Surat dari Mujahid Kepada Ibunya

Oleh Althaf

Dengan Menyebut Nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang!

Segala puji bagi Allah - Tuhan semesta alam, tempat kita memuji dan meminta bantuan dan pengampunan. Kita berlindung kepada Allah dari kejahatan jiwa dan perbuatan kita. Sungguh, tak seorang pun bisa menyesatkan orang-orang yang telah Allah bimbing ke jalan yang lurus, dan tidak ada yang akan mampu membimbing ke jalan yang lurus orang-orang yang telah Allah sesatkan. Saya bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah yang tidak memiliki sekutu, dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan Rasul-Nya! Kemudian ...

Assalamu'alaikum wa rahmatullahi Wa barakatuh!

Kedamaian dan rahmat menyertaimu, Ibu tersayang! Saya telah lama bertanya-tanya bagaimana menyampaikan pikiran dan perasaanku terhadapmu, dan saya memutuskan untuk menulis surat ini. Semoga Ayah tidak tersinggung karena surat ini ditujukan kepadamu, orang yang selalu ia jaga dan pedulikan, saya sangat menghargai itu, tetapi yang paling dekat dan sayang kepada setiap orang - adalah Ibu! Nabi (saw) berkata: "Surga berada di bawah kaki ibumu!"

Agar tidak mengundang kemarahan musuh Allah atau pun orang-orang yang dengan sukacita menyerangmu dengan berbagai interogasi dan panggilan ke polisi, dan juga agar tidak membuat banyak lidah kerabat kita mengeluarkan fitnah mereka, saya tidak akan menyebut nama.

Saya berterima kasih kepadamu, Ibu, untuk semua kesulitan yang Ibu derita demi kebahagiaan saya, sejak Ibu mengandung saya selama berbulan-bulan yang tidak mudah tentunya, dan berakhir dengan kenyataan bahwa saya menjadi saya sekarang - seorang muslim, seorang Mujahid yang selalu mencari pengampunan dan surga. Semoga Allah membalasmu untuk setiap peluh yang Ibu keluarkan saat saya dilahir ke dunia ini, untuk kegelisahan, untuk air mata, untuk malam-malam dimana Ibu terjaga, dan untuk hari-harimu yang sulit.

Karena Ibu selalu menanamkan kesalehan sejak masa kanak-kanak, karena bertahun-tahun yang dihabiskan untuk pendidikan saya, karena segala kesulitan yang Ibu tepis, maka saya tidak perlu apa-apa dan tidak akan merasa kehilangan. Dengan karunia Allah Yang Maha Kuasa dan dengan usaha Ibu, masa kecil saya adalah masa dimana saya tidak pernah kehilangan makanan, pakaian, dan tempat tinggal.




Rizki ini dari Allah melalui tanganmu, Ibu. Yang paling penting bagi setiap anak, kehangatan dan kebaikan orang tua, dan saya tidak pernah sedikitpun merasakan kurangnya kehangatan, kasih sayang dan perhatian darimu. Jadi saya sangat bersyukur kepada Allah dan berterima kasih padamu atas segalanya!

Ibu yang mulia, sebagian besar hidupmu terjadi di negara kafir komunis di mana orang-orang yang dipaksakan dengan cita-cita dan nilai-nilai yang palsu. Sepenuhnya orang-orang kafir itu ingin menghilangkan rasa takut setiap orang terhadap Tuhan, dan hal itu terjadi pada hari-hari kita, tetapi mereka tidak akan pernah memadamkan cahaya Allah, dan Alhamdulillah, Allah-lah yang senantiasa membimbing kami ke jalan yang lurus, dan membuat kita sebagai muslim dalam arti yang sesungguhnya!

Tidak dapatkah Ibu melihat bagaimana orang-orang Kabardian, Balkar, dan Karachay berubah, mereka yang menyebut diri mereka Muslim, mereka yang sejak lahir tahu bahwa anggur dan vodka adalah haram dan daging babi itu dilarang? Apa yang terjadi dengan rasa malu mereka? Apa yang terjadi pada kemanusiaan mereka? Dan apa yang tersisa dari kesalehan mereka?

Lagi pula, orang-orang yang semasamu mungkin bisa sedikit melihat dimana gagasan mengenai kehormatan, penghargaan dan penghormatan bagi orang tua, kesopanan, dan seterusnya begitu ditaati. Orang tua pada saat itu mungkin berbuat kesalahan, meskipun diam-diam, tetapi mereka selalu berusaha untuk menanamkan kesalehan kepada anak-anak mereka!

Bahkan saya ingat suatu saat ketika gadis-gadis itu malu untuk tampil di depan umum tanpa jilbab, dan jika terlihat berduaan dengan seorang laki-laki, itu dianggap sebagai aib. Mereka yang tidak dapat menyingkirkan kebiasaan buruk, seperti merokok dan lain-lain, menyembunyikan diri mereka dari yang lebih tua, bahkan pada saat mereka ada di usia tua. Para pemuda menghormati dan menghargai pendahulu mereka, mereka bahkan malu untuk makan di hadapan orang-orang tua. Inilah kesopanan yang dilandaskan pada keimanan! Jika seorang pria tidak mempunyai rasa malu, maka ia tidak memiliki iman! Tetapi kafir (semoga Allah mempermalukan mereka) selalu bekerja keras! Rasa malu kita sebagai Muslim dan rasa malu para perempuan Muslim itu tidak ada lagi.

Dalam kata-kata Musa Mukozhev (semoga barakah Allah menyertainya) dalam salah satu Khutbah Jumat: "Orangtua mengirim anak perempuan mereka untuk berzina, dan mengatakan bahwa tidak ada yang salah dengan itu, karena perempuan ini bertemu dengan pria yang ingin ia temui!"

SubhanAllah! Seberapa keras mereka berusaha untuk membuat anak-anak mereka menjadi bagian dari penghuni neraka! Orangtua membesarkan anak-anak mereka dalam demokrasi di bawah hukum-hukum kafir, memberi mereka uang untuk membeli bir dan rokok, dan berkata: "Dia masih melakukan itu sendiri dan tidak pernah meminta orang lain untuk melakukan hal yang sama." Anak-anak merokok dan minum alkohol di hadapan orang tua, dan menonton film tidak senonoh, bersama-sama. Dan kemudian orang tua yang aneh dan tidak lagi memiliki rasa malu itu bertanya-tanya di mana orang-orang kafir ini muncul di jalanan. Tapi ini tidak mengejutkan. Ini kebijakan yang jelas orang-orang kafir - untuk memberantas Islam dan menghancurkan kaum muslim. Mereka menyebarkan kebejatan dan kejahatan, dalam rangka untuk mencapai kesejahteraan di negeri kita di bawah hukum-hukum kufur dan syirik!

Mereka para gerilyawan, yang pernah menjadi teror dan menimbulkan kepanikan bagi tentara kafir selama perang Rusia-Kaukasia, sekarang malah melayani orang-orang kafir, dan siap untuk memerangi kaum muslimin dalam rangka mendapatkan kepuasan gyaurs (orang-orang kafir).

Para gerilyawan, yang belum pernah mendamaikan diri atas penghinaan dari kafir, sekarang tunduk kepada kafir Rusia untuk mendapatkan sepotong lemak di meja mereka.

Orang-orang muslim yang tulus yang tidak ingin menerima rezim kafir karena tidak ingin hidup dalam kehinaan, kini menjadi warga negara kafir Rusia dan secara sukarela merayakan hari raya kaum Kristen dan pagan, ikut serta minum vodka pada Paskah Kristen.

Ibu sudah mendengar semua ini dari saya berkali-kali, tapi sekali lagi saya katakan pemikiran ini sekarang, ketika saya meninggalkan rumah dan bergabung dengan orang-orang yang berperang di jalan Allah, Ibu akan memahami dan mendengar saya, dengan pertolongan Allah!

Semua yang saya lakukan, saya melakukannya demi Allah. Dan surat ini, juga saya tulis demi Allah, karena saya ingin Ibu bahagia dengan saya, dan bangga bahwa anak Ibu adalah salah satu hamba Allah yang berusaha untuk mengangkat Firman Allah di bumi! Pikirkanlah, Bu, tidakkah Ibu memiliki apa yang bisa Ibu banggakan dari saya dan mujahedin lain?

Kami berjihad di jalan Allah dan tujuan kami adalah untuk mengangkat firman Allah di bumi ini tinggi-tinggi! Dan apa yang lebih indah daripada firman Allah dan janji-janji-Nya? Kami meninggalkan rumah dan memilih jalan ini dengan berkah Allah sehingga negeri kita bisa bebas dari ketidakpercayaan dan kepalsuan, sehingga keturunan kita tidak perlu melihat tanah kita tercemar dengan ideologi kafir, dan bisa hidup dengan hukum Allah, dan menghayati agama Allah sejak mereka lahir!

Ibu selalu bilang saya tidak boleh berbeda dengan orang lain, tidak boleh "bergaul", menghindarkan diri dari segala hal yang terkutuk, karena semua itu akan membuat saya dipecat dari pekerjaan, orang-orang akan berpaling dari saya, akan saya dianggap sebagai "Wahhabi", radikal, dan sebagainya., dan polisi dapat menahan saya kapanpun dengan konsekuensi lebih lanjut! Tapi esensi agama kita - yakni mendorong untuk melakukan kebaikan dan menahan dari keburukan!

Bagaimana mungkin saya tidak berbeda dan tidak "bergaul" jika ada begitu banyak kotoran? Karena untuk menjadi seperti orang lain yang Ibu inginkan, berarti saya perlu minum, merokok, bersumpah sumpah serapah, menceritakan lelucon kotor, untuk berbicara tentang perempuan, terlibat dalam perzinaan, mencari lebih banyak uang, karier, dan lain-lain. Pikirkanlah, Bu, apakah Ibu benar-benar lebih suka saya bersikap seperti orang-orang seperti itu? Semoga Allah menuntun mereka ke jalan yang lurus! Atau apakah Ibu ingin anak Ibu meretas jalan ke surga melalui tindakannya sekarang, dan mendapat hak syafaat di sisi Allah bagi orang yang mereka cintai, mendapatkan syahid di jalan Allah?

Saya tidak bisa seperti orang lain, Bu. Saya tidak ingin menjadi orang lain, saya ingin menjadi seorang Muslim! Saya ingin masuk ke dalam surga Firdaus! Bagaimana mungkin saya memilih karier dan kekayaan dunia ini, sedangkan berkah surga yang tak terbatas dijanjikan oleh Allah kepada orang beriman!

