jilbab kepala ? saya juga tidak mau menilai jelek pada mereka yang berjilbab tapi pakaiannya ketat , atau mungkin menurut pendapat orang tingkahnya tidak sesuai dengan jilbab yang ia kenakan . Tapi bagi saya ada rasa syukur ketimbang mereka yang tetap mencari alasan masuk akal demi menghindari untuk memakai Jilbab , bagi saya mereka lebih munafik. Tapi ya sudahlah , masing – masing punya alasan kuat , biarlah Allah saja yang menentukan hidayah untuk mereka. Yang jelas yang lebih baik adalah memakai JILBAB HATI dAN Jilbab Kepala buat mbak Inneke Koesherawati , mbak Novia kolopaking , Ibu Neno Warisman , Ibu Ratih Sanggarwati , Che – che Kirani , Saskia Adya Mecca , Cici Tegal , dll teruslah istiqomah mengenakan jilbab yang Syar`i , mendengungkan identitas dan Keislaman seorang Muslimah sejati. Juga buat para blogger – blogger di wordpress ini yang mengenakan Jilbab , mbak Nin , chigo , takocan , amel dll ( maaf saya tidak ingat untuk menyebutkan satu per satu ) , tetaplah istiqomah memakai jilbab , jadilah oase di tengah padang yang gersang . Doa saya dan juga para lelaki muslim yang ingin ada syar`i di dunia ini mengiringi perjuangan kalian , dan Tentunya Allah SWT selalu bersama kalian sumber: http://islammuda.blogspot.com/2011/04/penutup-hati-muslimah.html /@cwi

selengkapnya...

Gabung bersama kami

About Me

admin jg menerima pelayanan jasa

admin jg menerima pelayanan jasa
Jasa arsitek rumah; desain arsitek / desain rumah, gambar denah rumah, bangun rumah baru, renovasi rumah dan pembangunan mesjid, mushola, ruko, disaign taman, dll. klik gambar utk kontak personal.

Syiar Islam On Twitter

Site info

Kalkulator Zakat Fitrah

  © Syiar islam Intisari Muslim by Dede Suhaya (@putra_f4jar) 2015

Back to TOP  

Share |