Baha’i Sekte Sesat Baru Berkiblat Gunung Caramel di Israel

Sejumlah warga Desa Ringinpitu, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, diidentifikasi sebagai penganut aliran keyakinan bernama Baha’i. Dengan sebuah Kitab Suci Akhdas yang berkiblat di Gunung Caramel, Israel, para pengikut ajaran ini meyakini Baha’i sebagai agama yang setara dengan agama yang disahkan pemerintah. Untuk itu, sebagian pengikut ritual ini meminta pemerintah desa memasukkan nama Baha’i dalam Kartu Tanda Penduduk. Bahkan mereka juga berani membuat surat nikah sendiri untuk semua pengikut ajaranya.
Menurut keterangan Sekretaris MUI Kabupaten Tulungagung, Abu Sofyan Firojuddin, keberadaan kaum Baha’i ini telah meresahkan warga sekitarnya. Sebagian warga meminta pemerintah untuk melakukan penertiban. “Sejauh ini kami memang mendapat laporan dari warga tentang aliran Baha’i. Namun kami belum bisa memastikan ajaran mereka sesat,” ujar Sofyan kepada wartawan. Sebuah ajaran, kata Sofyan, bisa dikatakan sesat bila substansinya telah menistakan agama resmi yang diakui pemerintah. Sementara itu, Sekte Baha’i yang diduga kuat berasal dari Israel tidak hanya memiliki kitab suci sendiri. Mereka juga memiliki dogma-dogma lain seperti, salat menghadap ke arah Gunung Caramel. Sekretaris MUI Kabupaten Tulungagung, Abu Sofyan Firojuddin menyatakan perbedaan sekte Baha’i dengan agama Islam juga terlihat pada aturan salat. Umat Baha’i hanya bersalat sekali dalam sehari. Kemudian puasa di bulan Ramadan hanya 17 hari, dan arah kiblat dalam salat bukan di Ka’bah. “Sampai saat ini kita masih melakukan kajian mendalam. Kita tidak bisa membubarkan seenaknya. Warga juga menuding mereka (Baha’ i) telah kumpul kebo, karena telah menerbitkan surat nikah sendiri,” papar Abu Sofyan di Jawa Timur. Informasi yang dihimpun, masuknya ajaran Baha’ i ke wilayah Kabupaten Tulungagung berlangsung cukup lama. Ajaran yang agak nyleneh ini awalnya dibawa Slamet Riadi dan Sulur. Saat ini keberadaanya telah berkembang pesat. Sedikitnya ada 13 tokoh Baha’i dengan jumlah pengikut sekitar 157 orang. Salah seorang tokoh ajaran Bahai Slamet Riyadi ketika ditemui menolak berkomentar. Ia juga menolak untuk difoto. Kapolres mengaku sudah melakukan croos check ke lapangan terkait laporan warga setempat. Sebagai tindak lanjut, pihaknya telah merekomendasikan agar pihak-pihak yang berwenang turun tangan memberikan pembinaan. “Kita sudah meminta Majelis Ulama Indonesia, Departemen Agama, dan Pemkab Tulungagung turun tangan mengambil langkah,” ujarnya. Sementara itu, Keberadaan pengikut sekte Baha’ i dengan kiblat Gunung Caramel Israel di Desa Ringinpitu, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung ditanggapi dingin Departemen Agama (Depag) setempat. Menurut Kepala Seksi Urusan Agama Depag Kabupaten Tulungagung Akhsan Tohari, pihaknya tidak bisa mengambil langkah apapun, selama ajaran Baha’i tidak menyimpangi dogma agama yang diakui pemerintah. Kendati belum sepenuhnya memahami, sepengetahuan Akhsan, dirinya tidak menemukan kesamaan ajaran Baha’i dengan dogma yang dianut umat Islam, Nasrani, Katolik, Hindhu, Budha, dan Konghucu. “Mereka memiliki ajaran sendiri yang tidak sama dengan agama yang diakui pemerintah. Jadi tidak bisa dikatakan menyimpangi. Saya melihat mereka ini hanya aliran, bukan agama,” ujarnya kepada wartawan. Yang bisa disikapi pada pemeluk Baha’i hanya terkait permintaan pencantuman agama Baha’i dalam KTP dan pembuatan surat nikah sendiri. Tindakan tersebut menurut Akhsan telah melanggar UU No 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan. Sebab, didalamnya sudah diatur dengan jelas, pernikahan muslim dilakukan di KUA dan non muslim di Kantor Catatan Sipil. Dan itu menjadi tugas kepolisian. “Depag dan MUI menyerahkan sepenuhnya masalah ini ke Kepolisian,” pungkasnya.