Bagaimana saya bisa mengabaikan rahmat yang besar dari Allah yang Dia tunjukkan kepada saya ketika Dia membawa saya keluar dari lumpur dan membuat saya benar-benar menjadi muslim? Saya bersumpah kepada Allah, satu hari di bawah naungan Islam bagi saya adalah lebih dari bertahun-tahun tinggal dalam ketidaktahuan, satu doa bagi saya lebih berarti daripada semua kekayaan yang ada di planet ini!

Saya ingin Ibu mengerti bahwa sekarang tidak mungkin kita menjadi kaum muslimin yang tenang, karena orang-orang kafir itu menyerbu tanah kita, nilai-nilai kita telah berubah, dan sekarang mereka berusaha untuk memalingkan kita dari agama kita. Dalam Islam, tidak ada konsep: "Beribadahlah dalam rumah dan tidak boleh berbeda dari orang kebanyakan, dan dan di luar rumah, hiduplah sesuai dengan hukum yang didirikan orang-orang kafir".

Alhamdulillah, kita adalah muslim, dan harus hidup di bawah naungan hukum-hukum Allah, pergi ke masjid kapan dan di manapun kita mau, berjenggot dan berjilbab secara terbuka untuk menghindarkan diri dari fitnah, mengambil jizyah dari orang-orang kafir yang seharusnya berada dalam posisi lebih rendah daripada Muslim! Dan karena kita tidak bisa bebas melaksanakan agama kita, Allah menyeru kita untuk berperang di jalan-Nya dan meninggikan firman-Nya!

Dan kita akan bekerja keras sampai akhir hayat di jalan Allah, sampai firman Allah tegak di atas segalanya di bumi dan tidak akan ada hukum lain daripada hukum Allah! Saya sangat sakit hati oleh kenyataan bahwa Ibu tidak mendukung saya dalam hal ini. Mengapa Ibu tidak bercita-cita untuk melakukan apa yang dilakukan oleh orang-orang sebelum kita, dimana kaum ibu mengirim anak-anak mereka untuk berjihad dan mendesak mereka untuk menjadi bersemangat di jalan ini?

Allah berfirman dalam Quran:
"Sesungguhnya hartamu dan anak-anakmu hanyalah cobaan (bagimu), dan di sisi Allah-lah pahala yang besar." (QS At Taghabun [64]: 15)

Ingat cerita tentang perempuan yang tidak ada memiliki apa-apa untuk dikorbankan dalam jihad kecuali rambut dan putranya. Ia memotong rambut dan menjalinnya menjadi sebuah cambuk bagi mujahidin, dan mengirimkan putranya untuk berperang, dengan menitipkan pesan pada putranya itu untuk memberikan hidupnya di jalan Allah! Dan betapa senangnya saat ia mengetahui bahwa anaknya syahid di jalan Allah!

Ingat Asma, putri Abu Bakr, yang buta. Ia memerintahkan putranya untuk melepaskan baju besi yang melindungi dirinya dengan mengatakan: "Seseorang yang ingin surga tidak berpakaian seperti itu!" Dan mendesaknya untuk berperang sampai ia syahid di jalan Allah!

Ingat ibu-ibu yang anak-anak mereka tewas dalam pertempuran dengan orang-orang kafir, bersukacita dan berkata: "Sesungguhnya kami semua milik Allah dan kepada-Nya kami akan kembali"!

Sayangnya, Ibu tidak bisa melampaui cinta untuk anak Ibu ini, dan mengizinkan saya untuk itu. Ibu harus menempatkan cinta Ibu bagi Allah dan Rasul-Nya di atas cinta untuk putra Ibu dan mendukung jihad saya! Meskipun Ibu berdiri di hadapan Allah lima kali sehari, dan menangis dalam doa kepada Yang Mahakuasa, mungkin Ibu tidak pernah sekalipun meminta kepada Allah untuk membuat saya syahid!

Saya sangat sakit hati karena opini publik lebih penting bagi Ibu. Ibu lebih mengutamakan pendapat orang-orang yang ada dalam kebodohan dan sikap keras kepala mereka yang menjadikan mereka tetap berpaling dari kebenaran. Manakah yang lebih penting bagi Ibu, mereka atau Allah?

Sekarang kerabat kita menjauhi Ibu dan saya tahu itu sangat sulit bagi Ibu, melihat sikap seperti itu dari orang-orang yang telah Ibu bantu dan Ibu cintai. Tapi sekarang Ibu tidak memiliki apapun, dan sepertinya mereka tidak lagi membutuhkan Ibu. Dalam masyarakat saat ini, orang tua, yang tidak ada gunanya, ditolak oleh semua orang!

Semua upaya untuk mengumpulkan segala hal bagi saya, untuk memperoleh pekerjaan bergengsi, untuk melihat bagaimana saya mendapatkan rasa hormat dan kemuliaan di tengah-tengah masyarakat kotor ini, semua mimpi ini melesat! Sadarlah, Ibu! Apakah orang-orang sebelumnya yang kaya, membawa harta yang mereka kumpulkan setelah mereka mati? Apakah posisi yang tinggi dalam masyarakat membantu mereka? Saya bersumpah demi Allah, tidak!

Untuk berusaha untuk hidup menurut hukum Allah, untuk melakukan salat, membayar zakat, memberi sedekah, untuk melakukan perbuatan baik dan tindakan yang akan diletakkan di dalam timbangan kita di hari kiamat, melakukan tugas-tugas Ibu terhadap sesama mu'min, dan menghargai jihad di jalan Allah, inilah yang harus kita lakukan.

Apakah kita tidak memiliki contoh jelas kesalahpahaman palsu ini dipaksakan pada kita oleh kebijakan kafir? Ingat Vasya Temrokov, pengusaha, dan keluarganya, dengan istana dan kekayaan. Apakah dia membawa segalanya kecuali amal perbuatannya, dan apa yang tersisa dari kekayaan yang melimpah, dan mungkin hanya keluarganya memperoleh keuntungan dari kekayaannya! Ingat Valeriy Kokov (tentang berapa banyak kerusakan yang telah ia lakukan bagi umat Islam di republik dan bagaimana ia bersemangat dalam perang dengan agama Allah tidak akan saya bicarakan, dia sudah mendapatkan apa yang pantas ia dapatkan!)

Apakah posisinya menolongnya? Atau apakah seorang presiden tidak mati? Dan di mana seluruh kekayaan yang dikumpulkan dengan penipuan dan pencurian? Mungkinkah itu akan membantu keluarganya? Tapi tidak! Di hadapan Allah semua manusia akan berkumpul hanya dengan perbuatan mereka! Semua orang akan mati, dan setelah kematian semua akan menerima balasan untuk perbuatan dan tindakan mereka, dan mempertanggungjawabkannya di hadapan Sang Pencipta!

Allah berfirman dalam Quran:
"Dan mereka melarang (orang lain) mendengarkan Al-Quran dan mereka sendiri menjauhkan diri daripadanya, dan mereka hanyalah membinasakan diri mereka sendiri, sedang mereka tidak menyadari. Dan jika kamu (Muhammad) melihat ketika mereka dihadapkan ke neraka, lalu mereka berkata: "Kiranya kami dikembalikan (ke dunia) dan tidak mendustakan ayat-ayat Tuhan kami, serta menjadi orang-orang yang beriman", (tentulah kamu melihat suatu peristiwa yang mengharukan). Tetapi (sebenarnya) telah nyata bagi mereka kejahatan yang mereka dahulu selalu menyembunyikannya. Sekiranya mereka dikembalikan ke dunia, tentulah mereka kembali kepada apa yang mereka telah dilarang mengerjakannya. Dan sesungguhnya mereka itu adalah pendusta belaka.Dan tentu mereka akan mengatakan (pula): "Hidup hanyalah kehidupan kita di dunia ini saja, dan kita sekali-sekali tidak akan dibangkitkan" (QS Al An'am [6]: 26-29)

Insya Allah, menanggapi Allah Yang Berkuasa atas semesta alam, Presiden saat ini, Arsen Kanokov, dengan kekayaan yang tak terhitung tidak akan membantunya, begitupun dengan kursi kepresidenannya, maupun keluarga atau teman-temannya, baik Putin maupun Medvedev! Tidak ada satupun! Dan pada hisabnya hanya akan semua uang kotor yang diperoleh dari riba, semua kebohongan dan penipuan terhadap orang-orang yang bodoh, dengan dalih bahwa ia tidak melakukan apapun kecuali untuk membantu negara, dan menginvestasikan uangnya dalam perekonomian republik.

Semua tindakannya bertentangan dengan Islam dan kaum muslim. Dan pembangunan masjid pusat dari uang haram dan membangun sebuah gereja Kristen dengan kubah emas. Bisakah seorang Muslim membangun sebuah kuil kafir dan dekat dengan masjid? Dan tentu saja, salib, yang diserahkan oleh orang-orang kafir dalam upacara pembukaan Rusia FSB di Nalchik, akan diletakkan pada timbangannya di hari kiamat.

Kenyataan yang tersembunyi dari orang-orang sebagai kebenaran lainnya, dan hanya sedikit orang yang mengetahuinya: Ia dianugerahi dengan St. Sergius dari gelar Radonezh II, oleh Alexy II yang sangat patriarkal, untuk menghormati ulang tahun ke-450 masuknya Kabardino-Balkaria ke Rusia. Sebuah kombinasi mengerikan dari semua yang dibenci Allah!

Allah berfirman tentang mereka:
"Janganlah kamu disedihkan oleh orang-orang yang segera menjadi kafir; sesungguhnya mereka tidak sekali-kali dapat memberi mudharat kepada Allah sedikitpun. Allah berkehendak tidak akan memberi sesuatu bahagian (dari pahala) kepada mereka di hari akhirat, dan bagi mereka azab yang besar." (QS Ali Imran [3]: 176)

Saya ingin benar-benar tinggal bersama Ibu, terus menjagamu, bertani, mendidik anak-anak dalam Islam, beribadah kepada Allah dan menjalani kehidupan yang penuh dengan damai, tapi sekarang semua itu tidak mungkin terjadi selama Muslim masih ada dalam situasi semacam ini, dan sementara di negeri kita yanga ada hanya hukum kufur bukannya hukum Allah!

Allah berfirman dalam Quran:
"Dan perangilah mereka, supaya jangan ada fitnah dan supaya agama itu semata-mata untuk Allah. Jika mereka berhenti (dari kekafiran), maka sesungguhnya Allah Maha Melihat apa yang mereka kerjakan." (QS Al Anfal [8]: 39)

Aku mohon Ibu, Ibu yang sangat saya sayangi, pertimbangkanlah kembali posisimu. Berhentilah menyalahkan orang lain karena saya pergi berjihad. Mulailah menerima dan berterima kasih pada mereka saudara-saudara saya yang oleh karunia Allah mereka berjihad sebelum saya, hingga istri saya yang tak pernah berhenti memberikan dukungan dan pengertiannya.

Jangan mendengarkan segala macam perkataan orang-orang bijak yang mengklaim diri mereka penasihat spiritual, yang menggunakan fakta bahwa orang-orang lainpun mendengarkan mereka. Mereka, yang dipimpin oleh para antek kafir ini (maksud saya adalah Pshihachev), tidak akan pernah berbicara tentang kebenaran. Semoga Allah memberi mereka balasan penuh untuk semua perbuatan mereka dan semua kata-kata yang mereka tujukan terhadap umat Islam.

Ibu tersayang, saya minta maaf untuk semuanya! Kita semua hanya bagian dari manusia yang tidak pernah luput dari kesalahan, tetapi bagi saya sangat penting bahwa Ibu memaafkan saya untuk segalanya dan ridha dengan saya. Saya ingin kembali di hadapan Allah dengan hati yang tenang, karena keridhaan Allah ada dalam keridhaan orangtua. Saya tahu apa yang Ibu alami setiap kali mereka menyerang saudara-saudara saya, dimana orang-orang kafir melakukan operasi khusus terhadap mujahidin. Setiap kali Ibu mungkin berpikir bahwa saya bisa berada di sana, dan mengharapkan bahwa mereka akan memberitahu anda tentang hal itu. Dan dari pikiran-pikiran dan pengalaman, itulah, hati ibu pun mulai menyusut akibat rasa sakit dan rasa takut Ibu terhadap hidup saya.

Tapi saya mohon pada Ibu, khawatirlah pada Akhirat kita, karena, ketika kita berdiri di hadapan Allah, kita takut hanya kepada Allah. Bagaimanapun, Allah Penguasa semesta alam berjanji bahwa jika Ibu tidak merasa takut kehilangan anak, harta, hidup dan semua hal-hal duniawi, dan menghabiskan rasa takut Ibu hanya kepada Allah, Ibu tidak akan tahu rasa takut pada hari penhisaban, dan Ibu tidak akan perlu bersedih! Kita harus mencari keridhaan Allah, dan harus memimpin jihad di jalan-Nya, meninggikan kalimat Allah di bumi.

Allah berfirman:
"Diwajibkan atas kamu berperang, padahal berperang itu adalah sesuatu yang kamu benci. Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui." (QS Al Baqarah [2]: 216)

"Hai orang-orang yang beriman, apakah sebabnya bila dikatakan kepadamu: "Berangkatlah (untuk berperang) pada jalan Allah" kamu merasa berat dan ingin tinggal di tempatmu? Apakah kamu puas dengan kehidupan di dunia sebagai ganti kehidupan di akhirat? Padahal kenikmatan hidup di dunia ini (dibandingkan dengan kehidupan) diakhirat hanyalah sedikit." (QS At Tawbah [9]: 38-39)

"Karena itu hendaklah orang-orang yang menukar kehidupan dunia dengan kehidupan akhirat berperang di jalan Allah. Barangsiapa yang berperang di jalan Allah, lalu gugur atau memperoleh kemenangan maka kelak akan Kami berikan kepadanya pahala yang besar. Mengapa kamu tidak mau berperang di jalan Allah dan (membela) orang-orang yang lemah baik laki-laki, wanita-wanita maupun anak-anak yang semuanya berdoa: "Ya Tuhan kami, keluarkanlah kami dari negeri ini (Mekah) yang zalim penduduknya dan berilah kami pelindung dari sisi Engkau, dan berilah kami penolong dari sisi Engkau!." (QS An Nisaa [4]: 74-75)

Saya tidak mampu mendengar langsung dari Ibu bahwa Ibu sudah ridha terhadap saya sebagai anak, dan maafkan saya atas segalanya, tapi jika Ibu mengatakan hal ini kepada Allah, maka ini sangat cukup bagi saya!

Saya mohon maaf untuk segala sesuatu, tapi saya tidak menyesal karena saya telah memilih jalan ini dan tidak merasa bersalah untuk itu. Sebaliknya, saya berharap untuk menerima penghargaan Allah, bahwa Dia akan memperkenankan saya masuk ke surga Firdaus dalam rahmat-Nya, dan saya bersyukur kepada Allah karena telah membawa saya untuk berjihad di jalan-Nya! Allah memilih orang-orang terbaik dan membuat mereka muslim! Lalu Ia memilih yang terbaik dari kaum muslimin dan membuat mereka Mujahidin! Dan kemudian yang terbaik dari Mujahidin Allah adalah membuatnya syahid di jalan-Nya!

Saya harap Ibu mau bergabung dalam berperang di jalan Allah dan mengikuti satu-satunya jalan yang benar sekarang! Untuk melakukan ini, Ibu hanya perlu memahami bahwa semua orang yang pernah menentang Islam dan kaum muslim, dan melawan kita, adalah musuh-musuh Allah.

Ibu tersayang, jangan pernah membiarkan ketika seseorang menyinggung atau merendahkan kaum muslimin, bantulah saudara-saudara kita yang sepenuhnya berjuang di jalan Allah dengan apapun yang Ibu mampu, bantulah Mujahedin, dan jika perlu, lindungi mujahedin dari incaran kaum kafir, dan kemudian Allah akan membuat Ibu sebagai salah satu yang memperoleh keberhasilan di dunia ini dan di dunia yang Kekal nanti.

Ibu, mintalah pada Allah, Yang Maha Pemurah, bahwa anak Ibu mati syahid, dan bahwa Allah membawa saya ke dalam surga Firdaus, di mana mengalir sungai-sungai selamanya! Berdoalah bahwa Allah membuat kita dan keturunan kami shalih, bahwa Dia menguatkan kita di jalan-Nya dan melimpahi kita dengan kesyahidan! Dan kemudian Ibu bisa bersukacita bahwa pada hari kiamat, Ibu dengan izin Allah akan mendapat syafaat!

Ibu, saya tahu betapa sulit ini semua bagi Ibu, tetapi balasan Allah untuk semua itu sangat besar, dan ketika Ibu mendengar, insya Allah Ta'ala, bahwa Allah telah memberikan kepada anak Ibu kesyahidan di jalan Allah, jangan lupa ayat Quran:

"SESUNGGUHNYA KITA MILIK ALLAH DAN KEPADA-NYA KITA KEMBALI!""

Kedamaian dan berkah Allah menyertaimu, Ibu terkasih! Saya sedang terburu-buru untuk pergi ke Surga, dan saya berharap untuk bertemu dengan Ibu di sana!

Allahu Akbar! Allahu Akbar! Allahu Akbar!



/@cwi

selengkapnya...

TEORI EVOLUSI: SEBUAH GAGASAN KUNO

Jean B. Lamarck: Ilmu pengetahuan meruntuhkan teorinya. Darwin tidak melandaskan teorinya pada bukti nyata atau penemuan apa pun. Ia hanya melakukan sejumlah pengamatan dan menghasilkan sejumlah gagasan. Ia melakukan sebagian besar pengamatannya di atas kapal H.M.S. Beagle yang berlayar dari Inggris. PERMASALAHAN TENTANG CATATAN FOSIL Ketika Darwin mengemukakan teorinya, para ahli paleontologi adalah yang paling menentangnya. Mereka mengetahui bahwa " bentuk-bentuk peralihan" yang diduga pernah ada oleh Darwin, kenyataannya tidak pernah ditemukan. Darwin berharap permasalahan ini akan dapat teratasi dengan penemuan- penemuan fosil baru. Akan tetapi, ilmu paleontologi malah semakin menggugurkan teori Darwin hari demi hari. Gagasan bahwa kehidupan adalah hasil peristiwa tak disengaja dan tanpa tujuan adalah sebuah mitos abad ke-19.
Dilihat dari tingkat pemahaman ilmu pengetahuan yang masih terbelakang di masa itu, para evolusionis beranggapan bahwa kehidupan sangatlah " sederhana". Terdapat lebih dari satu juta spesies makhluk hidup yang menghuni bumi. Bagaimana beragam spesies dengan keseluruhan ciri yang sama sekali berbeda dan rancangan sempurna ini muncul menjadi ada? Setiap orang yang menggunakan akalnya akan memahami bahwa kehidupan adalah karya penciptaan sempurna yang tiada tara. Tetapi, teori evolusi menolak kebenaran yang jelas ini. Menurutnya, semua spesies di bumi berevolusi dari satu spesies ke spesies lain melalui berbagai peristiwa yang terjadi secara acak. Orang pertama yang mempelajari masalah evolusi secara mendalam - sebuah gagasan yang berasal dari bangsa Yunani Kuno - adalah biologiwan Prancis, Jean Baptist Lamarck. Teori Lamarck, yang dikemukakan di awal abad ke-19 , menyebutkan bahwa "makhluk hidup mewariskan sifat-sifat yang mereka peroleh selama hidup ke generasi berikutnya". Misalnya, dalam pandangan Lamarck, jerapah telah berevolusi dari binatang sejenis kijang yang memanjangkan leher terus-menerus saat berusaha mendapatkan makanan di dahan pohon yang lebih tinggi. Namun, kemunculan ilmu genetika telah menguburkan teori Lamarck sekali dan untuk selamanya. KESULITAN DARWIN Charles Darwin, seorang naturalis amatir, mengemukakan teori dalam bukunya: "The origin of species" yang terbit pada tahun 1859. Ia mengakui banyak permasalahan yang tak dapat ia jelaskan dalam bab "Difficulties On Theory". Ia berharap beragam permasalahan ini akan terpecahkan di masa mendatang. Namun, pada kenyataannya harapan ini tidak pernah terwujud. Orang penting kedua setelah Lamarck yang mempertahankan teori ini adalah seorang naturalis amatir, Charles Darwin. Dalam bukunya The Origin of Species , yang terbit pada tahun 1859 , ia menyatakan semua spesies berasal dari satu nenek moyang yang sama melalui proses yang terjadi secara kebetulan. Sebagai contoh, menurut Darwin, ikan paus berevolusi dari beruang yang mencoba berburu di laut. 1 AKIBAT KETERBELAKANGAN ILMU PENGETAHUAN Saat Darwin mengemukakan teorinya, pengetahuan seluk-beluk makhluk hidup hingga bagiannya yang terkecil belum banyak diketahui. Dan dengan mikroskop sederhana waktu itu, struktur rumit dari kehidupan mustahil dapat dilihat. Darwin sangat ragu ketika mengemukakan pernyataannya. Ia tidak begitu yakin dengan teorinya, dan mengakui banyak permasalahan yang tidak mampu dijelaskannya dalam bab berjudul "Difficulties on Theory" . Darwin berharap kesulitan-kesulitan ini akan teratasi di kemudian hari seiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan, dan membuat sejumlah perkiraan. Tetapi ilmu pengetahuan abad ke-20 menggugurkan pernyataan Darwin satu demi satu. Persamaan antara teori Lamarck dan Darwin adalah keduanya berlandaskan pada pemahaman ilmu pengetahuan yang masih terbelakang. Ketiadaan berbagai cabang ilmu seperti biokimia dan mikrobiologi di masa itu menyebabkan para evolusionis berpikir bahwa makhluk hidup memiliki rancangan sederhana sehingga dapat terbentuk dengan sendirinya secara kebetulan. Ketidaktahuan terhadap hukum genetika memunculkan anggapan bahwa beragam makhluk hidup dapat dengan mudah berevolusi menjadi spesies baru. Kemajuan ilmu pengetahuan telah meruntuhkan semua mitos ini dan mengungkap bahwa makhluk hidup adalah karya penciptaan yang paling unggul.