/@cwi

selengkapnya...

Kembalikan Semuanya Kepada Allah

Kita adalah milik Allah. Allah yang menciptakan kita. Karena itu Allah tentu yang paling tahu keadaan kita. Allah yang mengurus diri kita setiap saat. Kita sesungguhnya tidak pernah tahu bagaimana cara mengurus diri sendiri. Kita tidak tahu kerja jantung, paru-paru, otak atau organ tubuh lainnya. Kita hanya tahu sedikit saja. Jadi, sekali lagi hanya Allah, cuma Allah yang paling tahu dan bisa mengurus diri kita. Maka, tentu Allah juga yang paling tahu apa yang telah kita lakukan. Allah mengetahui semua dosa dan kejelekan kita. Allah Maha Tahu apa isi hati kita. Termasuk juga mengetahui segala masalah yang kita hadapi.
Sebaliknya, Allah juga yang mengetahui semua jalan keluar dari setiap kesulitan yang kita alami. Maka, sebenarnya kita hanya disuruh untuk menyelesaikan setiap masalah dengan Allah, Yang Maha Mengetahui jalan keluarnya. Karena, kita tidak akan mungkin menyelesaikan setiap masalah sendiri dengan benar tanpa petunjuk atau tuntunan dari Allah. Begitupun jika ingin menikmati hidup, hanya Allah yang bisa memberikannya. Caranya, senantiasa bersyukur atas segala pemberian Allah. ” ...Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari ( nikmatKu), maka pasti azabKu sangat berat.” (QS Ibrahim [14 ]: 7) Kita tidak pernah tahu rezeki kita dimana. Apapun profesi, pekerjaan kita harus dalam upaya mencari ridha Allah. Jika sudah begitu, rezeki pasti akan dengan sendirinya menghampiri kita. Atau ketika kita ditakdirkan Allah diuji dengan terlilit hutang? Sementara kita merasa sudah tahajud dan beramal baik. Padahal jika dibandingkan dengan orang lain yang tidak tahajud, mereka tetap mendapat rezeki. Maka, kita harus pandai mencari hikmahnya. Boleh jadi ketika hutang lunas, tahajud yang biasa dilakukan juga turut hilang. Allah sangat suka melihat hamba-Nya meluangkan sepertiga malam untuk shalat tahajud. Merintihkan segala kepayahannya hanya kepada Allah, walau mungkin hanya sekadar minta dilunasi hutangnya. Jadi, yang harus sangat kita yakini adalah tidak ada satu pun perbuatan Allah yang sia-sia. Allah selalu memberikan terbaik kepada setiap makhluknya. Lalu, apa lantas setelah yakin kita tidak berikhtiar? Jawabannya, ikhtiar juga harus tetap dilakukan, tentu dengan tuntunan dari Allah. Wallahu’alam.


/@cwi

selengkapnya...

Klub Poligami Berdiri LSM Feminis Meradang

Seperti sudah diduga, lembaga swadaya masyarakat (LSM) Institut Perempuan menolak adanya klub Poligami Indonesia yang diluncurkan di Hotel Grand Aquila Bandung Sabtu (17 /10) malam. “Kami menolak Klub Poligami Indonesia. Peluncuran Klub Poligami ini telah menyakiti hati perempuan dan merupakan bentuk kekerasan terhadap perempuan,” kata Direktur LSM Institut Perempuan, Elin Rozana, dikutip Antara di Bandung, Senin. “Jelas, Klub Poligami ini telah melanggar Konvensi Penghapusan Segala Bentuk Kekerasan terhadap Perempuan yang telah ditandatangani pemerintah.