/@cwi

selengkapnya...

Adnan Oktar (Harun Yahya) Sang lingkar Pena Madani

Adnan Oktar dikenal sebagai seorang penulis dengan nama pena “ Harun Yahya”. Beliau adalah seorang ‘alim yang menghabiskan seluruh hidupnya untuk berdakwah tentang keberadaan dan keesaan Allah dan keluhuran akhlaq Al Qur’an kepada masyarakat. Berawal ketika masih duduk di bangku universitas, beliau telah menggunakan setiap saat dalam hidupnya demi dakwah ini dan tidak pernah takut berhadapan dengan segala kesulitan yang merintangi jalan. Hingga kini, beliau tetap berdiri kokoh, tegar dan sabar dalam menghadapi segala tekanan dan fitnahan. Di bawah ini adalah sedikit dari perjalanan hidup Adnan Oktar, yan g juga dikenal dengan nama pena Harun Yahya.

Adnan Oktar dilahirkan pada tahun 1956 di Ankara dan dibesarkan di kota ini hingga lulus SMU. Komitment beliau terhadap Islam tumbuh semakin kuat ketika beliau duduk di bangku SMU. Pada periode ini, pengetahuan yang mendalam tentang Islam beliau dapatkan dari membaca berbagai buku-buku agama. Di samping itu, beliau juga memperoleh pemahaman tentang fakta-fakta penting lain yang kemudian beliau beritahukan kepada orang-orang di sekitarnya. Pada tahun 1979 , Adnan Oktar pindah ke Istanbul untuk menuntut ilmu di Universitas Mimar Sinan. Di masa inilah beliau mulai melaksanakan misi dakwah, menyeru manusia kepada akhlaq yang baik dan memerintahkan yang ma’ruf dan mencegah yang munkar. Masa-masa di Universitas Mimar Sinan Sejak sebelum Adnan Oktar memulai kuliah di Universitas Mimar Sinan, Istanbul, institusi pendidikan tersebut telah berada di bawah pengaruh berbagai organisasi ilegal berhaluan Marxisme, sehingga pemikiran kekirian tampak jelas mendominasi kampus. Setiap orang, apakah ia staf di sebuah fakultas ataupun mahasiswa, adalah sosok materialis yang berpola pikir atheis. Sungguh, para staf pengajar mengambil setiap kesempatan yang ada untuk menyebarkan filsafat materialistik dan Darwinisme dalam kuliah-kuliah yang mereka berikan kendatipun dua hal ini tidak ada hubungannya dengan topik kuliah mereka. Dalam lingkungan dimana ajaran agama dan akhlaq tidak dipedulikan dan sama sekali ditolak, Adnan Oktar menyeru orang- orang di sekitar beliau kepada keesaan dan keberadaan Allah. Sebagaimana mungkin telah dimaklumi, dalam kondisi demikian, Islam tidak diberi kesempatan untuk tumbuh berkembang. Ibu beliau, Ny. Mediha Oktar, menuturkan bahwa pada masa itu beliau hanya tidur beberapa jam saja di malam hari, sebagian besar sisa waktu beliau gunakan untuk membaca, membuat catatan dan menyimpan kumpulan catatan tersebut. Beliau membaca ratusan buku, termasuk karya- karya pokok tentang Marxisme, komunisme dan filsafat materialistik, dan mempelajari buku- buku ideologi kiri, termasuk karya-karya klasik ataupun literatur-literatur lain yang jarang dibaca orang. Beliau meneliti karya-karya tersebut, menandai bagian-bagian penting dan membuat catatan-catatan di bagian belakang buku tersebut. Hal ini membuat beliau sangat tahu tentang filsafat-filsafat serta ideologi- ideologi tersebut, jauh lebih tahu dibandingkan para pendukung ideologi itu sendiri. Beliau juga melakukan riset yang mendalam tentang teori evolusi yang dianggap sebagai landasan ilmiah dari ideologi-ideologi tersebut dan mengumpulkan berbagai dokumen dan informasi yang berhubungan dengannya. Setelah mengumpulkan informasi yang berlimpah tentang berbagai kebuntuan, kontradiksi dan kebohongan yang terdapat dalam filsafat dan ideologi yang didasarkan atas pengingkaran terhadap Allah ini; tanpa membuang-buang waktu lagi, Adnan Oktar menggunakan informasi tersebut untuk menyebarkan fakta-fakta yang ada. Hampir ke setiap orang, termasuk para mahasiswa dan staf pengajar di universitas, beliau mendakwahkan keberadaan dan keesaan Allah, serta Al Qur’an, Kitab Suci yang diwahyukan Allah, dengan menggunakan bukti- bukti saintifik. Di tengah-tengah pembicaraan di kantin kampus, di koridor-koridor di saat jam istirahat, seseorang dapat melihat beliau sedang menjelaskan kelemahan dan kesalahan filsafat materialistik dan Marxisme dengan mengambil cuplikan dari buku-buku yang menjadi referensi dari ideologi itu sendiri. Beliau memberikan perhatian khusus kepada teori evolusi . Teori yang dimunculkan oleh kelompok tertentu untuk melawan fakta penciptaan ini diyakini sebagai sesuatu yang benar oleh para mahasiswa universitas secara luas. Dengan menggunakan kedok sains, teori tersebut sebenarnya bertujuan untuk meracuni dan menghancurkan akidah dan akhlaq dari para pemuda tersebut. Seandainya makar jahat dari kebohongan ilmiah ini tidak dibongkar, maka akan muncul generasi penerus yang sama sekali tidak memiliki nilai-nilai spiritual, moral dan religius. Karya Pertama Tentang Teori Evolusi Adnan Oktar memusatkan usahanya dalam membuktikan kebohongan serta ancaman yang terselubung dari teori evolusi tersebut. Karena teori evolusi disebarkan dengan jalur ilmiah, beliau berpendapat bahwa sains merupakan sarana yang paling tepat untuk membongkar kepalsuan dari dasar berpijak teori buatan ini. Beliau mempersiapkan sebuah buku berjudul “ Teori Evolusi”, sebuah rangkuman dari penelitian dan pengkajian beliau yang dalam tentang teori evolusi. Beliau menanggung sendiri semua biaya yang dikeluarkan untuk pencetakan dan penggandaan buku tersebut dari uang hasi penjualan beberapa harta warisan yang beliau terima dari keluarganya. Kemudian beliau membagi-bagikan buku-buku tersebut secara gratis kepada para mahasiswa dan mendiskusikannya dengan siapapun yang ditemuinya. Buku ini memuat ulasan yang sangat lengkap yang membuktikan bahwa teori evolusi adalah sebuah kebohongan yang tidak logis dan tidak memiliki nilai ilmiah sama sekali. Setiap orang yang berdiskusi dengan beliau dapat dengan jelas memahami bahwa teori evolusi tidak memiliki kebenaran ilmiah sedikitpun. Sehingga seseorang dapat dengan mudah memahami fakta bahwa tak satu makhluk hidup pun yang dapat muncul di dunia ini secara kebetulan kecuali dengan kehendak Allah. Namun sebagian mahasiswa yang taklid secara buta terhadap pemikiran materialisme, kendatipun telah mengetahui kebenaran, secara terang-terangan menyatakan pengingkaran mereka. Beberapa diantara mereka sampai berani mengatakan: ” Bahkan seandainya saya melihat Allah dengan mata kepala saya sendiri, saya akan tetap berperang melawan-Nya. ” Lebih dari itu, beberapa mahasiswa militan di universitas tersebut secara terang-terangan mengancam Adnan Oktar dengan mengatakan bahwa nyawa beliau dalam bahaya jika beliau tidak mau berhenti dari aktifitasnya. Namun semua tekanan dan ancaman ini hanyalah membuat tekad Adnan Oktar semakin kuat dan kokoh. Reaksi yang keras dan kekhawatiran dari kaum materialis dan atheis adalah bukti yang nyata bahwa Adnan Oktar berada pada pihak yang benar. Di universitas yang didominasi oleh kaum Marxis, dimana sering terjadi perbuatan anarki, setiap hari puluhan orang mati terbunuh. Dalam kondisi yang demikian, beliau secara terbuka mendakwahkan tentang keberadaan dan keesaan Allah serta kemuliaan Al Qur’an. Di sebuah institusi pendidikan dimana orang-orang menyembunyikan keimanan mereka, beliau secara rutin datang ke masjid Molla dan melakukan sholat tanpa mengindahkan semua tanggapan dan ancaman yang ditujukan kepadanya. Ketakutan Staf Pengajar Atheis Adnan Oktar selalu menghadiri kuliah-kuliah dengan membawa dokumen-dokumen saintifik serta kumpulan riset-risetnya dan melakukan diskusi dengan para staf pengajar mengenai filsafat materialistik dan teori evolusi. Pada saat itu, ada dua orang staf pengajar yang tak henti- hentinya berbicara tentang evolusi dan melakukan propaganda atheisme. Karenanya, dua orang ini menjadi populer dan dihormati di kalangan para mahasiswa Marxis. Namun ketidakbecusan dalam mempertahankan pendapat mereka dalam diskusi-diskusi mereka dengan Adnan Oktar, ditambah dengan jawaban- jawaban yang tidak logis yang mereka berikan telah secara gamblang memperlihatkan kegagalan dan kepalsuan dari teori-teori yang mereka ajarkan kepada para mahasiswa. Suatu hari setelah kuliah, satu dari staf pengajar ini melakukan diskusi singkat namun cukup mengena dengan Adnan Oktar mengenai kebuntuan teori evolusi. Pengajar ini tidak mampu memberikan penjelasan dan jawaban yang masuk akal atas dokumen-dokumen saintifik dan penjelasan logis yang diberikan Adnan Oktar. Segala yang ia dapat lakukan adalah tergopoh-gopoh meninggalkan tempat itu. Kekalahannya dalam berdiskusi di hadapan mata para mahasiswa membuatnya sangat terpukul. Semenjak itu, staf pengajar yang biasanya membuat pembicaraan filsafat yang “ serius” dan panjang dengan para mahasiswanya di koridor-koridor setelah kuliah kini terlihat tergesa-gesa untuk menuju kantornya agar tidak bertemu dengan Adnan Oktar. Sebagian besar dari para mahasiswa Universitas Mimar Sinan pada masa itu mengetahui tentang hal ini. Seorang Diri Selama Tiga Tahun Ketika pertama kali mendakwahkan Islam di Universita Mimar Sinan, Adnan Oktar hanyalah seorang diri. Selama lebih dari tiga tahun, tak seorang pun yang menerima dakwah beliau. Orang-orang yang memiliki keyakinan yang sama dan mendukung beliau secara penuh belum nampak ataupun menyertai beliau dalam periode tersebut. Namun kurangnya dukungan tidak merubah komitmen beliau. Beliau sadar bahwa Allah adalah satu-satunya Penolong dan beliau melakukan ini semua demi mendapatkan keridhaan Allah. Kadang ada beberapa pemuda yang mendengarkan dan setuju dengan ide beliau. Namun ini hanyalah sebatas ketertarikan yang tidak pernah berkembang menjadi dukungan penuh. Tiga tahun telah berlalu di Universitas Mimar Sinan dan dalam jangka waktu tersebut, Adnan Oktar berusaha untuk menemukan orang-orang yang dapat memahami keberadaan Allah. Ini adalah periode dimana beliau melakukan sebuah perjuangan ideologi melawan Marxisme dan atheisme seorang diri dengan sarana yang beliau miliki. Lama kelamaan para tokoh Marxis di kampus mulai menghindari beliau. Merasa tak mampu membantah argumentasi saintifiknya tentang teori evolusi dan Marxisme, mereka tak dapat melakukan apa-apa lagi kecuali mencemooh dan mengkritik jenggot, pakaian serta cara hidup beliau. Para Pendukung Beliau Yang Pertama Adnan Oktar memperoleh nilai yang tinggi dalam tes masuk Universitas Mimar Sinan. Beliau memiliki kemampuan yang mengagumkan dalam bidang seni lukis. Beliau dapat saja dengan mudah mengambil jurusan seni rupa dan mencapai karir hingga puncaknya. Beliau mungkin saja berpikir, ”Pertama-tama biarlah saya mencapai apa yang saya cita-citakan dan setelah itu baru saya akan mendakwahkan Islam”; namun beliau tidak melakukannya. Beliau menghabiskan seluruh waktu, energi dan sarana yang ada untuk tujuan yang satu. Ketiadaan pendukung selama tahun-tahun ini sebenarnya dapat saja mendorong Adnan Oktar untuk berpikir bahwa segala usahanya telah sia-sia dan lebih baik berhenti. Namun beliau tidaklah demikian. Berbekal tekad dan komitmen, beliau terus berdakwah menyebarkan kalimat Allah kepada orang-orang di sekitar beliau dengan senantiasa mengingat perkataan Bediuzzaman Said Nursi, ”Yang dibutuhkan bukanlah keahlian dalam mengumpulkan jumlah pendengar yang banyak, akan tetapi bagaimana untuk mendapatkan keridhaan Allah”. Akhirnya di tahun 1982 , untuk pertama kali, beberapa mahasiswa baru Universitas Mimar Sinan memutuskan untuk mendukung Adnan Oktar dalam dakwahnya. Seiring dengan bergantinya bulan dan tahun, jumlah para pemuda yang sependapat dengan beliau bertambah. Keajaiban dalam ciptaan Allah, kepalsuan pandangan- pandangan golongan Marxis yang merupakan ideologi dominan waktu itu adalah tema utama dari pembicaraan Adnan Oktar dengan para pemuda ini. Ambisi utama beliau adalah untuk mengarahkan para pemuda tersebut agar menjadi orang-orang yang terhormat. Dari tahun 1982 hingga 1984 , sebuah kelompok yang beranggotakan sekitar 20-30 orang telah terbentuk. Pada tahun 1984 , beberapa pemuda yang merupakan anak dari kalangan keluarga terhormat di Istanbul diperkenalkan kepada beliau. Mereka berasal dari keluarga yang dikenal, memiliki kedudukan serta status ekonomi yang tinggi dalam masyarakat. Selama berdiskusi dengan Adnan Oktar, para pemuda ini memahami secara menyeluruh pentingnya nilai- nilai akhlaq dan mulai merubah pola hidup mereka. Ketaatan mereka terhadap akhlaq Islam sungguh membuat takjub masyarakat di sekitar mereka tinggal. Selama dua tahun setelah tahun 1984 , pembicaraan yang diadakan bersama dengan para pemuda yang waktu itu masih duduk di bangku sekolah menengah tingkat atas swasta di Istanbul berkisar masalah akhlaq. Selama tahun-tahun ini, Adnan Oktar tidak lagi belajar di universitas Mimar Sinan. Beliau terdaftar sebagai mahasiswa di sebuah fakultas baru di Universitas Istanbul, jurusan Filsafat. Para pemuda yang bertemu Adnan Oktar sangatlah bersimpati kepada beliau dan sangat kagum atas perilaku, pandangan dan sikap beliau yang santun. Oleh karena para pemuda ini juga memperkenalkan beliau kepada teman-teman mereka, sejumlah besar siswa sekolah menengah tingkat atas berkesempatan untuk bertemu dengan beliau. Nama beliau muncul untuk pertama kali di majalah Nokta (Titik) pada tahun 1986 dan ini adalah kali pertama beliau dikenal masyarakat luas.   Kemunculan di Media Masa Ihwal tentang Adnan Oktar muncul sebagai berita utama pada majalah Nokta setelah kunjungan Rusen Cakir, seorang koresponden majalah tersebut, ke sebuah masjid dimana Adnan Oktar melakukan pertemuan dan diskusi dengan para rekannya. Laporan yang di muat dengan judul “ Pendukung setia dari kampus ” ini berkisah tentang Adnan Oktar dan cara beliau mengkomunikasikan pesan-pesan Islam kepada para pemuda di sekelilingnya. Selama periode ini, banyak para mahasiswa universitas, kebanyakan dari Universitas Bosphorus yang merupakan salah satu universitas paling ternama di Turki, mulai berdatangan dan ikut berdiskusi dengan Adnan Oktar. Hingga awal musim panas di tahun yang sama, pihak media masa memuat laporan tentang Adnan Oktar hampir setiap hari. Banyak surat kabar yang menampilkan nama beliau dalam judul laporan utama. Keberhasilah Adnan Oktar dalam mendakwahkan pesan-pesan Islam kepada lapisan masyarakat yang terkesan paling jauh dari agama sungguh mengejutkan kalangan media masa. Yahudi dan Freemasonry Ketika itu, karya Adnan Oktar tentang Yahudi dan freemasonry sebentar lagi akan diterbitkan. Adnan Oktar memusatkan kerja kerasnya untuk masalah yang satu ini mengingat dalam Al Qur’an Allah memalingkan perhatian kita kepada kaum Yahudi, salah satu musuh terbesar kaum mukmin. Dari penelitiannya, Oktar sampai pada kesimpulan bahwa aktifitas Zionisme di negara Turki dilakukan oleh freemasonry, sebuah kelompok rahasia. Ada pengaruh yang terselubung namun meluas dari freemasonry pada kantor-kantor pemerintah, lembaga- lembaga pendidikan tinggi, organisasi-organisasi politik dan media masa. Misi utama mereka adalah untuk secara bertahap menjauhkan bangsa Turki dari nilai-nilai spiritual, religius dan moral dan menjadikan mereka seperti binatang sebagaimana yang tercantum dalam Taurat yang sudah diubah-ubah. Untuk mencapai tujuan ini, pandangan para materialis, teori evolusi dan pola hidup yang amoral dan bertentangan dengan agama disebarluaskan kepada masyarakat. Para anggota freemasonry di semua lembaga pemerintahan, media masa dan institusi pendidikan memegang kendali utama dalam melaksanakan indoktrinasi ini secara besar- besaran. Inilah yang menyebabkan Adnan Oktar memusatkan perhatiannya kepada masalah tersebut. Dengan melalui rintangan yang sangat berat, akhirnya beliau berhasil mendapatkan publikasi-publikasi yang asli dari kaum freemasonry yang sebenarnya dikhususkan untuk kalangan mereka sendiri. Buku Yahudi dan Freemasonry diterbitkan pada periode ini dan merupakan sebuah hasil dari penelitian yang mendalam dan terinci yang dilakukan terhadap literatur-literatur asli freemasonry selama bertahun-tahun. Penerbitan buku Yahudi dan freemasonry waktu itu menjadi titik kulminasi bagi Adnan Oktar. Masyarakat luas mendapatkan akses ke “dalam” freemasonry, sebuah organisasi yang melakukan aktifitasnya secara rahasia. Buku ini membeberkan daftar anggota kuil-kuil Freemason, jabatan tiap-tiap anggota dalam organisasi tersebut, daftar orang-orang Freemason yang duduk dalam pemerintahan, berbagai perusahaan dan institusi Freemason, aktifitas-aktifitas mereka, kekuatan ekonomi dan politik yang dipegang oleh Freemason. Sumber utama dari segala informasi ini adalah publikasi asli dari Freemason. Pendek kata, buku ini membongkar wajah gelap dari freemasonry, yakni sebuah kelompok rahasia yang memiliki hubungan akrab dengan Zionisme. Dalam buku tersebut, para pembaca dapat mengetahui tentang aktifitas Freemason yang memiliki keterkaitan erat dengan cita-cita kaum Zionis, struktur organisasi dan hirarki dari freemasonry, simbol-simbol dan acara-acara ritual, hubungan antara freemasonry dan agama Yahudi, kitab Taurat yang telah dirubah dan tradisi Kabbalah. Kelompok Freemasonry Mulai Menyerang Terbongkarnya bagian paling rahasia dari para freemasonry di hadapan umum tentunya tidak disukai oleh para anggota organisasi terselubung ini. Di lain pihak, sebagian keluarga-keluarga elit merasa terganggu dikarenakan anak-anak mereka mulai merubah gaya hidup mereka dan mulai melaksanakan kewajiban-kewajiban agama. Pada intinya, dua faktor inilah yang mendorong kaum Freemason berupaya untuk menghentikan aktifitas Adnan Oktar. Mulanya, melalui “mediators” atau “pihak ketiga” mereka menawarkan sejumlah besar uang kepada Adnan Oktar agar mau menghentikan penerbitan buku Yahudi dan Freemasonry . Setelah mendapatkan jawaban “ tidak”, mereka mulai mengancam beliau. Setelah cara yang kedua ini pun