Salah satu bentuk kekerasan dalam konferensi tersebut ialah poligami,”
ujar Elin.
Menurut dia, alasan lain penolakan terhadap Klub Poligami ialah berdasarkan pengaduan yang diterima Institut Perempuan selama ini, praktik poligami dinilai menimbulkan tekanan psikis, penganiayaan fisik, dan penelantaran, baik istri maupun anak. Namun, ketika disinggung apakah perlu dilakukan pembubaran terhadap Klub Poligami tersebut, Elin menyatakan, pihaknya tidak berwenang melakukan pembubaran terhadap sebuah perkumpulan. “Kami selalu mengkritisi permasalahan poligami, karena ini merupakan salah satu bentuk kekerasan, sedangkan untuk masalah pembubaran Klub Poligami itu bukan wewenang kami,” katanya. Pada Sabtu malam (17 /10) , bertempat di Hotel Grand Aquila Bandung, sebanyak 150 orang undangan dari seluruh Indonesia memeriahkan launching Klub Poligami Indonesia. Para tamu undangan yang datang di antaranya dari Papua, Jakarta, Tasikmalaya, dan Garut. Dalam peresmian tersebut, hadir juga Ketua Klub Poligami Malaysia Global Ikhwan Chodijah Binti Am. Di samping peresmian Klub Poligami, dalam kegiatan yang bertema `Poligami Obat Mujarab untuk Mendapatkan Cinta Allah`, digelar juga konser musik, operet, dan penjelasan mengenai poligami. Ketua Global Ikhwan Chodijah Binti Am mengatakan, Klub Poligami tersebut awal mulanya diresmikan di Malaysia. Untuk itu, Global Ikhwan akan mendirikan cabang Klub Poligami di Indonesia dan dimulai dari daerah Jawa dan Sumatera. Menurut dia, Klub Poligami di Malaysia sekarang sudah berjalan dengan lancar, bahkan sekarang sudah memiliki 300 anggota yang tersebar di berbagai negara, seperti Indonesia, Australia, Singapura, Timur Tengah, Thailand, dan masih banyak lagi. Ia menjelaskan, kenapa poligami menjadi obat mujarab untuk mendapatkan cinta Allah sebab dengan poligami seseorang akan senantiasa mengalami kesusahan dalam hidupnya. “Ketika dia dalam kesusahan, maka dia akan meminta pertolongan kepada Allah. Kesusahan yang dialami seorang istri yang suaminya berpoligami sifatnya terus-menerus, maka dia pun akan terus meminta tolong kepada Allah,” ujarnya. Sebelum ini, Bulan Agustus lalu sebuah Klub Pasangan Nikah didirikan di Malaysia. Namanya, Ikhwan Polygamy Club, didirikan oleh Hatijah Aam. Klub ini sepertinya serius menggeluti masalah poligami. Hal ini terlihat dari pengelola klub yang berbentuk badan usaha perusahaan, Global Ikhwan Sdn Bhd. “Kami ingin mengubah persepsi masyarakat tentang poligami, agar dipandang sebagai sesuatu yang indah dan bukan sesuatu yang menjijikkan,” demikian kata Hatijah Aam, sebagaimana dikutip Canadian Press Senin (28 /9) . Tak lama dibuka di Malaysia, klub juga dibuka di Bandung dan Indonesia. Meski banyak penganut feminisme meradang, klub yang di Negara asalnya memiliki 300 suami dan 700 istri sebagai anggota itu mengaku rumah tangga mereka sangat harmonis. Mereka juga mengaku telah membantu para janda, pelacur yang sudah tobat, dan para wanita lajang yang sudah lewat usia menikahnya, untuk mendapatkan suami yang pantas. “Apa salahnya dengan berbagi suami? Saya telah menjalaninya hampir 30 tahun.” Menurut Hatijah, poligami adalah pendekatan yang paling praktis dan efektif sebagai solusi atas keinginan pria terhadap wanita. (hdytlh/ant/arrahmah. com)


/@cwi

selengkapnya...

Gabung bersama kami

About Me

admin jg menerima pelayanan jasa

admin jg menerima pelayanan jasa
Jasa arsitek rumah; desain arsitek / desain rumah, gambar denah rumah, bangun rumah baru, renovasi rumah dan pembangunan mesjid, mushola, ruko, disaign taman, dll. klik gambar utk kontak personal.

Syiar Islam On Twitter

Site info

Kalkulator Zakat Fitrah

  © Syiar islam Intisari Muslim by Dede Suhaya (@putra_f4jar) 2015

Back to TOP  

Share |