gagal, mereka lalu menahan Adnan Oktar dengan tuduhan melakukan tindak kriminal yang beliau sendiri tidak pernah mengetahuinya. Berita yang beredar kemudian mengatakan bahwa alasan beliau ditahan adalah karena perkataan beliau: ” Saya berasal dari suku bangsa Ibrahim dan Turki” dalam wawancara yang dimuat di sebuah surat kabar. Di saat yang bersamaan, laporan palsu, berita yang tidak ada buktinya dan fitnah terhadap beliau mulai bermunculan di media masa. Sudah pasti bahwa kelompok freemasonry menganggap beliau sebagai ancaman yang serius bagi eksistensi mereka. Sebelum segala sesuatunya terlambat, mereka mengambil inisiatif untuk menghentikan aktifitasnya. Siksaan di Rumah Sakit Jiwa Adnan Oktar dikurung di ruangan bersama para pasien penyakit jiwa yang berbahaya. Rekan- rekannya hanya diperbolehkan menjenguknya 5 – 10 menit di balik jeruji besi. Beliau seringkali mengingatkan kepada para penjenguknya, “ Janganlah khawatir, Allah bersama kita.” Adnan Oktar mula-mula ditahan dan ditempatkan dalam sebuah penjara. Lalu, beliau dipindahkan ke rumah sakit jiwa Bakirköy dan ditempatkan di bawah pengawasan dengan alasan yang dibuat-buat, yakni bahwa secara mental beliau tidak sehat. Dalam rumah sakit tersebut beiau di tempatkan di ruang 14 A, sebuah bagian khusus tempat tinggal pasien- pasien yang sangat berbahaya dan orang-orang yang kebal hukuman. Pembunuhan adalah kejadian biasa bagi para pasien sakit jiwa ini, sehingga Oktar diperkirakan akan menjadi korban dari salah seorang di antara mereka. Untuk beberapa lama kaki beliau dirantai ke sebuah tempat tidur dan beliau diperlakukan secara biadab. Secara paksa, beliau diberi obat yang mengganggu kesadarannya. Di sisi lain, para sahabat beliau yang masih muda yang secara diam-diam berhasil menjenguk dan melihatnya menyaksikan bahwa beliau tidak pernah kehilangan komitmen dan semangat selama berada di rumah sakit tersebut. Segala sesuatu yang beliau alami justru meningkatkan komitmennya. Ekspresi wajah beliau yang terlihat dalam foto yang diambil di depan jendela jeruji merupakan indikasi yang terang bahwa Adnan Oktar bertekad untuk meneruskan perjuangannya. Oktar dimasukkan dalam penjara dan rumah sakit jiwa secara keseluruhan selama 19 bulan untuk kemudian dinyatakan terbukti tidak bersalah dan dibebaskan oleh pengadilan karena pernyataanya terbukti tidak bersifat ofensif. Setelah dibebaskan, beliau melihat bahwa selama berada di rumah sakit jiwa, jumlah pendukung dari kalangan muda meningkat pesat. Sebagian dari mereka melihat beliau untuk pertama kali di rumah sakit tersebut. Karena ada larangan mengunjungi beliau, mereka hanya dapat melihatnya dibelakang jeruji besi rumah sakit. Pembicaraan yang berlangsung beberapa menit yang mereka lakukan dengan Adnan Oktar di belakang jeruji besi ini -seseorang hanya dapat pergi ke tempat tersebut dengan memanjat pagar rumah sakit- membuat para pemuda ini memiliki rasa kecintaan dan hormat yang mendalam terhadapnya. Teori Evolusi Semenjak tahun 1979 , yakni ketika Adnan Oktar mulai mendakwahkan Islam, tujuan beliau yang utama adalah membongkar wajah asli dari teori evolusi. Teori evolusi selalu menjadi topik yang memiliki prioritas di atas yang lain. Dengan kebulatan tekad, beliau melakukan aktifitas- aktifitasnya melawan Darwinisme. Pada tahun 1986 , beliau mengumpulkan semua hasil risetnya yang berharga mengenai Darwinisme dalam buku: “ Makhluk Hidup dan Evolusi ”. Dengan menggunakan sumber-sumber ilmiah, buku ini membeberkan kebuntuan teori evolusi dan menyodorkan fakta penciptaan. Selama bertahun-tahun, buku tersebut dijadikan rujukan utama anti-Darwinisme. Dalam tahun-tahun tersebut, para pendukung Adnan Oktar juga memusatkan pekerjaan mereka dalam masalah ini. Mereka mengerahkan segala upaya untuk memberitahukan kepada orang-orang tentang kebohongan teori evolusi. Di kampus-kampus dan sekolah-sekolah, penjelasan ilmiah tentang kebohongan teori Darwin disebar luaskan kepada para pelajar. Hal ini merupakan kejutan besar bagi staf pengajar senior yang meyakini secara buta ajaran Darwinisme. Ini adalah kali pertama dalam hidup mereka menjumpai mahasiswa-mahasiswa yang tahu banyak tentang teori evolusi. Yang membuat mereka terkejut, ternyata para pemuda ini mengetahui teori tersebut lebih banyak dari mereka sendiri dan mempertahankan teori penciptaan dengan argumen-argumen yang meyakinkan. Di beberapa universitas, diselenggarakan konferensi tentang teori evolusi. Para mahasiswa dan staff pengajar yang atheis yang antusias mengikuti konferensi ini merasa kecewa dan terkejut dengan bukti-bukti ilmiah yang dibeberkan dalam konferensi tersebut. Berita bahwa teori evolusi ternyata tidak terbukti secara ilmiah bahkan tersebar di berbagai pameran buku, pusat-pusat kebudayaan hingga di kendaraan-kendaraan umum. Ini hanyalah pembukaan dari kampanye yang sedianya akan diadakan pada tahun 1998. Tujuan kampanye tersebut sangatlah jelas: untuk menghapus teori evolusi dan materialisme dari sejarah. Komunitas Baru Hingga saat Adnan Oktar dibebaskan pada tahun 1988 , kebanyakan dari teman-teman beliau telah berada di bangku Universitas. Usaha Adnan Oktar untuk menyebarkan pesan-pesan Islam dan nilai-nilai moral tidak lagi terbatas di sekolah-sekolah. Saat itu adalah kali pertama ketika berbagai lapisan masyarakat menerima pandangan-pandangan tersebut. Adnan Oktar dan teman-temannya memikul tanggung jawab untuk mengingatkan para generasi muda yang tidak memiliki tujuan hidup kecuali menikmati hidup mereka sepuas-puasnya, bahwa mereka akan dimintai pertanggung jawaban atas segala yang mereka perbuat dan pikirkan dan bahwa mereka pada akhirnya akan dihisab di hadapan Allah. Oleh karena itu mereka menasehati para pemuda ini agar merubah sikap dan perilaku hidup mereka dengan mengarahkan diri mereka sesuai dengan kehendak Allah. Sungguh, beberapa dari mereka yang telah terjerumus dalam kehidupan yang penuh kenistaan meninggalkan cara hidup yang merugikan ini dan berubah menjadi orang-orang yang sadar dan penuh rasa tanggung jawab. Sadar bahwa seseorang tidak akan pernah memperbaiki perilakunya sebagaimana ajaran Islam tanpa keikhlasan, Adnan Oktar menasehati para pemuda yang mengelilinginya agar menjadikan keridhaan Allah sebagai tujuan utama hidup mereka. Beliau selalu berpesan bahwa setiap orang akan dihisab di hadapan Allah dan oleh karenanya mereka hendaknya berperilaku sebaik mungkin dalam kondisi apapun. Lembaga Riset Sains Dua tahun setelah beliau dibebaskan pada tahun 1988 , Adnan Oktar meletakkan landasan ideologi dari Lembaga Riset Sains (Science Research Foundation, SRF) yang didirikan pada tahun 1990. Beliau menyelenggarakan diskusi-diskusi tenta ng nilai-nilai moral dengan rekan-rekan beliau yang memiliki pandangan yang sama. Pada masa inilah pijakan intelektual dari SRF dibentuk dengan masukan-masukan dari Adnan Oktar. Akhirnya, pada bulan Januari 1990 , Adnan Oktar dan rekan-rekan mudanya mendirikan SRF untuk melaksanakan aktifitas mereka melalui sebuah institusi dan agar dapat menjangkau masyarakat luas. Lembaga ini memungkinkan diselenggarakannya beberapa aktifitas; anggota lembaga tersebut menerbitkan buku-buku dan melakukan kajian kultural, menyelenggarakan berbagai panel, diskusi dan konferensi untuk mempertahankan dan menghidupkan nilai-nilai moral. Setelah pendirian lembaga tersebut, sebuah penggerebekan besar dilakukan oleh polisi terhadap sekitar 100 orang yang sedang menghadiri pertemuan rutin. Lebih dari seratus anggota ditahan dan diinterogasi oleh polisi. Di hari berikutnya, beberapa media masa milik freemasonry memberitakan kisah penggerebekan ini sebagaimana sebuah sindikat kejahatan besar telah tertangkap. Sebagian besar dari anggota tersebut dibebaskan setelah 3-4 jam. Namun berita bohong dan tuduhan keji yang diberondongkan oleh media mas a berlangsung selama beberapa hari. Kalangan pers menulis skenario yang tidak masuk akan tentang Adnan Oktar dan para anggota SRF. Tujuan utama pemberitaan yang subyektif ini adalah untuk membohongi pihak keamanan dan institusi peradilah dengan berbagai tuduhan yang dibuat-buat. Namun segala upaya ini sia-sia belaka. Adnan Oktar yang ditahan dan diinterogasi selama seminggu akhirnya dibebaskan karena tidak ditemukannya elemen kejahatan dalam peristiwa tersebut. Ini adalah bukti nyata bahwa kelompok yang sama melakukan ini semua sebagai cara untuk memberikan peringatan keras. Makar Kokain Selama tahun 1990 , aktifitas SRF terus berjalan dengan tekad yang lebih kuat. Di pertengahan tahun 1991 , dua orang anggota Lembaga melangsungkan pernikahan secara resmi. Akan tetapi keluarga dari kedua mempelai melakukan gugatan terhadap pernikahan tersebut. Anehnya Adnan Oktar lah yang disalahkan atas terjadinya pernikahan yang wajar tersebut, yang tidak mengandung satu unsur pun yang tidak sah. Alasan tersebut mengakibatkan Adnan Oktar ditahan lagi. Namun kali ini keberadaan makar yang terselubung sangatlah terlihat. Para petugas yang menggerebek rumah Adnan Oktar di Ortaköy dimana beliau tinggal dengan ibunya menemukan satu paket kokain yang terselip dalam sebuah buku. Terdapat sekitar seribu buku dalam rak-rak yang menutupi dua tembok rumahnya, dan para petugas tersebut menemukan kokain dalam waktu beberapa menit saja seolah-olah mereka lah yang baru saja menaruh kokain di tempat itu. Segera setelah kejadian ini Adnan Oktar yang saat itu berada di Izmir dengan beberapa rekan beliau ditahan. Beliau kemudian dipindahkan ke Markas Besar Keamanan, Istanbul, dan ditahan selama 62 jam. Setelah itu, beliau dikirim ke Lembaga Kedokteran Forensik (Forensic Medicine Institution) untuk menjalani test kokain. Hasil test tersebut sungguh sangat mengejutkan! Dosis tinggi dari produk metabolisme kokain terdeteksi dalam darah beliau! Tetapi setelah beberapa lama, bukti-bukti menunjukkan bahwa ini adalah sebuah makar. Pertama-tama, kokain yang dianggap telah ditemukan di rumah Adnan Oktar ternyata bagian dari makar tersebut. Beberapa saat sebelum makar ini dilakukan, Adnan Oktar memperoleh firasat bahwa ada rencana jahat yang sedang ditujukan terhadapnya sehingga beliau meninggalkan rumahnya di Ortaköy, Istanbul. Lalu beliau menelpon ibunya dan mengatakan bahwa kemungkinan besar sebuah makar jahat sedang dilakukan terhadapnya. Lalu beliau meminta bantuan ibunya untuk membersihkan dan mengecek rumah secara menyeluruh dengan bantuan beberapa orang lain agar nantinya mereka dapat menjadi saksi . Ibu Adnan Oktar, Ny. Mediha Oktar lalu memanggil salah seorang tetangga dan penjaga rumah dan mereka bersama-sama membersihkan rumah secara keseluruhan, membersihkan debu yang menempel pada buku-buku di atas rak-rak satu per satu. Kendatipun Adnan Oktar tidak pernah pulang ke rumah setelah pembersihan ini, 16 petugas polisi yang menggerebek rumah tersebut dengan tiba-tiba menemukan “satu paket kokain” dalam sebuah buku. Tetangga Ny. Mediha Oktar dan penjaga pintu memberikan kesaksian pribadi mereka di hadapan umum dengan mengatakan bahwa, ” Kami sebelumnya telah membersihkan seluruh buku-buku Adnan Oktar satu demi satu; dan tidak ada satu paket semacam itu di tempat tersebut .” Bagian kedua dari makar kokain tersebut adalah adanya produk metabolisme kokain yang terdeteksi dalam darah Adnan Oktar. Bukti-bukti ilmiah dan pengadilan membantah tuduhan ini. Adnan Oktar berada di Markas Besar Keamanan selama 62 jam dan tes kokain dilakukan setelah 62 jam tersebut. Dengan mengetahui kadar produk metabolisme kokain dalam darah beliau, seseorang dapat menghitung secara pasti kadar kokain yang masuk dalam tubuh. Di samping itu, hasil penghitungan ini dapat menunjukkan berapa jam yang lalu kokain tersebut dikonsumsi. Dosis kokain yang terdeteksi dalam darah Adnan Oktar ternyata berada pada level yang mematikan jika ditelan 62 jam yang lalu. Dengan kata lain, dosis kokain yang sedemikian tinggi akan membunuh beliau jika beliau menelannya 62 jam yang lalu. Temuan ini dengan jelas membuktikan bahwa kokain yang terdeteksi dalam darah Adnan Oktar memasuki tubuhnya dalam kurun waktu 62 jam tersebut. Beliau diberi kokain selama beliau ditahan di Markas Besar tersebut. Kokain tersebut dicampurkan dalam makanan beliau ketika sedang dalam penahanan polisi. Kebenaran temuan ini juga dikonfirmasi oleh 30 lembaga kedokteran forensik internasional termasuk Scotland Yard. Mereka semua memeriksa berkas yang dikirimkan kepada mereka yang berisi tentang kasus ini. Kesimpulan hasil pemeriksaan mereka adalah: ” Kokain tersebut telah dicampurkan ke dalam makanannya ketika beliau berada dalam penahanan polisi. Peristiwa ini adalah sebuah makar. Kemudian, Lembaga Kedokteran Forensik Turki juga menkonfirmasi bahwa kokain telah dicampurkan ke dalam makanan ketika beliau sedang dalam penahanan polisi. Adnan Oktar pun dinyatakan tidak bersalah dan dibebaskan. Kendatipun demikian, makar kokain ini memberikan sebuah fakta penting: ada kelompok jahat yang memiliki rasa permusuhan yang sangat mendalam terhadap Adnan Oktar dan, oleh karenanya, menghalalkan segala cara untuk menghalangi aktifitas beliau. Adnan Oktar mengumumkan bahwa pihaknya tengah mempersiapkan sebuah buku baru tentang freemasonry yang akan membongkar strategi rahasia mereka di Turki. Telah terbukti bahwa pusat-pusat Masonik (sebutan lain dari freemasonry), yang sebelumnya telah melakukan intimidasi terhadap Oktar melalui penahanan dan tekanan, berada di balik makar kokain tersebut. Peran Media Masa dalam Mendukung Makar Kokain Melalui makar kokain tersebut terdapat niat busuk dari organisasi gelap freemasonry, yakni agar Adnan Oktar mendekam dalam penjara selama bertahun-tahun terlepas adanya fakta yang menunjukkan bahwa Adnan Oktar tidak pernah melakukan satu tindak kejahatan pun. Maksud jahat yang lain adalah untuk menunjukkan bahwa beliau adalah seorang pencandu obat terlarang sehingga hal ini akan menjatuhkan kehormatan beliau di depan publik. Sungguh, tindakan beberapa media masa yang dikuasai oleh Freemason yang melakukan kampanye penghinaan terhadap beliau merupakan bentuk nyata dukungan yang mereka berikan terhadap Freemason. Beberapa surat kabar menuliskan kata-kata penghinaan dengan huruf yang berukuran besar sebagai judul artikel utama. Tujuan utama mereka adalah untuk menghentikan segala aktifitas orang-orang yang memiliki komitmen dalam menyebarkan kalimat Allah dan akhlaq yang mulia. Perjuangan Adnan Oktar berada pada posisi berhadap-hadapan dengan cita-cita mereka, dan mereka menggunakan cara yang keji ini untuk mendirikan sebuah masyarakat yang benar- benar materialis yang sama sekali tidak mengenal nilai-nilai moral. Sikap subyektif yang ditunjukkan pihak media masa ini menjadi semakin kentara di tahun-tahun berikutnya. Sebuah surat kabar yang sangat anti terhadap Adnan Oktar menyediakan delapan kolom untuk berita yang berisi penghinaan terhadap Adnan Oktar; namun berita bahwa Adnan Oktar telah dinyatakan tidak bersalah dan dibebaskan oleh pengadilan tidak dimuat, atau dimuat dalam beberapa baris saja dan itupun dengan kata-kata yang kurang pada tempatnya. Fakta bahwa kaum freemason dan materialis bahu membahu dalam melawan Adnan Oktar adalah bukti yang paling nyata bahwa beliau berada di pihak yang benar. Segala penghinaan terhadap kaum muslimin yang disebut dalam Al Qur’an ditujukan pula terhadap beliau. Beliau dikatakan sebagai “tukang sihir” , “orang gila” dan “orang yang berjuang untuk keuntungan diri sendiri” . Semua cemoohan yang menjijikkan terhadap beliau dan yang disebarluaskan ini dikarenakan kejujuran dan kebersihannya. Namun, Adnan Oktar sering kali menekankan bahwa penghinaan dan serangan sebagaimana yang dilakukan sekelompok orang yang berada pada jalan yang sesat tersebut terhadap diri beliau merupakan penghormatan bagi dirinya. Adnan Oktar Mengasingkan Diri Sejumlah tuduhan dan makar telah dilakukan terhadap Adnan Oktar karena keyakinan dan aktifitas dakwahnya. Beliau telah ditahan berulang kali, dipenjara selama berbulan-bulan, akan tetapi pada akhirnya senantiasa dinyatakan tidak bersalah. Gambar ini memperlihatkan beliau sedang dibawa ke pengadilan oleh petugas keamanan. Setelah Adnan Oktar menyusun misi Lembaga Riset Sains, beliau mengawasi secara dekat aktifitas lembaga tersebut selama dua tahun tanpa henti dan menjelang tahun 1991 , beliau menghabiskan seluruh waktunya untuk menulis buku. Khususnya setelah makar kokain dilakukan terhadap beliau, beliau mengasingkan diri dengan tujuan menghindarkan diri dari makar dan serangan yang serupa, dan untuk memberikan waktu bagi penulisan buku-buku. Beliau menghabiskan waktu di rumah beliau. Kadang-kadang beliau mengunjungi teman- teman beliau dan ikut serta dalam beberapa diskusi. Beliau senantiasa menolak ketika dimintai wawancara oleh beberapa surat kabar dan stasiun televisi meskipun mereka sangat mengharapkannya. Dalam masa ini, keikutsertaan Adnan Oktar dalam aktifitas Lembaga Riset Sains terbatas pada memberikan ide-ide bagi tahap peletakan prinsip-prinsip dasar dari lembaga tersebut. Beliau hanya dapat memberikan beberapa rekomendasi kepada anggota lembaga tersebut tentang prinsip-prinsip Al Qur’an dan perilaku yang baik. Periode ini berlangsung hingga 12 November 1999 , yakni di saat polisi melakukan operasi terhadap anggota Lembaga Riset Sains. Dakwah Islam kepada Kalangan Atas Satu di antara cita-cita Adnan Oktar adalah untuk melakukan perubahan radikal pada keyakinan masyarakat tentang agama, yakni bahwa “ agama hanyalah diperuntukkan bagi orang-orang tua dan sebagian kalangan masyarakat saja ”. Anggapan ini benar-benar menjadi penghalang masuknya kebenaran Al Qur’ an kepada sebagian besar masyarakat. Mereka yang dianggap contoh teladan bagi generasi muda adalah kaum homoseksual, penipu, orang- orang yang tidak senonoh dan lain sebagainya. Sejumlah besar masyarakat yang mengalami degradasi, yang sama sekali tidak memiliki nilai- nilai agama dan akhlaq, mendzalimi diri dengan mengarahkan diri mereka ke kehancuran hari demi hari. Namun, masih ada harapan untuk menyelamatkan sebagian besar dari orang-orang ini seandainya kepada mereka disampaikan kebenaran. Untuk menghilangkan anggapan yang dipercayai masyarakat luas sebagaimana di atas, Adnan Oktar melakukan inisiatif untuk menghubungi orang-orang yang dapat melakukan perubahan “simbolik” terhadap masyarakat dan memberitahukan kepada mereka tentang nilai-nilai moral. Inilah yang mendorong beberapa anggota Lembaga Riset Sains melakukan kontak terhadap orang-orang yang terkenal seperti para model, penyanyi dan artis. Hal ini diberitakan dalam jumpa pers yang diselenggarakan oleh SRF sebagaimana berikut: ” Dialog yang dilakukan antara anggota SRF dengan para model didasarkan atas niat untuk membuat mereka mengenal nilai-nilai akhlaq yang baik. Khususnya selama tahun 1994-95 , beberapa anggota SRF menjalin persahabatan dengan beberapa model. Dalam masa ini, para anggota SRF menjelaskan kepada orang-orang ini tentang degradasi moral yang dialami masyarakat dan memberitahukan kepada mereka tentang keberadaan Allah. Banyak buku- buku tentang keajaiban Al Qur’an dan akhlaq yang baik diberikan kelpada mereka. Pendekatan yang tulus tersebut mengakibatkan kebangkitan spiritual dalam diri beberapa orang tersebut.” Gülay Pinarbasi adalah contoh yang nyata dari adanya kebangkitan spiritual ini. Ia adalah seorang model wanita sebelum bertemu dengan anggota SRF; namun setelah itu ia memutuskan untuk merubah cara hidupnya. Dengan segera ia meninggalkan cara hidupnya terdahulu dan memulai kehidupan yang mulia. Ia menghabiskan waktunya untuk melakukan studi religius dan ilmiah, dan setelah beberapa saat ia memulai karirnya sebagai kolumnis dalam sebuah surat kabar konservatif. Selain itu, beberapa model pria yang juga tersentuh oleh kebenaran yang disampaikan oleh anggota- anggota SRF berhenti dari karir mereka dan memulai merubah haluan hidup mereka ke arah yang sama sekali berbeda dengan yang sebelumnya. Perjuangan yang Tiada Henti Melawan Darwinisme Di awal 1998 , Adnan Oktar dan teman-teman melakukan kampanye intelektual besar-besaran melawan Darwinisme. Kampanye ini diawali dengan menyebarkan secara gratis ribuan buku karya Adnan Oktar, yang berjudul Kebohongan Teori Evolusi dan selebaran lain yang diambil dari buku tersebut disebarkan di seluruh penjuru Turki. SRF lalu menyelenggarakan serentetan konferensi “ Runtuhnya Teori Evolusi dan Fakta Penciptaan ” di seluruh Turki. Tiga konferensi pertama yang diselenggarakan di Istanbul dan Ankara menampilkan para ilmuwan tingkat dunia dari Amerika sebagai pembicara. Kemudian konferensi yang serupa diselenggarakan di 120 kota besar dan kecil di Turki. Dalam konferensi tersebut, anggota SRF, masing-masing dengan bidang spesialisasi mereka, memberikan ceramahnya. Tujuan dari semua ini adalah untuk membungkam dengan bukti-bukti ilmiah ajaran Darwinisme , sebuah teori bohong yang disebarkan dengan kedok sains. Sehingga dengan konferensi ini pemikiran dan pemahaman kaum materialis menjadi hancur lebur. Aktifitas yang dilakukan oleh SRF dibawah pimpinan Adnan Oktar tersebut meraih keberhasilan yang besar. Orang-orang, yang dulunya tidak memiliki pengetahuan tentang teori evolusi, saat itu mendapatkan kesempatan untuk mengetahui bagian dalam dari teori evolusi dan berbagai dimensi dari pemalsuan saintifik yang telah tersebar ke seluruh dunia. Rakyat Turki akhirnya menyadari fakta bahwa sistem pendidikan yang ada ternyata didasarkan pada pendoktrinan teori evolusi terhadap otak genearsi muda. Ini adalah bagian dari rencana tersembunyi dalam penghancuran nilai sosial dan moral generasi masa depan. Di samping itu, mereka mendapatkan kesempatan untuk mengetahui bahwa filsafat materialis dan teori evolusi, yang disebut-sebut sebagai dasar pijakan ilmiah dari filsafat materialis tersebut, adalah sumber dari ajaran komunisme, penyebab munculnya tindakan anarki dan teror di berbagai negara. Penerbitan buku-buku, penyelenggaraan konferensi, pembuatan kaset video dan CD adalah bagian dari aktifitas-aktifitas pokok yang dilakukan dengan kontribusi dari SRF. Beragam produksi tersebut pada intinya berkisar seputar masalah kebohongan teori evolusi, latar belakang ideologi dari teori tersebut serta fakta penciptaan. Buku-buku tersebut ditulis dengan nama pena “ Harun Yahya ” dan produk-produk yang dihasilkan oleh SRF terdiri dari lebih dari 100 buku yang membahas masalah politik, saintifik dan agama, 5 film dokumentari, lusinan kaset dan CD interaktif seputar teori evolusi dan fakta penciptaan. Koleksi yang berkualitas tinggi dengan tampilan yang menarik serta isi yang sahih atau diakui keabsahannya ini merupakan sumber materi yang penting. Tekanan lagi… Segala aktifitas yang penuh komitmen ini sangat membuat geram dan marah pihak-pihak tertentu. Dengan dukungan dari kelompok materialis dan freemason, mereka melakukan serangan terhadap aktifitas-aktifitas SRF. Mereka mengeluarkan pernyataan seperti: “ Konferensi yang diadakan oleh Lembaga Riset Sains harus dihentikan sama sekali. ” Tujuannya tiada lain adalah untuk mencegah segala kajian ilmiah yang menyangkal teori evolusi. Mereka menjadi marah dan merasa tidak mampu melawan pukulan mematikan yang diberikan oleh aktifitas SRF terhadap filsafat mereka. Mereka hanya mengklaim agar semua aktifitas ini dihentikan sesegera mungkin, tanpa memberikan argumentasi ilmiah apapun. Di mata masyarakat Turki, mereka terlihat tidak mampu berdiri mempertahankan serangan total terhadap teori evolusi yang mereka yakini secara buta. Perjuangan Adnan Oktar dan kawan-kawan untuk membuktikan kebohongan teori evolusi berlangsung hingga musim gugur tahun 1999. Ini berbarengan dengan saat ketika berita tentang “Global Freemasonry ”, sebuah karya besar Harun Yahya yang terdiri atas tiga volume, beredar…sebuah ancaman besar bagi beberapa kelompok tertentu. Tanpa mengambil resiko, mereka merencanakan makar, melontarkan tuduhan dan membuat provokasi. Beberapa saat kemudian terjadi operasi besar polisi Republik Turki! Sudah barang tentu Adnan Oktar secara terang-terangan tidak dituduh “ mengajak orang kepada jalan Allah, mengingatkan mereka akan Allah, agama dan akhlaq Islam yang baik, dan agar mereka menjauhi materialisme, kekufuran dan akhlaq yang buruk.” Di mata mereka yang ingin menghalangi beliau, ini semua adalah “tindak kejahatan” yang beliau lakukan. Sementara itu, media masa, seperti biasanya, melakukan tugasnya dengan menyebarkan kenyataan yang ada sebagai gambaran yang sama sekali berbeda kepada masyarakat…Menjelang tanggal 12 Nopember 1999 , beberapa media masa yang sangat anti terhadap Adnan Oktar menggunakan cara yang biasa mereka gunakan untuk menyebarkan penghinaan, tuduhan palsu, skenario dan segala kebohongan. Penghinaan dan kebohongan yang tak terbayangkan muncul di media masa setiap hari dan sangatlah menarik bahwa ini semua satu demi satu di bantah dengan kebohongan yang lain. Apa yang dilakukan media masa tersebut hanyalah pencerminan dari rasa permusuhan mereka terhadap Adnan Oktar selama bertahun-tahun. Namun, seperti yang Adnan Oktar selalu katakan, mereka sebenarnya tunduk kepada kehendak Allah dan, kendatipun tidak menyadarinya, mereka menjalankan peran yang diperuntukkan bagi mereka yang sebaik mungkin sebagaimana yang telah Allah takdirkan untuk mereka. Mereka tidak menyadari bahwa mereka sebenarnya melakukan peran mereka dalam kehidupan kaum muslimin dalam artian bahwa kaum muslimin diuji dan mendapatkan keridhaan Allah melalui apa yang mereka perbuat terhadap kaum muslimin. Di samping itu, ini adalah cara bagaimana Allah menjadikan orang-orang yang memperjuangkan kebenaran terlihat jelas agar dikenali oleh setiap orang. Berpedomankan ayat Al Qur’an: “Tolaklah ( kejahatan itu) dengan cara yang lebih baik ” (QS. Fushshilat, 41 :34) , beliau melakukan pendekatan secara baik-baik dan toleran kepada mereka yang memiliki rasa permusuhan terhadap beliau. Dan beliau menekankan fakta bahwa, ” Ketentuan yang Allah ciptakan senantiasa sempurna, terdapat kebaikan dalam segala hal ”. Kesempurnaan takdir yang diciptakan Allah insya Allah akan disaksikan oleh setiap orang.


/@cwi

selengkapnya...

Gabung bersama kami

About Me

admin jg menerima pelayanan jasa

admin jg menerima pelayanan jasa
Jasa arsitek rumah; desain arsitek / desain rumah, gambar denah rumah, bangun rumah baru, renovasi rumah dan pembangunan mesjid, mushola, ruko, disaign taman, dll. klik gambar utk kontak personal.

Syiar Islam On Twitter

Site info

Kalkulator Zakat Fitrah

  © Syiar islam Intisari Muslim by Dede Suhaya (@putra_f4jar) 2015

Back to TOP  

Share |